Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Hanya Ada Di Candi Sojiwan: Menu Hidangan Raja Mataram Kuno  

image-gnews
Pengunjung mencicipi menu Raja-raja Mataram Kuno, di Candi Sojiwan, Klaten, 22 Februari 2017. TEMPO/Dinda Leo
Pengunjung mencicipi menu Raja-raja Mataram Kuno, di Candi Sojiwan, Klaten, 22 Februari 2017. TEMPO/Dinda Leo
Iklan

TEMPO.CO, Klaten - Penasaran ingin mencicipi menu santapan Raja-raja Mataram Kuno di era abad 8 - 10? Silakan berkunjung ke komplek Candi Sojiwan yang berada di Desa Kebondalem Kidul, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Klaten.

Di desa tersebut, Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Tengah telah melatih lima ibu rumah tangga untuk memasak beberapa menu masakan bernuansa Jawa Kuno. Resep masakan itu disusun dari prasasti dan hasil interpretasi terhadap relief Candi Prambanan dan Borobudur.

Berita lain: Ajang Berselfie, Kelok Sembilan Akan Dijadikan Tujuan Wisata

Kepada para ibu tersebut diajarkan tiga jenis makanan dan tiga jenis minuman. Tiga jenis makanan itu adalah Hadangan Harang (sate lilit daging kerbau), Hadangan Madura (daging kerbau dimasak manis), dan Dundu Puyengan (belut ditata melingkar dengan bumbu daun kemangi).

Adapun tiga jenis minumannya adalah Nalaka Rasa (minuman sari tebu), Jati Wangi (minuman sari melati), dan Kinca (minuman sari asam). Beragam menu itulah yang dihidangkan pada Festival Kuliner Hidangan Raja-raja Mataram Kuno di Candi Sojiwan, 21 Februari. Acara ini terbuka untuk umum.

Dalam festival kuliner yang diselenggarakan di Pelataran Candi Sojiwan itu juga disajikan sejumlah menu lain seperti Meneka Kuluban (sayur-sayuran rebus dengan beragam bumbu) dan Phalamula (umbi-umbian yang direbus dan disajikan dengan areh dan air gula).

“Pemberian nama masakan dan minuman itu disesuaikan dengan bahannya dalam bahasa Jawa Kuno,” kata Pengkaji di BPCB Jawa Tengah, Riris Purbasari. Adapun bahan dasar serta cara memasaknya dihimpun dari Prasasti Rukam yang ditemukan di wilayah Temanggung pada 1975.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Berita lain: Sensasi Baru Bukit Trianggulasih Banyumas

Dalam prasasti berangka tahun 829 Saka atau 907 Masehi itu juga disebutkan sejumlah menu makanan yang hanya boleh disantap oleh raja. Namun, prasasti tersebut tidak menjelaskan secara detail ihwal bumbu serta cita rasanya. “Hanya bahan dan cara memasaknya, seperti diasap (dibakar),” kata Riris.Candi Prambanan (kanan) dan candi Sojiwan (kiri) dilihat dari kejauhan. (Tempo/Suryo Wibowo)

Sebenarnya bukan hanya daging kerbau saja yang menjadi bahan dasar Rajamangsa atau Mahamangsa (makanan raja). Tapi ada juga kura-kura, penyu, kambing bunting, babi hutan dan anjing yang dikebiri, hingga ikan taluwah dan ikan asih. “Daging kerbau dipilih karena belum tren di sini. Jadi diharapkan bisa jadi ciri khas. Kalau (daging) yang lain, khawatir jadi kontroversi,” kata Riris.

Salah seorang warga Desa Kebondalem Kidul, Suwarni, 55 tahun, mengaku baru belajar memasak menu-menu spesial itu selama dua pekan di bawah pendampingan tim BPCB Jawa Tengah. “Memasaknya tidak sulit, cuma daging kerbaunya musti didatangkan dari Kudus,” kata Suwarni.

Suwarni menambahkan, sejumlah makanan dan minuman ala Raja Mataram Kuno tersebut rencananya akan disajikan dalam berbagai kegiatan yang diselenggarakan di Candi Sojiwan. “Bisa dihidangkan saat ada acara resmi maupun untuk wisatawan yang ingin mencicipi,” kata Suwarni.

Dinda Leo Listy (Yogyakarta)

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Inilah Waktu Terbaik untuk Berwisata ke Dataran Tinggi Dieng

24 hari lalu

Suasana komplek Candi Arjuna di mana pada hari hari tertentu terjadi fenomena embun es atau embun upas di Kawasan Dieng, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, Ahad, 23 Juni 2024. Sejak suhu di kawasan Dieng mencapai minus 5 derajat, kunjungan wisatawan yang berburu fenomena embun es naik hingga 30 persen atau 2.100 pengunjung per hari. Tempo/Budi Purwanto
Inilah Waktu Terbaik untuk Berwisata ke Dataran Tinggi Dieng

Periode terbaik untuk berwisata ke Dataran Tinggi Dieng yaitu pada bulan Juli-September, atau pada waktu hari kerja.


Catat, Dieng Culture Festival 2023 Dijadwalkan pada 25-27 Agustus

8 Februari 2023

Ritual pemotongan rambut anak gimbal dalam Dieng Culture Festival 2018 di Kompleks Candi Arjuna, Banjarnegara, Minggu, 5 Agustus. Tempo/Francisca Christy Rosana
Catat, Dieng Culture Festival 2023 Dijadwalkan pada 25-27 Agustus

Dieng Culture Festival diisi dengan beragam acara menarik, mulai dari penampilan kesenian tradisional dan pertunjukan musik.


Pracima Tuin Dibuka 21 Januari 2023, Kenalkan Kuliner Kesukaan Raja-raja di Pura Mangkunegaran Solo

14 Januari 2023

KGPAA Mangkunegara X memberi informasi tentang rencana pembukaan Pracima Tuin di Pura Mangkunegaran Solo 21 Januari 2023. TEMPO/SEPTHIA RYANTHIE
Pracima Tuin Dibuka 21 Januari 2023, Kenalkan Kuliner Kesukaan Raja-raja di Pura Mangkunegaran Solo

Dalam kurun waktu mulai Januari hingga Maret 2023, layanan kunjungan wisata di Pracima Tuin Pura Mangkunegaran direncanakan dengan reservasi.


Taman Satwa Taru Jurug Dibuka 27 Januari, Gibran: Ganti Nama jadi Solo Safari

7 Januari 2023

Pengunjung memberi makan gajah koleksi Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ) Solo Zoo di wahana Feeding Elephant taman satwa setempat, Solo Jawa Tengah, Minggu, 4 April 2021. Untuk meningkatkan kunjungan wisatawan, pengelola TSTJ Solo Zoo membuka wahana memberi makan gajah bagi pengunjung dengan tetap menerapkan protokol kesehatan guna mencegah penyebaran virus COVID-19 di tempat wisata. ANTARA FOTO/Maulana Surya
Taman Satwa Taru Jurug Dibuka 27 Januari, Gibran: Ganti Nama jadi Solo Safari

Dibukanya Taman Satwa Taru Jurug atau Solo Safari menyusul telah selesainya revitalisasi tahap pertama.


Infrastruktur Borobudur Highland Mulai Dibangun 2023, termasuk Wahana Bersepeda di Atas Pohon

25 Desember 2022

Berlokasi di tenggara Candi Borobudur, Balkondes Wanurejo berada di antara Pegunungan Menoreh dan diapit oleh Sungai Progo dan Sileng.
Infrastruktur Borobudur Highland Mulai Dibangun 2023, termasuk Wahana Bersepeda di Atas Pohon

Borobudur Highland merupakan satu dari empat program unggulan destinasi pariwisata tahun 2023 yang disusun oleh Badan Otorita Borobudur.


Revitalisasi Selesai, Pracima Tuin di Pura Mangkunegaran Solo Akan Diluncurkan 21 Januari 2023

22 Desember 2022

Sejumlah pekerja sedang melaksanakan pekerjaan proyek revitalisasi Taman Pura Mangkunegaran Solo, Selasa, 8 November 2022. TEMPO/SEPTHIA RYANTHIE
Revitalisasi Selesai, Pracima Tuin di Pura Mangkunegaran Solo Akan Diluncurkan 21 Januari 2023

Taman Pracima atau Pracima Tuin dibangun ulang di sebelah barat Pura Mangkunegaran.


Cepogo Cheese Park, Destinasi Wisata Keluarga Baru di Kota Susu Boyolali

15 Desember 2022

Sejumlah kendaraan roda empat milik pengunjung parkir di tempat wisata destinasi baru di Cepogo Cheese Park, Desa Genting, Boyolali, Senin (12/12/2022). (ANTARA/Bambang Dwi Marwoto.
Cepogo Cheese Park, Destinasi Wisata Keluarga Baru di Kota Susu Boyolali

Cepogo Cheese Park menawarkan wisata edukasi untuk keluarga dengan hawa sejuk pegunungan.


Serunya Menjelajahi Kota Lama Semarang Sambil Jalan Kaki, Coba Rute Ini

29 November 2022

Wisatawan menikmati suasana sore hari di kawasan wisata Cagar Budaya Kota Lama, Semarang, Jawa Tengah, Kamis 1 Juli 2021. Pemerintah berencana menerapkan PPKM Darurat pada 3 - 20 Juli mendatang di 48 Kabupaten/Kota berstatus pandemi level 4 dan 74 Kabupaten/Kota berstatus pandemi level 3 di Pulau Jawa dan Bali, dengan sejumlah aturan pengetatan aktivitas masyarakat di tempat publik guna menurunkan penambahan kasus aktif COVID-19. ANTARA FOTO/Aji Styawan
Serunya Menjelajahi Kota Lama Semarang Sambil Jalan Kaki, Coba Rute Ini

Kawasan Kota Lama Semarang yang masuk ke dalam jajaran World Heritage City UNESCO itu memiliki banyak atraksi unik, terutama sejarahnya.


Tiket Kereta ke Solo Laku Dipesan, Ini Rekomendasi Destinasi Wisata di Surakarta

20 November 2022

Sejumlah pengunjung berpose bersama saat menghadiri Festival Payung Indonesia di Taman Balekambang, Solo, 28 November 2014. TEMPO/Ahmad Rafiq
Tiket Kereta ke Solo Laku Dipesan, Ini Rekomendasi Destinasi Wisata di Surakarta

Daya tarik Solo adalah budaya dan kearifan lokal yg sangat kental dan terjaga.


Taman Satwa Taru Jurug Bakal Berganti Nama Jadi Solo Safari

18 November 2022

Kawasan wisata Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ) ditutup untuk pengunjung sejak 1 September 2022 lalu untuk proyek revitalisasi kebun binatang itu. TEMPO/SEPTHIA RYANTHIE
Taman Satwa Taru Jurug Bakal Berganti Nama Jadi Solo Safari

Nama baru Taman Satwa Taru Jurug itu, menurut Wali Kota Solo sebenarnya akan disiapkan untuk menjadi kejutan bagi masyarakat Kota Solo.