5 Cara Terhindar dari 'Getok' Warung Tenda

Reporter:
Editor:

Dini Pramita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi warung bakso. Twitter/@cloudsjunhoe

    Ilustrasi warung bakso. Twitter/@cloudsjunhoe

    TEMPO.CO, Jakarta - Setelah ramai oleh kontroversi warung makan lesehan Bu Anny di Slawi, Tegal, Jawa Tengah, yang dituding 'menggetok' harga, kini warganet geger karena peristiwa serupa di sekitaran Blok M Plaza, Jakarta Selatan. Seorang warganet lewat akun twitter @cloudsjunhoe mengunggah pengalamannya menyantap bakso di warung tenda di area tersebut dengan harga Rp 50 ribu per porsi.

    Baca: Jangan Terjebak di Warung 'Nuthuk' Saat Travelling ke Malioboro

    Pengalaman tersebut membuat warganet berasumsi para pedagang ini sengaja 'menggetok' harga dengan memanfaatkan momen menjelang lebaran. Supaya terhindar dari ulah curang para pedagang kaki lima, berikut tip yang dapat diterapkan:

    1. Tanya harga sebelum memesan
    Menanyakan harga setiap menu yang akan dipesan merupakan cara termudah menghindari pedagang yang sengaja 'menggetok' harga. Jika harga yang ditawarkan terasa tak masuk akal, tak perlu segan untuk beranjak memilih warung makan lain yang lebih masuk akal dalam memberi harga menu. Tanyakan pula mengenai service charge yang diterapkan.

    2. Pilih warung makan yang menampilkan tabel harga
    Hanya memilih warung makan yang menampilkan tabel harga merupakan salah satu cara untuk mencegah 'getok' harga. Namun, tak ada salahnya untuk lebih cermat lagi meneliti harga yang tercantum, apakah harga yang ditampilkan merupakan harga paket, harga per porsi, atau harga per ons -- terutama untuk hidangan laut. Selain menanyakan tentang service charge, tak ada salahnya untuk menanyakan apakah harga yang dicantumkan masih berlaku atau tidak.

    Baca juga: Warung Pecel Unik di Kediri, Berisik Banget dan Harga Jutaan

    3. Pilih warung makan yang ramai
    Warung makan yang memiliki pelanggan tetap biasanya enggan bertindak curang seperti menaikkan harga di luar batas wajar. Sebab, sedikit saja komentar negatif dari pelanggan akan menghancurkan reputasi yang sudah dibangun. Selain itu, warung makan yang ramai dan sudah memiliki pelanggan tetap umumnya unggul soal cita rasa.

    4. Cek keberadaan nota
    Nota yang ditulis atau diterbitkan oleh pedagang merupakan bukti sah atas sebuah transaksi bersifat tunai. Nota dapat jadi salah satu alat bukti untuk melihat kecurangan yang dilakukan pedagang yang menaikkan harga di luar batas kewajaran. Karena itu, pedagang yang tak jujur biasanya enggan menulis nota, bahkan tak memilikinya sama sekali.

    5. Cek di situs-situs review tempat makan
    Manfaatkan situs-situs yang mengulas aneka tempat makan. Situs ini biasanya menyajikan tempat makan -- tidak terbatas hanya pada restoran mewah-- yang direkomendasikan oleh banyak orang karena cita rasa nan sedap, beserta dengan kisaran harga untuk dua orang.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Untung Buntung Status Lockdown akibat Wabah Virus Corona

    Presiden Joko Widodo berharap pemerintahannya memiliki visi dan kebijakan yang sama terkait Covid-19. Termasuk dampak lockdown pada sosial ekonomi.