Jembatan Gantung, Ikon Wisata Baru di Kabupaten Asmat?

Reporter

Editor

Susandijani

Sekelompok warga Suku Asmat dengan menggunakan perahu dan dayung mengikuti kegiatan parade foto sebagai salah satu kegiatan dalam festival Asmat di Sungai Aswet Kabupaten Asmat-Papua (11/10). ANTARA /Husyen Abdillah

TEMPO.CO, Jakarta - - Pemerintah Kabupaten Asmat, Provinsi Papua, membangun jembatan gantung di Kampung Suru, Distrik Agats, yang akan dijadikan ikon wisata pada wilayah tersebut.

Baca juga: Mengenal Asmat dan Karya Seni Ukirnya

Bupati Asmat Elisa Kambu di Jayapura, Kamis mengatakan, kabupaten tersebut sudah dikenal dunia sebagai daerah wisata, maka jembatan ini akan menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang berkunjung ke wilayah yang dikenal sebagai kota lumpur dan ukir tersebut.

"Selain jembatan gantung, kami juga membangun jalan jembatan di beberapa lokasi seperti Kampung Kaye dan Suru, di mana kini prosesnya sudah rampung," katanya.

Menurut Elisa, pembangunan jembatan gantung dan jalan di Distrik Agats tersebut dianggarkan melalui proyek Kementerian Pekerjaaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) RI Bidang Bina Marga serta dikerjakan oleh PT Wijaya Karya.

"Bangunan ini diadakan juga dalam rangka mendukung penanganan darurat bencana virus campak dan gizi buruk yang terjadi pada 2018," ujarnya.

Senada dengan Elisa Kambu, Kepala Balai Besar Pembangunan Jalan Nasional (BPPJN) XI Jayapura, Osman Harianto Marbun mengatakan pembangunan jembatan gantung dan jalan tersebut menelan biaya Rp81 miliar.  

"Terbagi atas pembangunan jembatan gantung sekitar Rp7 milliar dan jalan jembatan sebesar Rp74 miliar," katanya. 

Ditambahkan juga jembatan gantung yang dibangun Kabupaten Asmat, itu adalah panjangnya 72 meter dan lebarnya 1,6 meter. Sementara jalan beton memiliki panjang 2,9 kilometer dengan lebar seluas empat meter persegi.

Baca juga: Suku Asmat, Ahli Meramu dan Pemahat Ulung






Bali Jadi Destinasi Wisata Health Tourism, Sandiaga Rangkul Mayo Clinic dan John Hopkins University

8 hari lalu

Bali Jadi Destinasi Wisata Health Tourism, Sandiaga Rangkul Mayo Clinic dan John Hopkins University

Wisata kesehatan atau wellness tourism memiliki potensi besar dalam pariwisata di Tanah Air, terutama di Bali.


Dubai Ikut Kecipratan Dampak Positif Piala Dunia 2022

13 hari lalu

Dubai Ikut Kecipratan Dampak Positif Piala Dunia 2022

Dubai ikut kecipratan dampak positif perhelatan Piala Dunia 2022 karena lokasinya dekat dengan Qatar.


Pengusaha Cina Prihatin Bisnis Anjlok karena Aturan Covid-19 Terlalu Ketat

15 hari lalu

Pengusaha Cina Prihatin Bisnis Anjlok karena Aturan Covid-19 Terlalu Ketat

Para pelaku usaha di Cina mengeluh karena menghadapi iklim bisnis yang lesu buntut dari aturan Covid-19 yang ketat.


Hari Pertama Dibuka Pasca Revitalisasi, Ribuan Masyarakat Antusias Kunjungi TMII

17 hari lalu

Hari Pertama Dibuka Pasca Revitalisasi, Ribuan Masyarakat Antusias Kunjungi TMII

Taman Mini Indonesia Indah (TMII) kembali dibuka untuk uji publik hari ini, Ahad, 20 November 2022


Cutinya 5 Hari Cari Travel Agent-nya 1 Bulan, DKI: Waspada Agen Perjalanan Ilegal di Libur Natal

17 hari lalu

Cutinya 5 Hari Cari Travel Agent-nya 1 Bulan, DKI: Waspada Agen Perjalanan Ilegal di Libur Natal

DKI Jakarta mengingatkan masyarakat dan calon wisatawan untuk mewaspadai agen perjalanan ilegal jelang musim libur Natal 2022 dan Tahun Baru 2023.


Smart Branding Lorong Wisata Antar Danny Pomanto Raih Penghargaan

19 hari lalu

Smart Branding Lorong Wisata Antar Danny Pomanto Raih Penghargaan

Program Lorong Wisata adalah salah satu upaya pemerintah kota untuk memulihkan perekonomian Kota Makassar


Pulau Reklamasi PIK 2 Diincar Masuk Wilayah Kabupaten Kepulauan Seribu, Bupati: Perkuat KSPN

19 hari lalu

Pulau Reklamasi PIK 2 Diincar Masuk Wilayah Kabupaten Kepulauan Seribu, Bupati: Perkuat KSPN

Pemerintah Kabupaten Kepulauan Seribu mengajukan usulan kawasan Pulau Reklamasi Pantai Indah Kapuk atau PIK 2 menjadi bagian dari teritori wilayahnya.


Sultan Hamengku Buwono X Soroti Tanah Kas Desa Dipakai Bangun Vila, Bukan Kembangkan Wisata

21 hari lalu

Sultan Hamengku Buwono X Soroti Tanah Kas Desa Dipakai Bangun Vila, Bukan Kembangkan Wisata

Sultan Hamengku Buwono X geram, tanah kas desa itu justru ada yang disewakan ke pihak luar desa, dengan memanipulasi tandatangannya.


15 Rekomendasi Tempat Wisata Kekinian Di Bali yang Lagi Hits

26 hari lalu

15 Rekomendasi Tempat Wisata Kekinian Di Bali yang Lagi Hits

Berikut rekomendasi tempat wisata di Bali kekinian dan hits yang cocok untuk destinasi liburan bersama keluarga


60 WNA Pengguna e-VOA Masuk via Bandara Soekarno-Hatta Selama Uji Coba

27 hari lalu

60 WNA Pengguna e-VOA Masuk via Bandara Soekarno-Hatta Selama Uji Coba

Negara asal WNA pengguna e-VOA terbanyak adalah Korsel (10), Australia (7), India (5) dan Jepang, yaitu 4 orang.