Perpaduan Kuliner Bali dan Cina: Bebek Betutu Pao

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Hidangan Bebek Betutu Pao di Hotel Raffles Jakarta, Selasa, 30 April 2019. Bebek Betutu Pao disajikan dengan urap dan sambal matah. TEMPO | Bram Setiawan

    Hidangan Bebek Betutu Pao di Hotel Raffles Jakarta, Selasa, 30 April 2019. Bebek Betutu Pao disajikan dengan urap dan sambal matah. TEMPO | Bram Setiawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Tim kuliner Hotel Raffles Jakarta memadukan hidangan khas Bali dan Cina menjadi Bebek Betutu Pao. Sesuai namanya, hidangan ini adalah perpaduan antara bebek betutu dari Bali dengan pao Cina yang disajikan dengan urap dan sambal matah.

    Baca: Santap Kuliner Indonesia, Apa Favorit Ed Sheeran?

    "Kami ingin mengeksplorasi karena mantau ini khas Cina yang isinya bebek peking. Karena itu, di sini kami memadukan dengan bebek betutu," kata Assistant Chief Cook Hotel Raffles Jakarta, Ferdiansyah, Selasa, 30 April 2019.

    Bebek Betutu Pao memiliki cita rasa yang unik. Ada sedikit rasa manis di antara gurih bebek betutu dan pedas urap serta sambal matah.

    Proses penyajian Bebek Betutu Pao di Hotel Raffles Jakarta, Selasa, 30 April 2019. TEMPO | Bram Setiawan

    Yang membedakan menyantap bebek betutu dengan nasi atau kue mantau adalah sensasi rasanya. Rasa gurih dan pedas bebek betutu tetap kuat meski disantap dengan nasi atau pao. Bedanya, sensasi pedas bebek betutu agak teredam dengan manisnya pao.

    Tak ada cara khusus ketika menyajikan Bebek Betutu Pao. Semua dimasak seperti biasa. Adapun mantau yang dihidangkan sebelumnya telah dikukus.

    Baca juga: Rendang Jadi Isian Roti Mantau, Nikmati Sensasi Renyahnya

    Cara menyajikannya, kue mantau yang sudah dibelah kemudian diisi bebek betutu. Adapun urap dan sambal matah disusun di sisi kue mantau.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tito Karnavian Anggap OTT Kepala Daerah Bukan Prestasi Hebat

    Tito Karnavian berkata bahwa tak sulit meringkus kepala daerah melalui OTT yang dilakukan Komisi Pemerantasan Korupsi. Wakil Ketua KPK bereaksi.