Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Biak Numfor Bakal Bangun Museum Bawah Laut yang Isinya Peninggalan Perang Dunia II

Editor

Mila Novita

image-gnews
Suasana laut dan pantai di Pulau Biak, Biak Numfor, Papua, 16 November 2015. Hampir seluruh pantai di sana memiliki pasir putih yang sangat indah dengan keragaman hayati laut dan air yang jernih. Keindahan itu juga dimiliki oleh hampir seluruh pulau-pulau di sekitar Pulau Biak. ANTARA/Akbar Nugroho Gumay
Suasana laut dan pantai di Pulau Biak, Biak Numfor, Papua, 16 November 2015. Hampir seluruh pantai di sana memiliki pasir putih yang sangat indah dengan keragaman hayati laut dan air yang jernih. Keindahan itu juga dimiliki oleh hampir seluruh pulau-pulau di sekitar Pulau Biak. ANTARA/Akbar Nugroho Gumay
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Kabupaten Biak Numfor, Papua, berencana membangun museum bawah laut. Perairan di kabupaten ini memiliki banyak peninggalan sejarah Perang Dunia II yang menarik bagi wisatawan. 

Kepala Dinas Pariwisata Biak Numfor Onny Dangeubun mengatakan, rencana pendirian museum bawah laut ini sudah diajukan kepada diajukan kepada Kementerian Pendidikan Kebudayaan (Kemendikbud) serta Kemenko Kemaritiman dan Investasi oleh Bupati Herry Ario Naap saat penutupan Sail Teluk Cendrawasih 27 November 2023. 

Ia menjelaskan pengajuan izin museum bawah laut sebagai destinasi pariwisata Biak Numfor sudah disetujui dan sampai sekarang pihak Dispar masih menunggu keluarnya surat keputusan penetapan dari Kemendikbud. Jika izin museum bawah laut destinasi wisata sudah ditetapkan, lanjut Onny, maka Kabupaten Biak Numfor satu-satunya yang telah punya museum di bawah laut.

"Ya pendirian museum bawah laut dimiliki Biak ini mendapat dukungan dari Kementerian Pariwisata Ekonomi Kreatif dan sejumlah kementerian terkait di Jakarta," katanya di Biak, Minggu, 7 Januari 2023. 

Peninggalan Perang Dunia II 

Kabid Destinasi Dinas Pariwisata Berto Sroyer mengatakan, museum bawah laut Pariwisata Biak meliputi Perairan Padaido/Aimando yakni pulau Nusi, Wundi, Mansorbabo dan beberapa kampung lainnya.

Berto menyebut museum bawah laut Biak menyimpan beragam barang sisa peninggalan perang Dunia II di areal perairan kepulauan Padaido/Aimando.

Dia menjelaskan berbagai benda peninggalan perang dunia II yang ditemukan di perairan seperti torpedo net, bangkai mobil, bangkai pesawat Amerika hingga aksesoris lainnya.

Sejumlah barang bekas peninggalan perang Dunia II, lanjut Berto, sampai sekarang masih dapat dijumpai di areal perairan Padaido/Aimando Kabupaten Biak Numfor.

Destinasi uggulan Papua

Berto menyebutkan hasil pendataan museum bawah laut di Biak punya potensi besar menjadi destinasi wisata unggulan daerah di Tanah Papua.

"Apalagi pada 2024 destinasi pariwisata Biak sudah masuk menjadi agenda prioritas nasional dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif sehingga bisa meningkatkan kunjungan wisatawan," kata Berto.

ANTARA

Pilihan Editor: Biak Numfor, Pesona Negeri Dongeng di Papua yang Eksotik

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Jelajah Negeri: 4 Destinasi Wisata yang Wajib Dikunjungi di Kota Pekanbaru

9 jam lalu

Museum Sang Nila Utama, Pekanbaru.
Jelajah Negeri: 4 Destinasi Wisata yang Wajib Dikunjungi di Kota Pekanbaru

Berikut adalah empat destinasi wisata di Kota Pekanbaru yang layak untuk dikunjungi saat berada di Provinsi Riau.


BRIN Kukuh Koleksi Arkeologi Barus Harus Dipindah ke Cibinong, Apa Alasannya?

3 hari lalu

Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Laksana Tri Handoko, saat ditemui di Auditorium BRIN, Jakarta Pusat, Rabu, 5 Juni 2024. TEMPO/Alif Ilham Fajriadi
BRIN Kukuh Koleksi Arkeologi Barus Harus Dipindah ke Cibinong, Apa Alasannya?

BRIN mengungkap rencananya yang lain untuk membangun museum baru untuk menampung semua koleksi dan aset negara yang masih tersebar di banyak daerah.


7 Fakta Unik tentang Munchen Jerman, Tuan Rumah Laga Pertama Euro 2024

10 hari lalu

Sejumlah gadis mengikuti acara minum bir di tenda Hofbraeuhaus saat pembukaan Oktoberfest 2015 di Munich, Jerman, 19 September 2015. Festival minum bir terbesar di dunia ini mampu mengundang jutaan wisatawan ke Munich. Johannes Simon/Getty Images
7 Fakta Unik tentang Munchen Jerman, Tuan Rumah Laga Pertama Euro 2024

Terkenal dengan sejarahnya yang kaya, Oktoberfest, bir, dan sepak bola, Munchen adalah salah satu tujuan paling populer di Jerman.


Mengenal 5 Suku di Papua Beserta Tradisi Uniknya

11 hari lalu

Sekelompok warga  Suku Asmat dengan menggunakan perahu dan dayung mengikuti kegiatan parade foto   sebagai salah satu kegiatan dalam festival Asmat  di Sungai Aswet Kabupaten Asmat-Papua (11/10).   ANTARA /Husyen Abdillah
Mengenal 5 Suku di Papua Beserta Tradisi Uniknya

Di Provinsi Papua saja, terdapat 255 suku dengan bahasa dan budaya yang berbeda.


Kembali Beroperasi, Apa yang Baru dari Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta?

13 hari lalu

Wajah baru Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta pascarevitalisasi selama tiga bulan. Dok. Istimewa
Kembali Beroperasi, Apa yang Baru dari Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta?

Museum Benteng Vredeburg tak lagi hanya pusat edukasi sejarah dan budaya, tapi juga sebagai ruang baru berkumpul anak muda dan keluarga.


Museum Keju di Prancis Ajak Pengunjung Melihat Pembuatan Keju Tradisional

14 hari lalu

Ilustrasi keju. Shutterstock
Museum Keju di Prancis Ajak Pengunjung Melihat Pembuatan Keju Tradisional

Museum keju di Paris akan dibuka pada 1 4 Juni 2024


Museum KCBN Muarajambi Siap Dibangun, Masyarakat Gelar Prosesi Tegak Tiang Tuo

17 hari lalu

Prosesi adat Tegak Tiang Tuo di KCBN Muarajambi pada 5 Juni 2024/Kemdikbud
Museum KCBN Muarajambi Siap Dibangun, Masyarakat Gelar Prosesi Tegak Tiang Tuo

Makna prosesi adat Tegak Tiang Tuo dalam peletakan batu pertama untuk Museum KCBN drasa Muarajambi


Peringatan D-Day: Fakta-fakta Penting tentang Pendaratan Sekutu di Normandia

18 hari lalu

Lockheed Martin C-130 Angkatan Udara AS terbang di atas batu nisan di Pemakaman dan Memorial Normandia Amerika Perang Dunia II yang terletak di atas pendaratan Pantai Omaha di Colleville-sur-Mer, wilayah Normandia, Prancis, 2 Juni. REUTERS/Benoit Tessier
Peringatan D-Day: Fakta-fakta Penting tentang Pendaratan Sekutu di Normandia

Para pemimpin Amerika, Inggris, Kanada, dan Prancis akan memperingati ulang tahun ke-80 D-Day pada Kamis.


Bom yang Dijatuhkan Israel di Gaza Lampaui Perang Dunia II

19 hari lalu

Bangunan-bangunan yang hancur menjadi reruntuhan di Gaza tengah, di tengah konflik antara Israel dan Hamas, dekat perbatasan Israel-Gaza, 13 Januari 2024. Sejak perang pecah infrastruktur di Gaza porak-poranda. Rumah sakit dibombardir, jaringan telekomunikasi diputus, tak ada akses ke air bersih dan makanan. REUTERS/Amir Cohen
Bom yang Dijatuhkan Israel di Gaza Lampaui Perang Dunia II

Israel telah menjatuhkan 70 ribu ton bom di Jalur Gaza sejak Oktober 2023 atau melampaui gabungan jumlah bom yang digunakan Perang Dunia II


29 Demonstran Pro-Palestina di Museum Brooklyn Ditahan Kepolisian New York City

22 hari lalu

Demonstran memegang bendera Palestina saat unjuk rasa pro-Palestina yang diadakan di seberang jalan Konsulat Jenderal Israel di New York City, AS, 9 Oktober 2023. REUTERS/Roselle Chen
29 Demonstran Pro-Palestina di Museum Brooklyn Ditahan Kepolisian New York City

Kepolisian New York City mengkonfirmasi menahan 29 orang yang ada sangkut-pautnya dengan unjuk rasa pro-Palestian di museum Brooklyn.