Lady Diana pun Jatuh Cinta pada Pulau Moyo

Reporter:
Editor:

Ludhy Cahyana

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Lady Diana. Dok. Tempo/Ronald Agusta

    Lady Diana. Dok. Tempo/Ronald Agusta

    TEMPO.CO, Jakarta - Ternyata di Pulau Moyo tidak hanya ada air terjun Mata Jitu yang pernah didatangi mendiang Lady Diana Spencer, 1993 lalu. Ya, sewaktu hubungannya dengan suaminya Pangeran Charles tidak harmonis, ia berlibur secara diam-diam ke pulau di seberang kota Sumbawa Besar tersebut.

    Selain Lady Diana, musisi kawakan dunia Mick Jagger, David Bowie dan pesohor dunia lainnya secara eksklusif berlibur dan menginap di pulau tersebut. Pesohor-pesohor dunia yang lain menyusul, berlibur di sana, dan aman tenteram dari kejaran kamera.   

    Menurut Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik Nusa Tenggara Barat I Gde Putu Aryadi, Moyo juga menawarkan keunikan dari koleksi air terjunnya. Komposisi air terjunnya terdiri dari Mata Jitu, Sengalo, dan Diwu Mbai. ''Untuk Air Terjun Mata Jitu sering disebut sebagai Queen Waterfall,'' katanya.

    Sebab, destinasi ini pernah dikunjungi mendiang Putri Diana. Bentuknya unik dengan komposisi bertingkat lengkap dengan kolamnya. Jernihnya air di sana, menyatu dengan warna indah bebatuannya. Untuk mencapai Mata Jitu, wisatawan dapat menjangkaunya dari Desa Ai Bari atau beberapa pelabuhan lokal di Sumbawa Besar yang lainnya.

    Selain Mata Jitu, juga ada air terjun Diwu Mbai. Lokasinya ada di sekitar Labuan Aji dengan karakter bertingkat. Air terjun ini menyatu dengan belantara hutan yang ada di sekitarnya. Beberapa sulur pohonnya bahkan bisa digunakan untuk berayun.

    Aryadi mengutip Asisten Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Regional III Kemenpar Muh. Ricky Fauziyani mengatakan, Pulau Moyo bisa memantik adrenalin. “Saat berada di Pulau Moyo dan mengeksplorasi keindahannya, dijamin adrenalin naik,'' ujarnya sewaktu menghadiri pembukaan Festival Pesona Moyo 2019, Ahad 15 September 2019 kemarin.

    Sebab, semua spot yang ada sangatlah indah. Dijamin wisatawan akan betah untuk berlama-lama di sana. Destinasi ini bukan hanya indah, tapi suasananya sangat tenang dan alami.

    Tempat bersantai sambil menikmati keindahan alam di Amanwana Resort , Labuhan Aji, pulau Moyo, Sumbawa, (4/11). Pulau Moyo merupakan tempat berlibur yang menawarkan keindahan laut dan biotanya, juga hutan yang masih alami. TEMPO/Rully Kesuma

    Lalu air terjun Sengalo. Disebutnya sangat instagramable, air terjun Sengalo jadi konten terbaik untuk media sosial. Menyatu dengan belantara dan rimbunnya pepohonan, Air terjun Sengalo juga memiliki ''bathtub''. Kolam besar dari bebatuan alam dengan warna khas tersebut, menjadi favorit para wisatawan untuk berendam, bahkan berenang.

    Sebagai bagian dari kawasan segi tiga eksotis Teluk Saleh, Moyo dan Tambora, keindahan Moyo yang luar biasa dan menginspirasi, menurut Bupati Sumbawa Husni Jibril karena didukung enam spot yang bisa dieksplorasi, mulai dari wisata bahari hingga air terjun. ''Destinasi itu sangat mudah dijangkau,'' ujarnya. 

    Sebut saja pesona pantai. Di sana ada Takat Sigale, Pantai Tanjung Pasir, dan Pantai Poto Jarum. Takat Sigale memiliki gundukan pasir yang berwarna pink. Gradasinya pun sangat indah kala beradu dengan air laut. Gundukan pasir ini memiliki tinggi sekitar dua meter.

    Saat terbaik untuk menikmatinya adalah pagi dan siang hari. Sebab, kawasan Takat Sigale hanya terlihat ujung gundukan pasirnya saat air pasang. Selain karakter unik tersebut, destinasi ini juga menawarkan panorama bawah laut yang sungguh sangat eksotis. Ada beragam warna warni terumbu karang dan ikan yang dapat dinikmati ketika deeping di situ. Sementara  airnya sungguh jernih dan menyegarkan, ditambah keindahan sunset-nya.

    Destinasi lainnya adalah Pantai Tanjung Pasir. Destinasi ini menawarkan garis pantai dengan pasir pink-nya. Ada tiga gradasi warna air yang ditawarkan, mulai dari pink hingga kehijauan dan biru. Sama seperti pantai lain, kawasan Tanjung Pasir ini juga menawarkan keindahan bawah airnya. 

    Menambah kemolekan Pulau Moyo, berupa Pantai Poto Jarum. Untuk menikmati Poto Jarum ini bisa diakses langsung melalui Pantai Tanjung Pasir. Perjalanannya sekitar 60 menit dengan memakai kapal nelayan. Begitu sampai di tujuan, karakter khas pantai dengan bebatuan besar terhampar di bibir pantai. Kawasan ini masih alami dan sangat ideal untuk snorkling.

    Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Kemenpar Rizki Handayani disebut oleh Aryadi mengatakan Sumbawa dengan Pulau Moyo memang memiliki banyak spot menarik. Karena keindahannya, Pulau Moyo menjadi inspirasi sebuah event. Ia meyakini, popularitas destinasi di Sumbawa dan Pulau Moyo semakin naik dengan Festival Pesona Moyo. ''Bagaimanapun, Festival Pesona Moyo menjadi branding ideal bagi aneka potensi wisata di sana,” ucapnya.

    Air terjun Mata Jitu, Labuan Aji, Pulau Moyo, Sumbawa, (3/11). Putri Diana pernah mengunjungi air terjun ini pada tahun 1993. TEMPO/Rully Kesuma.

    Ia mengajak berkunjung menyaksikan Festival Pesona Moyo sambil menyaksikan berbagai keindahan destinasi di Pulau Moyo dan Sumbawa pada umumnya. Semuanya sangat mengesankan. Alam dan budaya di sana sangat eksotis.

    Digelar 10 - 19 September 2019, Festival Pesona Moyo 2019 dibuka secara resmi oleh Gubernur Nusa Tenggara Barat Zulkieflimansyah di halaman Kantor Bupati Sumbawa, Ahad 15 September 2019.

    SUPRIYANTHO KHAFID


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Eliud Kipchoge Tak Pecahkan Rekor Dunia Marathon di Ineos 1:59

    Walau Eliud Kipchoge menjadi manusia pertama yang menempuh marathon kurang dari dua jam pada 12 Oktober 2019, ia tak pecahkan rekor dunia. Alasannya?