Selasa, 22 Agustus 2017

Mulai Besok, Makassar Menggelar Traditional Food Vaganza

Jum'at, 19 Mei 2017 | 19:21 WIB
Hidangan Paria Kambu atau pare berisi, Masakan khas Bugis-Makassar, Sulawesi Selatan.
Foto : TEMPO/Irmawati

Hidangan Paria Kambu atau pare berisi, Masakan khas Bugis-Makassar, Sulawesi Selatan. Foto : TEMPO/Irmawati.

TEMPO.CO, Jakarta - Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) Kota Makassar menggelar acara Traditional Food Vaganza untuk mengeksplorasi makanan tradisional yang dimiliki daerah ini. Acara tersebut akan dilaksanakan pada 20-21 Mei 2017 di Monumen Mandala, Makassar.

Baca: Berburu Kuliner Makassar, dari Coto hingga Kapurung

”Ini adalah rangkaian promosi pariwisata yang kita lakukan,” ujar Kepala Bidang Ekonomi Kreatif Dinas Pariwisata kota Makassar Amalia Malik di Makassar, Rabu, 17 Mei 2017.

Amalia mengatakan beragam kuliner Makassar akan ditampilkan, baik kuliner tradisional maupun kuliner modern yang sudah dikembangkan dari kuliner lokal. “Konsepnya beda dengan event kuliner lainnya. Traditional Food Vaganza 2017 akan mengemas hidangan tradisional secara lebih modern, sehingga dapat menarik perhatian masyarakat luas.”

Eko, panitia acara ini, mengatakan, selama berlangsungnya kegiatan juga disiapkan dua panggung yang akan menampilkan sejumlah hiburan menarik. “Nantinya akan diisi dengan acara permainan, talk show, dan penampilan musik.”

”Akan ada juga makanan internasional yang berasal dari Cina, Malaysia, dan Arab,” kata Eko.

ANTARA





Grafis

Cara Salat di Negara Luar Angkasa Asgardia

Cara Salat di Negara Luar Angkasa Asgardia

Warga muslim di Asgardia tetap dapat melaksanakan ibadah salat di luar angkasa, bagaimana tata cara yang dianjurkan?