7 Kota Dunia Ini Sangat Cocok untuk Tur jalan Kaki

Reporter:
Editor:

Ludhy Cahyana

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kota Vientiane memiliki ruas untuk pejalan kaki yang indah, di antara gedung-gedung peninggalan Prancis. Foto: @morning.coffee.travel

    Kota Vientiane memiliki ruas untuk pejalan kaki yang indah, di antara gedung-gedung peninggalan Prancis. Foto: @morning.coffee.travel

    TEMPO.CO, Jakarta - Berwisata dengan berjalan kaki bakal jadi tren di masa mendatang. Berdasarkan survei Booking.com tur wisata sambil jalan kaki diminati 48 persen wisatawan Indonesia. Survei tersebut, juga menemukan 40 persen wisatawan global tertarik mengikuti tur jalan kaki.

    Tur wisata dengan jalan kaki, memungkinkan wisatawan bisa lebih menikmati perjalanan, dan bisa dekat dengan suasana. Selain itu, jalan kaki membuat wisatawan kian bugar.

    Mengutip Booking.com, berikut tujuh tempat wisata di berbagai negara yang diminati sebagai destinasi tur jalan kaki. Destinasi ini, dipilih berdasarkan syarat: setidaknya direkomendasikan oleh 500 pelancong pengguna Booking.com. 

    Vientiane, Laos

    Menurut para wisatawan di Booking.com, Vientiane adalah destinasi tur berjalan kaki yang populer di Asia Tenggara. Nama Vientiane muncul berdasarkan rekomendasi pengguna Booking.com internasional, yang bepergian ke destinasi tersebut.

    Vientiane menawarkan kenyaman tur berjalan kaki baik siang maupun malam hari. Saat siang, wisatawan bisa menikmati pemandangan jalan raya yang lebar di antara arsitektur kolonial Prancis, dan bangunan Pha That Luang, Wat Si Saket. Sedangkan pada malam, wisatawan mengunjungi bazar malam di tepi sungai berupa Pasar Kuliner Malam Vientiane.

    Daegu direkomendasikan setidaknya oleh 500 penggunan Booking.com sebagai kota yang cocok untuk tur jalan kaki. Foto: @ozaki_donald

    Daegu, Korea Selatan

    Daegu pun direkomendasikan oleh wisatawan pengguna Booking.com sebagai destinasi tur jalan kaki. Waktu siang, penjelajahan bisa dilakukan dengan menelusuri jalan-jalan kecil di Daegu. Destinasinya beragam di antaranya Pusat Jajanan Serba Ada Jin-alley, lorong mural Samduk-dong, atau Duryu Park. Pelancong juga bisa mengisi sore dengan mendaki di Apsan Park untuk menikmati pemandangan matahari terbenam dengan latar hutan. Atau menikmati suasana di Danau Suseong.

    Trois-Rivières, Kanada

    Trois-Rivières merupakan destinasi dalam rekomendasi pengguna Booking.com untuk tur jalan kaki. Trois-Rivières pun mendapatkan peringkat destinasi populer di Amerika Utara. Lokasi yang paling diminati saat siang adalah mengelilingi kota tua Trois Rivières, yang memiliki 50 bangunan peninggalan tahun 1650. Selain itu destinasi Jembatan Laviolette yang melengkung di antara Sungai Saint Lawrence. Saat malam pelancong bisa berkunjung ke Rue des Forges berada di sepanjang Sungai Saint Lawrence hingga Rue Bellefeuille yang memiliki banyak bar.

    Culiacán, Meksiko

    Waktu siang hari di Culiacán pelancong bisa menikmati pemandangan bunga di kebun raya. Atau menelusuri pemandangan kota dalam perjalanan ke gereja Lady of Guadaloupe. Ada pula tur kuliner pinggir jalan yang menawarkan seperti chilorio, machaca, atau hidangan sari laut.

    Orenburg, Rusia

    Orenburg di Rusia direkomendasikan pengguna Booking.com karena memiliki destinasi tur jalan kaki. Orenburg memiliki jembatan antara Eropa dan Asia. Sedangkan pada malam harinya, berkunjung ke Armada Mall bisa menjadi pilihan untuk wisata belanja dan hiburan.

    Suasana kota Edinburgh yang padat. Foto: @savstravels_

    Edinburgh

    Edinburgh dijuluki sebagai kota abad pertengahan, sambil berjalan kaki santai, pelancong bisa melihat Kastel Edinburgh. Atau, pada waktu malam menelusuri The Dark Side. Selain itu ada pula tur jalan kaki Harry Potter atau perjalanan mendaki ke Loch Lomond, Kastel Stirling dan Kelpies dengan suasana pedesaan.

    Wina, Austria

    Saat melancong ke Wina, bagi pencinta seni dan desain agaknya bisa mengunjungi Istana Schönbrunn, Katedral St. Stephen, Istana Belvedere, dan balai kota Rathaus Vienna. Di Wina, Booking.com menawarkan 67 atraksi paling populer. Wina juga dikenal memiliki transportasi umum trem yang bisa digunakan bila merasa lelah berjalan kaki.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Eliud Kipchoge Tak Pecahkan Rekor Dunia Marathon di Ineos 1:59

    Walau Eliud Kipchoge menjadi manusia pertama yang menempuh marathon kurang dari dua jam pada 12 Oktober 2019, ia tak pecahkan rekor dunia. Alasannya?