Musim Pendakian Dibuka, Tip Aman Menjelajah Gunung

Reporter:
Editor:

Tulus Wijanarko

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang pendaki cilik sedang menyusuri jalur Cemorosewu, di Gunung Lawu, Magetan, Jawa Timur. Tempo/Tulus Wijanarko

    Seorang pendaki cilik sedang menyusuri jalur Cemorosewu, di Gunung Lawu, Magetan, Jawa Timur. Tempo/Tulus Wijanarko

    TEMPO.CO, Jakarta - Musim pendakian gunung pada tahun ini diawali dengan kejadian tragis. Seorang pendaki gunung bernama Andrey Voytech, 39 tahun, warga negara Slovakia, ditemukan tewas di Gunung Merbabu pada Sabtu, 7 April 2018. Dia dilaporkan hilang sejak Jumat, 30 Maret 2018.

    Jenazah Andrey ditemukan di area Kalimenek di aliran sungai. “Korban diduga terjatuh dari ketinggian 13-an meter," kata Kepala Basarnas Jawa Tengah Noer Isrodin Muchlisin, Sabtu.

    Baca juga: Gunung Semeru Dibuka, Pendakian Hanya Boleh Sampai Kalimati

    Pendakian selalu menjadi kegiatan yang menarik dan menantang bagi penggemar olahraga ini. Aktivitas ini bisa disebut cukup ekstrem mengingat risiko yang dihadapi. Apalagi jika pendakian tidak diawali dengan persiapan matang.

    Berikut ini tip mendaki gunung yang disarikan dari berbagai sumber agar risiko kecelakaan atau kematian bisa ditekan, juga agar pendakian tetap menyenangkan.

    1. Keamanan pribadi
      Pastikan membawa perbekalan yang lengkap, mulai kebutuhan logistik (makan dan minum secukupnya), jaket tebal, dan obat-obatan bagi pendaki yang memiliki riwayat suatu penyakit.
    2. Mengisi formulir
      Biasanya di pintu masuk pendakian ada pendaftaran. Daftarkan diri Anda dan jadwal pendakian yang akan dilakukan. Ini berguna bagi petugas untuk memonitor semua pendaki.
    3. Jangan panik dan tetap kompak
      Jangan panik saat turun kabut tebal. Jaga kekompakan jika mendaki secara berkelompok. Harus selalu bersama, baik saat berhenti maupun melanjutkan perjalanan. Kalau ada kejadian darurat, langsung hubungi basecamp agar segera diambil tindakan.
    4. Jangan lupa powerbank
      Meski tidak ada sinyal Internet di kawasan puncak gunung, powerbank sangat dibutuhkan untuk menjaga ponsel tetap menyala selama tersesat.
    5. Ringan tapi berguna
      Bawalah logistik secukupnya dan berikan ruang yang banyak untuk makanan bergizi tinggi, misalnya oat, beras merah, roti, madu, dan kurma.
    6. Teman oke, rute juga oke
      Teman yang menyenangkan selama mendaki, ditambah rute yang asyik menjadi opsi yang tak boleh ditawar. Soal rute, pilih jalur mendaki sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan.

    INDRI MAULIDAR | DINDA LEO LISTY | EDI FAISOL

    Artikel lain: NTT Siap Kembangkan Pulau-pulau Kecil Jadi Tujuan Wisata


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Data yang Dikumpulkan Facebook Juga Melalui Instagram dan WhatsApp

    Meskipun sudah menjadi rahasia umum bahwa Facebook mengumpulkan data dari penggunanya, tidak banyak yang menyadari jenis data apa yang dikumpulkan.