Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Moda Transportasi Kapal Cepat KM Lombok Express Hadir di Selat Alas

image-gnews
KM Lombok Express. (Dok. Peninsula Nusa Tenggara)
KM Lombok Express. (Dok. Peninsula Nusa Tenggara)
Iklan

TEMPO.CO, Mataram - Rute penyebrangan Selat Alas yang melintasi Labuan Kayangan di Kabupaten Lombok Timur - Poto Tano Kabupaten Sumbawa Barat biasanya dilayani oleh kapal feri selama 90 menit. Namun kini hadir moda transportasi kapal cepat KM Lombok Express yang bisa ditempuh hanya 40 menit. 

Layanan kapal cepat yang difasilitasi oleh Peninsula Nusa Tenggara ini memasang tarif Rp 90 ribu. Tersedia kapasitas muatan penumpang sebanya 80 penumpang. Sehari, kapal cepat itu melakukan dua kali perjalanan atau empat trip Labuan Kayangan – Poto Tano.

KM Lombok Express ini diharapkan menjadi bagian dari ikhtiar banyak orang untuk memudahkan masyarakat yang mengunjungi tempat atau destinasi di Nusa Tenggara Barat umumnya dan destinasi khususnya di Lombok Timur. 

Interior KM Lombok Express. (Dok. Peninsula Nusa Tenggara)

Menurut Manger Operasional Peninsula Nusa Tenggara Almukarrom kepada Tempo, waktu tempuh sangat singkat. ‘’Targetnya memberikan kenyamanan perjalanan pengguna penyeberangan. Waktu tempuhnya hanya 40 menit,’’ katanya.

KM Lombok Express mulai melakukan percobaan perjalanan, pada Sabtu 18 November 2023. Mulai dari pukul 9 pagi hingga pukul 2 siang.    

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Semetara itu, Ketua Badan Promosi Pariwisata Kakbupaten Lombok Timur Muhammad Nursandi bersyukur adanya moda transportasi kapal cepat ini. ‘’Alhamdulilah sangat bersukur adanya penambahan alternatif pilihan buat masyarakat untuk melakukan perjalanan,’’ katanya.

Apalagi dijadwalkan perjalanannnya menuju pulau Sumbawa akan disertai dengan paket  perjalanan singgah di gili (pulau kecil wisata) yang ada di Lombok Timur dan yang masuk wilayah Sumbawa,

SUPRIYANTHO KHAFID

Pilihan editor: Wisatawan dari Bali Bisa Langsung Menuju Senggigi Lombok dengan Kapal Cepat

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


197 Pemilik Penginapan di Desa Wisata Bali, Lombok, dan Magelang Ikut Airbnb Entrepreneurship Academy

5 hari lalu

Desa Wisata Carangsari, Badung, Bali (Dok. Oyo)
197 Pemilik Penginapan di Desa Wisata Bali, Lombok, dan Magelang Ikut Airbnb Entrepreneurship Academy

Program ini merupakan kerja sama Airbnb dengan Kemenparekraf untuk meningkatkan keterampilan sebagai tuan rumah dan membangun interaksi dengan turis.


Berkemah di Tengah Hutan, Belajar Hidup di Alam Liar Lembah Datu Lombok

8 hari lalu

Lembah Datu Camping Ground. Foto: Adit R Alfath (BPPD NTB)
Berkemah di Tengah Hutan, Belajar Hidup di Alam Liar Lembah Datu Lombok

Lembah Datu Camping Ground di Lombok menawarkan sejumlah aktivitas menarik seperti jungle walk, kelas memasak, sampai rapelling.


Kemendikbudristek dan OASE KIM Selenggarakan Lokakarya Membaca Nyaring

15 hari lalu

Kemendikbudristek dan OASE KIM Selenggarakan Lokakarya Membaca Nyaring

Sinergi dalam giat kali ini dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional dan Hari Buku Nasional


Jelajah Lombok, Menikmati Sunrise di Bukit Mangsit Senggigi hingga Sunset di Teluk Nara

17 hari lalu

Sunset  di Pantai Malimbu, Teluk Nara, Lombok Utara. TEMPO/Supriyantho Khafid
Jelajah Lombok, Menikmati Sunrise di Bukit Mangsit Senggigi hingga Sunset di Teluk Nara

Dari Bukit Mangsit, perjalanan dilanjutkan ke Hutan Pusuk melihat monyet, dan diakhiri dengan melihat sunset di Pantai Malimbu di Lombok Utara.


7 Destinasi Wisata Dalam dan Luar Negeri Tidak Overtourism, Ada Palembang Hingga Melaka

21 hari lalu

Kompleks Benteng Kuto Besak di Palembang. Foto: Antaranews
7 Destinasi Wisata Dalam dan Luar Negeri Tidak Overtourism, Ada Palembang Hingga Melaka

Lombok punya Lingkoq Datu, Pantai Penyisok. Berada di Kecamatan Jewaru, Tempat ini memiliki kombinasi alam yang sangat indah dan tidak overtourism.


Siswi SD di Mataram Jadi Korban Pemerkosaan Ayah Kandung, Sehari-hari Menjaga 2 Adiknya Karena Ibu jadi TKW

24 hari lalu

Ilustrasi pemerkosaan. shutterstock.com
Siswi SD di Mataram Jadi Korban Pemerkosaan Ayah Kandung, Sehari-hari Menjaga 2 Adiknya Karena Ibu jadi TKW

Seorang anak gadis berusia 12 tahun di Mataram. Lombok jadi korban pemerkosaan ayah kandung. Sempat melukai diri sendiri karena depresi.


Penyelundupan Pekerja Migran Marak Lewat Batam, Mafia Tekong Untung Ratusan Juta

25 hari lalu

Sejumlah Pekerja Migran Indonesia (PMI) ilegal yang ditemukan terdampar dievakuasi dan diamankan di Dermaga Satuan Kapal Patroli (Satrol) Pangkalan Utama TNI AL (Lantamal)IV Batam, Kepulauan Riau, Selasa, 21 Mei 2024. Satuan Kapal Patroli TNI AL mengevakuasi dan mengamankan sebanyak 16 orang PMI ilegal dari Malaysia yang dibuang ke laut oleh sindikat perdagangan orang dan ditemukan terdampar di pulau kosong Pulau Ngenang, Batam. ANTARA FOTO/Teguh Prihatna
Penyelundupan Pekerja Migran Marak Lewat Batam, Mafia Tekong Untung Ratusan Juta

Para pekerja migran itu membayar sekitar Rp 10 juta atau lebih kepada para tekong. Dari rombongan ini saja, 16 PMI yang diselundupkan dari Malaysia.


Bukan Sekadar Ajang Balap, Mandalika Racing Series 2024 Bisa jadi Promosi Pariwisata

26 hari lalu

Konferensi pers Kejuaraan Nasional Balap Motor Sportbike Pertamina Mandalika Racing Series 2024. Dok. ITDC
Bukan Sekadar Ajang Balap, Mandalika Racing Series 2024 Bisa jadi Promosi Pariwisata

Penyelenggaraan rutin event seperti Kejurnas Mandalika Racing Series 2024 diharapkan jadi ajang promosi pariwisata.


Kilas Balik Gempa Lombok 2018: Rekor Gempa Paling Parah di Pulau Lombok

31 hari lalu

Seorang perempuan melintas dekat rumah yang roboh akibat gempa bumi di Desa Pesanggrahan, Kecamatan Montong Gading, Selong, Lombok Timur, NTB, Senin, 18 Maret 2019. Menurut data BPBD NTB terdapat sebanyak 28 rumah mengalami rusak berat serta 499 rumah mengalami rusak sedang dan rusak ringan akibat gempa yang mengguncang Lombok. ANTARA
Kilas Balik Gempa Lombok 2018: Rekor Gempa Paling Parah di Pulau Lombok

Gempa Lombok 2018 meninggalkan duka yang mendalam di hati masyarakat.


Profil Nahdlatul Wathan, Organisasi Massa Islam Pertama Bangun Ekosistem di IKN

33 hari lalu

Peletakan batu pertama pembangunan kompleks Nahdlatul Wathan di Buluminung, Penajam, Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur, Minggu, 5 Mei 2024, oleh Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Wathan (PBNW) TGKH Lalu Gede Zainuddin Atsani. Foto: Nahdlatul Wathan
Profil Nahdlatul Wathan, Organisasi Massa Islam Pertama Bangun Ekosistem di IKN

Nahdlatul Wathan (NW) menjadi organisasi massa Islam pertama yang membangun ekosistem di Ibu Kota Nusantara (IKN). Begini profilnya?