Senin, 22 Oktober 2018

Di Festival Raja Ampat, Kapal Pelni Berfungsi jadi Hotel Terapung

Reporter:
Editor:

Tulus Wijanarko

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kapal Pelni (pelni.co.id)

    Kapal Pelni (pelni.co.id)

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) menghadirkan KM Sangiang berkapasitas 500 penumpang sebagai hotel terapung untuk mendukung Festival Pesona Bahari Raja Ampat pada 18-22 Oktober 2018.

    "PELNI menjadikan KM Sangiang sebagai kapal yang memiliki fasilitas seperti layaknya hotel pada umumnya, yaitu ketersediaan kamar hingga layanan keramah-tamahan,” demikian Kepala Kesekretariatan Perusahaan Pelni Ridwan Mandaliko dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis, 11/10.

    KM Sangiang akan diberangkatkan ke Raja Ampat dari Pelabuhan Sorong pada Kamis, 18/10, menuju Waisai untuk upacara pembukaan. Perhelatan ini rencananya akan dibuka Menteri Pariwisata Arief Yahya.

    Dari Waisai, KM Sangiang akan menuju ke Kepulauan Fam dan Piaynemo-Folley Misool-hingga sampai pada acara penutupan di Folley.

    Dukungan Pelni terhadap pariwisata Indonesia, khususnya wilayah Raja Ampat sebagai bagian dari wisata bahari merupakan yang kelima kalinya.  Dukungan Pelni ini sudah dimulai sejak tahun 2015 hingga sekarang.

    Raja Ampat merupakan salah satu destinasi wisata yang perlu diangkat keindahan alamnya. “Selain itu, di Raja Ampat ini juga terkenal dengan keramahan dan keanekaragaman budaya masyarakat setempat,”  kata Ridwan.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Laporan Sementara Dampak Gempa Palu per 20 Oktober 2018

    Laporan sementara dampak Gempa Palu per daerah tingkat II pasca gempa dan tsunami Sulawesi tengah di lima sektor sampai 20 Oktober 2018.