Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Wisata Susur Sungai Ogan Baturaja, Main Air Ditemani Kopi Khas Mendingin

image-gnews
Sungai Ogan Kiri di desa Mendingin, Ogan Komering Ulu menjadi tujuan wisata camping ground, arum jeram. TEMPO/PARLIZA HENDRAWAN
Sungai Ogan Kiri di desa Mendingin, Ogan Komering Ulu menjadi tujuan wisata camping ground, arum jeram. TEMPO/PARLIZA HENDRAWAN
Iklan

TEMPO.CO, Palembang - Destinasi wisata di sekitar kota Baturaja, Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan terbilang cukup banyak. Dari Baturaja, pilihan pertama objek wisata adalah di sekitar Sungai Ogan hingga ke bagian ulunya di desa Mendingin, Kecamatan Ulu Ogan.

Di sana, wisatawan bisa bermalam di camping ground, bermain arung jeram dan menikmati pemandangan di air terjun Ayakh Lintang. Hawa dingin  usau bermain di sungai bisa diatasi dengan secangkir kopi Robusta khas Mendingin.

Azman Fajar, salah seorang wisatawan asal Kota Baturaja menceritakan keindahan alam sepanjang daerah aliran sungai (DAS) Ogan Ulu. Baturaja-Mendingin jaraknya sekitar 65 kilometer arah Tanjung Enim. Belum semua akses berupa jalan beraspal karena selepas meniti jalan lintas Sumatera, maka akan dijumpai 11 kilometer diantaranya jalan desa berupa tanjakan dan turun terjal. Bahkan beberapa titik diantaranya baru mulai dilakukan pembetonan.

Sebelum tiba di tujuan utama, di sepanjang jalan lintas dapat ditemui beberapa objek wisata, antara lain wisata sungai di Tubohan atau Keban Agung, gua Puteri dan gua Harimau, wisata Ujan Mas dan wisata mandi sungai di Tangsi Lontar. Petualangan dilanjutkan dengan merasakan sensasi jalan desa yang agak ekstrem.

Sebelum desa Mendingin akan dijumpai juga objek wisata River Tubbing atau Belanting. “Dari tempat kemping ini, kita bisa menikmati air terjun yang ketinggiannya sekitar 425 meter sambil hiking selama sekitar 45 menit,” kata Azman.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Kepala Desa Mendingin Ulu Ogan Martambang mengatakan desanya mengandalkan objek wisata berupa camping ground, arung Jeram di sungai Ogan Kiri dan air terjun Ayakh Lintang. Keistimewaan Mendingin adalah air sungai yang selalu bersih dan jernih karena desa itu adalah desa yang paling pangkal di wilayah Ogan Ulu.

Air terjun yang dia maksud hanya berjarak sekitar 2 kilometer dari pusat pemerintahan desa. “Sebagai oleh-oleh, kami siapkan kopi robusta Bukit Menanti dengan cita rasa khas dan dengan kemasan yang menarik ,” kata Martambang.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Provinsi Sumatera Selatan Aufa Syaharizal menjelaskan Ogan Komering Ulu memiliki potensi wisata yang banyak, baik berupa kekayaan alam dan seni- budaya, termasuk sungai Ogan. Potensi tersebut akan terus dimanfaatkan untuk kesejahteraan masyarakatbdengan kerja sama seluruh pihak. “Tentunya bukan hanya menjadi perhatian dari pemerintah akan tetapi semua pihak,” kata dia.

Baca juga: Sumatera Utara Punya 5 Jenis Kopi yang Nikmat, Wajib Dicicip dan Buat Oleh-oleh

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Sumsel Gelar Ngopi di Pinggir Sungai Musi untuk Promosikan Kopi

2 hari lalu

Ngopi di Pinggir Sungai Musi yang dipusatkan di Pelataran Benteng Kuto Besak (BKB) Kota Palembang pada Sabtu, 13 Juli 2024. TEMPO/Yuni Rahmawati
Sumsel Gelar Ngopi di Pinggir Sungai Musi untuk Promosikan Kopi

Ngopi di Pinggir Sungai Musi diselenggarakan di berbagai daerah di Sumsel yang di sepanjang Sungai Musi.


Harapan Petani Kopi Saat Jokowi Berkunjung ke Lampung Barat

4 hari lalu

Presiden Joko Widodo melihat biji kopi yang dipanen petani di Desa Kembahang, Kecamatan Batubrak, Kabupaten Lampung Barat, Jumat, 12 Juli 2024. Dalam kunjungannya, Jokowi menekankan pentingnya meningkatkan produktivitas kopi Indonesia, yang memiliki sekitar 1,2 juta hektare lahan produksi yang tersebar di seluruh negeri. Foto: Sekretariat Presiden
Harapan Petani Kopi Saat Jokowi Berkunjung ke Lampung Barat

Presiden Jokowi berkunjung ke lahan kopi di Lampung Barat pada hari ini. Seorang petani kopi mengharapkan dukungan ini.


Jokowi Panen Kopi di Lampung Barat: Permintaan Ekspor Naik Terus

4 hari lalu

Presiden Joko Widodo melihat hasil biji kopi yang dipanen petani di Desa Kembahang, Kecamatan Batubrak, Kabupaten Lampung Barat, Jumat, 12 Juli 2024. Dalam kunjungannya, Jokowi menekankan pentingnya meningkatkan produktivitas kopi Indonesia, yang memiliki sekitar 1,2 juta hektare lahan produksi yang tersebar di seluruh negeri. Foto: Sekretariat Presiden
Jokowi Panen Kopi di Lampung Barat: Permintaan Ekspor Naik Terus

Jokowi mendorong pentingnya meningkatkan produktivitas kopi Indonesia, saat ikut panen bersama para petani di Desa Kembahang, Lampung Barat.


Jokowi Bakal Hadiri Panen Raya Kopi di Lampung Barat Hari Ini

4 hari lalu

Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi Ibu Negara Iriana mencoba kopi lokal jenis Lintong Arabica saat mengunjungi kawasan Sipinsur Geosite di Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas), Sumatera Utara, Senin, 29 Juli 2019. Dalam kunjungan kerja ini, Jokowi dijadwalkan meninjau pengembangan proyek infrastruktur. ANTARA
Jokowi Bakal Hadiri Panen Raya Kopi di Lampung Barat Hari Ini

Usai meninjau panen raya kopi, Jokowi akan kembali ke Stadion Bumi Sekala Bekhak guna lepas landas menuju Kabupaten Tanggamus.


Miliki Indra Penciuman yang Tajam, Berikut 8 Bau yang Tidak Disukai Kucing

5 hari lalu

Ilustrasi kucing. Sumber: Unsplash/asiaone.com
Miliki Indra Penciuman yang Tajam, Berikut 8 Bau yang Tidak Disukai Kucing

Indra penciuman kucing sangat tajam, bahkan 9 sampai 16 kali lebih kuat dibandingkan manusia.


5 Negara Penghasil Kopi Terbesar di Dunia, Ada Indonesia dan Vietnam

5 hari lalu

Kopi yang merupakan komoditas kedua paling banyak diperdagangkan. Berikut ini beberapa negara penghasil kopi terbesar di dunia, termasuk Indonesia. Foto: Canva
5 Negara Penghasil Kopi Terbesar di Dunia, Ada Indonesia dan Vietnam

Kopi merupakan salah satu komoditas yang paling banyak diperdagangkan. Berikut negara penghasil kopi terbesar di dunia, termasuk Indonesia.


Menilik Kedai Kopi di Palembang yang Berdayakan Bekas Gudang Kopi Berusia Hampir 70 Tahun

8 hari lalu

Suasana Kedai Kopi Agam Pisan yang menggunakan bekas gudang kopi yang berusia hampir 70 tahun di kawasan 13 Ilir Kota Palembang. Sabtu, 6 Juli 2024. TEMPO/Yuni Rahmawati
Menilik Kedai Kopi di Palembang yang Berdayakan Bekas Gudang Kopi Berusia Hampir 70 Tahun

Kedai kopi Agam Pisan, di Palembang menggunakan bekas bangunan gudang kopi tua bergaya tempo dulu


Berpetualang ke Clearwater Cave di Hutan Mulu Sarawak, Susuri Sungai hingga Naik 200 Anak Tangga

8 hari lalu

Sungai Air Bawah Tanah dalam Clearwater Cave. Tempo/ Joniansyah Hardjono
Berpetualang ke Clearwater Cave di Hutan Mulu Sarawak, Susuri Sungai hingga Naik 200 Anak Tangga

Seperti apa keindahan Clearwater Cave yang memiliki daya tarik utama sungai bawah tanah yang jernih?


Sumsel akan Pecahkan Rekor Muri 'Ngopi Serentak di Pinggir Sungai Musi'

9 hari lalu

Jembatan Ampera yang membentang di perairan Sungai Musi, Sumatera Selatan. Unsplash.com/Hadi Utama
Sumsel akan Pecahkan Rekor Muri 'Ngopi Serentak di Pinggir Sungai Musi'

Sebagai penghasil kopi terbesar di Indonesia, Sumsel ingin memecahkan rekor Muri yang diikuti sekitar 27 ribu masyarakat


Kementerian PUPR Bantah Intake Sungai Sepaku di IKN Sebabkan Banjir

10 hari lalu

Seorang bocah suku Balik berjalan di desanya, di Sepaku, Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, 6 Maret 2023. Selain itu, warga adat suku Balik juga menolak dengan keras relokasi dari tanah leluhur. Mereka pun menolak perubahan nama kampung dan sungai yang selama ini dikuasai warga secara turun menurun. REUTERS/Willy Kurniawan
Kementerian PUPR Bantah Intake Sungai Sepaku di IKN Sebabkan Banjir

Ketua Satgas IKN Danis Sumadilaga mengatakan banjir di Sepaku sudah terjadi sejak 2017.