Ridwan Kamil Ajak Tisna Sanjaya Bikin Mural di Bantaran Citarum

Reporter:
Editor:

Tulus Wijanarko

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pj Gubernur Jawa Barat M Iriawan di Bandung, saat meninjau hulu Sungai Citarum atau Kilometer 0 Citarum di Situ Cisanti, Desa Tarumajaya, Kecamatan Kertasari, Kabupaten Bandung, Jumat, 6 Juli 2018. (dok Pemprov Jabar)

    Pj Gubernur Jawa Barat M Iriawan di Bandung, saat meninjau hulu Sungai Citarum atau Kilometer 0 Citarum di Situ Cisanti, Desa Tarumajaya, Kecamatan Kertasari, Kabupaten Bandung, Jumat, 6 Juli 2018. (dok Pemprov Jabar)

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur Jawa barat M Ridwan Kamil bermaksud memanfaatkan bantaran sungai Citarum di Sektor 6 menjadi arena rekreasi atau ruang publik. Hal itu ia sampaikan saat meninjau DAS Citarum di Sektor 6 di Bojongsoang, Kabupaten Bandung, Rabu, 26/9.

    "Saya survei ternyata daerah ini sangat memungkinkan menjadi tempat budaya, lingkungan, ruang publik masyarakat," kata Ridwan Kamil. Pada dinding di sekitar bantaran sungai, Kang Emil –demikian ia akrab disama— lalu menyumbangkan karya lukisan mural bersama Pangdam, Kapolda dan seniman Tisna Sanjaya.

    "Dimulai dari kerjasama para seniman di bawah Kang Tisna Sanjaya mudah-mudahan dalam hitungan bulan kita bisa melihat tempat ini akan menjadi luar biasa," ujar Ridwan Kamil.Ridwan Kamil disaksikan warga menggambar sketsa taman wisata air yang akan diaplikasikan saat meninjau Situ Rawa Kalong yang diduga tercemar limbah pabrik saat kampanye "belanja masalah" di Depok, Jawa Barat, Sabtu (10/3). Dalam kunjungannya, Ridwan Kamil berjanji jika terpilih nanti akan menjadikan Situ Rawa Kalong sebagai kawasan wisata air dan mengubah identitas Kota Depok dari Kota Belimbing menjadi Kota Situ. ANTARA/Indrianto Eko Suwarso

    Pangdam III Siliwangi Mayjen TNI Besar Harto Karyawan menuturkan telah menerjunkan 1.700 personil yang tersebar di 22 sektor untuk membenahi Sungai Citarum. "Tahun 2019 nanti pemerintah pusat pun akan mendukung di 22 sektor itu," kata Pangdam.

    Menurutnya, saat ini sungai sepanjang 300 kilometer itu sudah mengalami perubahan berarti, sejak dari hulu di Cisanti hingga ke hilir di Muara Gembong Bekasi. "Ini semua berkat kerja keras kita dalam mewujudkan Citarum harum," kata Harto Karyawan.

    Dari tempat itu, Ridwan Kamil dan rombongan melanjutkan tinjauan ke Sektor 7 di wilayah Katapang dan Sektor 8 di Cilampeni.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Berjemur dan Dampak Positifnya Bagi Mata

    Mata merupakan jendela dunia. Penggunaan gawai yang berlebihan bisa berbahaya. Oleh karena itu kita harus merawatnya dengan memperhatikan banyak hal.