Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

5 Fakta Kapal Pesiar Icon of The Seas yang Terbesar Di Dunia

Reporter

Editor

Yunia Pratiwi

image-gnews
Kapal Pesiar Icon of The Seas (Meyer Turku)
Kapal Pesiar Icon of The Seas (Meyer Turku)
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Kapal pesiar Icon of the Seas Royal Caribbean digadang-gadang sebagai kapal pesiar terbesar di dunia hingga saat ini. Kapal pesiar itu bersiap untuk memulai pelayaran perdana pada 27 Januari 2024. 

Kapal ini akan berangkat dari Miami dan mengajak penumpangnya bertualang ke Karibia Timur atau Barat sepanjang tahun. Tak hanya berukuran sangat besar, kapal pesiar ini juga menawarkan sejumlah fasilitas canggih yang mungkin tidak dimiliki kapal-kapal pesiar lainnya.

Melansir laman People, berikut lima hal yang mungkin tidak tidak ketahui tentang kapal pesiar Icon of the Seas.

1. Kabin paling mahal Rp 1,5 miliar

Kamar termahal dan terluas, Ultimate Family Townhouse, tarifnya US$100 ribu atau sekitar Rp Rp 1,5 miliar untuk tujuh malam. Kamar tiga tingkat ini memiliki semua yang dibutuhkan. Termasuk perosotan dalam ruangan dan akses langsung ke Surfside. Area pertama Royal Caribbean yang dirancang khusus untuk keluarga.

Kamar seluas 2.523 kaki persegi ini dapat menampung hingga delapan orang. Ada dua dek pribadi. Anggota keluarga dapat bersantai bersama di salah satu bak mandi air panas dek atau menikmati permainan tenis meja di luar. Ruangan ini sudah dipesan sepanjang tahun. Pilihan lainnya kamar Interior Plus yang paling murah US$3,600 atau sekitar RP 56 juta seminggu.

2. Luasnya lima kali lebih besar dari Titanic

Kapal Icon of The Seas kira-kira lima kali lebih besar dari Tittanic dengan tonase kotor 250.800. RMS TItanic kapal terbesar pada masanya sebelum tenggelam pada tahun 1912, berbobot 46.328 ton. Icon of The Seas juga dilengkapi 20 dek, 2.805 kabin dan dapat menampung hingga 7.600 tamu.

3. Tujuh Kolam di Kapal

Icon of the Seas kembali memecahkan rekor dengan menawarkan taman air terbesar di laut (Kategori 6). Selain itu kapal ini menjadi yang pertama berkat tujuh kolam yang ada di dalamnya. Royal Bay, kolam terluas di kapal, terdiri dari 40 ribu galon air.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Kolam bagus lainnya untuk dikunjungi adalah kolam renang tanpa batas pertama yang ditangguhkan di laut, The Hideaway, yang terletak di lingkungan Pulau Chill. Selain itu, Water's Edge Pool juga menawarkan pemandangan laut serupa dan ramah keluarga dengan area kolam Splashaway Bay dan Baby Bay di dekatnya. Terakhir, ada juga kolam renang bar Swim & Tonic, kolam Cove dan Cloud 17 khusus dewasa, serta kolam renang pribadi eksklusif di Suite Neighborhood.

4. Kecepatan Maksimum 28 mph

Kapten Henrik Loy berbagi rincian kecepatan kapal. Dia menjelaskan bahwa kapal dapat mencapai kecepatan sekitar 24 knot atau 28 mph, yang sangat cepat dan tidak diperlukan untuk perjalanan jenis ini.

Saat itu, kapten memastikan bahwa kapal melaju dengan kecepatan sekitar 11 knot atau 13 mph lebih lambat dari biasanya.  Di situs resmi Royal Caribbean, pihak pelayaran menyatakan bahwa kecepatan jelajah rata-rata adalah sekitar 18 hingga 20 knot atau 20 hingga 23 mph tergantung pada kapal dan rencana perjalanan.

5. Kapal tetap bergoyang

Jika ini pertama kali naik kapal pesiar, perlu diperhatikan bahwa Anda akan tetap merasakan pergerakan di kapal meskipun berukuran besar. Jika lautan sangat ganas saat berlayar, kemungkinan kapal akan terasa sangat bergoyang sehingga membuat kehilangan keseimbangan. Khawatir mabuk laut, mabuk laut, sebaiknya pesan kabin di bagian tengah kapal yang tidak terlalu banyak pergerakannya.

Pilihan editor: Viking Meluncurkan Tiga Tur Kapal Pesiar Baru ke Cina September 2024

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Travis Scott Dicokok Polisi di Miami akibat Mabuk dan Membuat Keributan, Ini Kronologinya

3 hari lalu

Travis Scott. Foto: Instagram/@travisscott
Travis Scott Dicokok Polisi di Miami akibat Mabuk dan Membuat Keributan, Ini Kronologinya

Rapper, Travis Scott kembali berurusan dengan polisi, kini ia ditangkap di Miami. Simak artikel ini untuk mengetahui kronologi kejadiannya!


Wisata Kapal Pesiar di Indonesia Berpotensi Tingkatkan Jumlah Turis ke Tanah Air

8 hari lalu

Kapal pesiar Resorts World One/Istimewa
Wisata Kapal Pesiar di Indonesia Berpotensi Tingkatkan Jumlah Turis ke Tanah Air

Kemenparekraf siap mendukung pengembangan wisata khusus kapal pesiar.


5 Barang Bawaan Penting untuk Liburan Naik Kapal Pesiar

10 hari lalu

Ilustrasi koper. Freepik.com
5 Barang Bawaan Penting untuk Liburan Naik Kapal Pesiar

Berkemas untuk liburan di kapal pesiar bisa sangat berbeda dengan mempersiapkan liburan di darat


Alaska Bakal Batasi Pengungung Harian dari Kapal Pesiar

16 hari lalu

Ilustrasi kapal pesiar. Freepik.com/Chandlervid85
Alaska Bakal Batasi Pengungung Harian dari Kapal Pesiar

Tahun lalu jumlah penumpang kapal pesiar yang mengunjungi Juneau, Alaska mencapai lebih dari 1,6 juta


Pelayaran Muhibah Budaya Jalur Rempah 2024 Dimulai

18 hari lalu

Laskar Rempah dari Muhibah Budaya Jalur Rempah (MBJR) 2024 resmi berlayar bersama KRI Dewaruci dari Dermaga Kolinlamil, Jakarta, Jumat, 7 Juni 2024.  (Instagram/@jalurrempah)
Pelayaran Muhibah Budaya Jalur Rempah 2024 Dimulai

Muhibah Budaya Jalur Rempah 2024 akan menyusuri jalur rempah selama 38 hari, singgah ke Negeri Jiran.


BMKG Ingatkan Risiko Gelombang Laut 4 Meter, Mencakup Jalur Kapal di Selat Sunda

22 hari lalu

Gelombang tinggi menghantam pemecah ombak di Pulau Untung Jawa, Kabupaten Kepulauan Seribu, Jakarta, Selasa, 12 Maret 2024. Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi dengan ketinggian mencapai 2,5 meter - 4 meter pada Selasa (12/3) dan Rabu (13/3) di wilayah perairan Indonesia serta menghimbau masyarakat yang bermukim dan beraktivitas di pesisir agar selalu waspada. ANTARA FOTO/Bayu Pratama S
BMKG Ingatkan Risiko Gelombang Laut 4 Meter, Mencakup Jalur Kapal di Selat Sunda

BMKG mengingatkan soal potensi gelombang tinggi hingga maksimal 4 meter. Angin kencang berhembus di berbagai perairan, termasuk Selat Sunda dan Bali.


6 Tips Penting Sebelum Memulai Liburan Kapal Pesiar

26 hari lalu

Ilustrasi kapal pesiar. Freepik.com/Chandlervid85
6 Tips Penting Sebelum Memulai Liburan Kapal Pesiar

Liburan dengan kapal pesiar pilihan yang menarik bagi wisatawan yang mencari paket lengkap


Gara-gara Kutu Busuk, Wisatawan Ini Kapok Jalan-jalan dengan Kapal Pesiar

31 hari lalu

Ilustrasi penumpang kapal pesiar. Unsplash.com/Stephani Kalecki
Gara-gara Kutu Busuk, Wisatawan Ini Kapok Jalan-jalan dengan Kapal Pesiar

Wisatawan ingin meminta kompensasi dari perusahaan kapal pesiar, namun mereka menolaknya


Orang Tua Calon Taruna STIP Ajukan Keberatan Keputusan Kemenhub Tak Buka Penerimaan Tahun Ini

41 hari lalu

Orang tua Calon Taruna Sekolah Tinggi  Ilmu Pelayanan (STIP) Jakarta angkatan ke 67, menggelar konferensi pers di CAAIP Center, Jakarta Pusat, soal penolakan monatorium yang disampaikan oleh Menteri Perhubungan pada 11 Mei 2024, tentang penundaan seleksi lanjutan penerimaan mahasiwa baru STIP tahun akademik 2024-2025. TEMPO/Advist Khoirunikmah.
Orang Tua Calon Taruna STIP Ajukan Keberatan Keputusan Kemenhub Tak Buka Penerimaan Tahun Ini

Alasan Menhub meniadakan penerimaan taruna STIP tahun ini adalah untuk memutus rantai tradisi tidak baik antara senior dan junior.


Tertinggal Kapal Pesiar saat Berlabuh Ini yang Harus Dilakukan Wisatawan

41 hari lalu

Ilustrasi penumpang kapal pesiar. Unsplash.com/Stephani Kalecki
Tertinggal Kapal Pesiar saat Berlabuh Ini yang Harus Dilakukan Wisatawan

Ada beberapa hal yang bisa dilakukan saat terlambat kembali ke kapal pesiar