Libur Akhir Tahun, Menyepi di Gunung Banyak Kota Batu

Reporter:
Editor:

Rita Nariswari

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Taman Langit, salah satu spot yang banyak disukai saat wisatawan datang ke Gunung Banyak, Kota Batu. (Instagram @gunungbanyak)

    Taman Langit, salah satu spot yang banyak disukai saat wisatawan datang ke Gunung Banyak, Kota Batu. (Instagram @gunungbanyak)

    TEMPO.CO, Jakarta - Memilih libur akhir tahun seputar Malang? Jangan lewatkan untuk menjejakkan kaki di Kota Batu. Apalagi bagi yang ingin mendekatkan alam sekaligus mempunyai banyak koleksi foto. Dikenal sebagai kawasan wisata Gunung Banyak di Desa Songgokerto, yang ditata sehingga tak hanya mencecap alam tapi juga memiliki spot foto yang instagrammable

    Dari pusat kota Malang, kawasan wisata ini berjarak sekitar 30 kilometer, atau perlu waktu 1-2 jam untuk bisa menjejakkan kaki di objek wisata yang penuh dengan pohon pinus ini. Melalui jalanan yang berkelok dan penuh kehijauan. 

     

    Memasuki kawasan Wisata Gunung Banyak, para pelancong akan dikenakan biaya masuk sebesar Rp10 ribu per orang, ditambah biaya parkir. Puncak Gunung Banyak atau biasa disebut Paralayang bisa membuat wisatawan langsung terpana. Dari tempat ini, pengunjung bisa melihat Kota Batu dari atas gunung dengan pemandangan yang menakjubkan.

    Pengelolaan kawasan wisata tersebut, juga melibatkan warga sekitar yang ditujukan untuk memutar roda perekonomian. Semisal,  buah hasil pertanian Kota Batu banyak dijajakan di warung-warung dikelola masyarakat sekitar.

    Di area Paralayang tersebut juga disediakan spot-spot menarik yang cocok bagi para wisatawan untuk berswafoto. Tidak sedikit para wisatawan yang berfoto di spot-spot yang disediakan tersebut, karena memang pemandangan di Paralayang cukup memukau. Di sini memang menjadi titik tolak para penggemar paralayang untuk menikmati hobinya. Wisatawan pun bisa terbang tandem bila ingin menjajalnya.

    Salah satu vila yang bisa disewa wisatawan yang ingin menginap di Gunung Banyak, Kota Batu, Jawa Timue. (Instragram @gunungbanyak)

    Sembari beristirahat dan menikmati pemandangan serta udara sejuk di puncak Paralayang, para pelancong juga bisa menikmati secangkir kopi. Ada salah satu warung yang menjual kopi-kopi khas Kota Batu, seperti kopi arabika jenis Panderman dan Arjuno.

    Setelah puas menikmati secangkir kopi dan udara sejuk di areal Paralayang, para wisatawan juga bisa mulai berpetualang di Taman Langit dan Omah Kayu. Kawasan Wisata Gunung Banyak memang memiliki tiga area pengembangan tematik.

    Namun, untuk memasuki area Taman Langit dan Omah Kayu, para wisatawan harus mengeluarkan biaya kembali. Tapi masing-masing hanya Rp 10 ribu untuk setiap area.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lolos ke Piala Eropa 2020, Ronaldo dan Kane Bikin Rekor

    Sejumlah 20 negara sudah memastikan diri mengikuti turnamen empat tahunan Piala Eropa 2020. Ada beberapa catatan menarik.