Perhatikan 4 Hal Berikut Setelah Pesawat Mendarat

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi pesawat Antonov An-12BP. flickr.com

    Ilustrasi pesawat Antonov An-12BP. flickr.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Sesaat setelah roda pesawat menyentuh landasan untuk mendarat, biasanya langsung terdengar suara klik-klik tanda penumpang membuka sabuk pengaman yang melingkar di pinggang. Kemudian disusul dengan nada ponsel yang mulai dinyalakan bahkan bagasi kabin yang mulai dibuka.

    Seharusnya penumpang tetap duduk tenang sesaat setelah pesawat mendarat. Aktivitas seperti membuka sabuk pengaman, menyalakan telepon selular, dan membuka bagasi kabin dilakukan setelah pesawat parkir dan berhenti dengan sempurna.

    Seperti yang tertera di akun Instagram resmi PT Angkasa Pura I, BUMN pengelola 14 bandara di Indonesia, ada beberapa hal yang harus diperhatikan sesaat setelah pesawat mendarat. Berikut ini rinciannya:

    1. Bukalah sabuk pengaman setelah dipersilakan oleh awak kabin.

    2. Jangan berdiri atau berjalan di kabin ketika pesawat belum benar-benar berhenti.

    3. Budayakan mengantre saat keluar dari kabin pesawat.

    4. Ambil bagasi kabin ketika tidak ada yang mengantre di belakangmu, sehingga tidak menghalangi jalan penumpang lain.

    Posisi sabuk pengaman harus dipastikan tetap terpasang sampai pesawat mendarat dengan sempurna karena terkadang terjadi situasi pesawat tak jadi mendarat meski sudah dekat dengan bandara tujuan. Kondisi ini dinamakan go around, tindakan yang harus dilakukan ketika pesawat mengalami keadaan tertentu.

    Beberapa faktor penyebab pesawat harus go around antara lain kondisi pesawat tidak stabil meski sudah dekat dengan landasan, posisi pesawat yang terlalu tinggi, cuaca buruk, turbulensi, masalah teknis pendaratan, dan lain-lain.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Eliud Kipchoge Tak Pecahkan Rekor Dunia Marathon di Ineos 1:59

    Walau Eliud Kipchoge menjadi manusia pertama yang menempuh marathon kurang dari dua jam pada 12 Oktober 2019, ia tak pecahkan rekor dunia. Alasannya?