Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

11 Tari Bali yang Populer Beserta Makna dan Sejarahnya

Reporter

image-gnews
Puluhan seniman tampil dalam pementasan Tari Kecak di Daya Tarik Wisata (DTW) Uluwatu, Badung, Bali, Selasa 21 September 2021. Atraksi wisata tari kecak tersebut kembali dipentaskan perdana pada Selasa (21/9) dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat dan membatasi jumlah penonton 50 persen dari kapasitas serta untuk mempromosikan daya tarik pariwisata di Bali. ANTARA FOTO/Nyoman Hendra Wibowo
Puluhan seniman tampil dalam pementasan Tari Kecak di Daya Tarik Wisata (DTW) Uluwatu, Badung, Bali, Selasa 21 September 2021. Atraksi wisata tari kecak tersebut kembali dipentaskan perdana pada Selasa (21/9) dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat dan membatasi jumlah penonton 50 persen dari kapasitas serta untuk mempromosikan daya tarik pariwisata di Bali. ANTARA FOTO/Nyoman Hendra Wibowo
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - sangat populer dengan kekayaan budaya dan kesenian. Salah satu bentuk kesenian yang paling menarik adalah tari. Tari Bali memiliki berbagai jenis, fungsi, dan makna yang berbeda-beda. Selain itu, sejarahnya cukup panjang namun selalu populer seiring dengan perkembangan zaman. Tari Bali dapat dibedakan menjadi tiga kategori, yaitu tari wali, tari bebali, dan tari balih-balihan. 

Tari wali adalah tari sakral dan hanya boleh ditampilkan di pura atau tempat suci. Tari bebali adalah tari semi-sakral dan biasanya ditampilkan di halaman pura atau tempat umum. Sementara Tari balih-balihan adalah tari yang bersifat hiburan dan dapat ditampilkan di mana saja. Untuk itu, mari ketahui 11 tari Bali populer beserta makna dan sejarahnya dibawah ini.

1. Tari Kecak

Gambarkan pertarungan antara Rama dan Rahwana dalam cerita Ramayana. Tari Kecak ini tidak menggunakan alat musik, melainkan suara berbunyi “cak cak cak” yang dihasilkan oleh ratusan suara penari laki-laki yang duduk melingkar.

Tari ini berasal dari ritual Sanghyang, yaitu kesenian sakral yang bermakna untuk membersihkan desa dari pengaruh roh jahat. Tari Kecak mulai dipopulerkan sebagai tari pertunjukan pada tahun 1930-an oleh seniman Bali, I Wayan Limbak, bersama dengan pelukis Jerman bernama Walter Spies.

2. Tari Puspanjali

Berguna sebagai tari penyambutan yang ditampilkan oleh sekelompok penari wanita dengan membawa bunga-bunga. Tarian ini bermakna sebagai bentuk rasa hormat dan sukacita kepada tamu yang datang ke Bali. 

Tari Puspanjali terinspirasi dari upacara Pujawali, yaitu persembahan bunga kepada dewa-dewi di pura. Tari Puspanjali ini diciptakan pada tahun 1971 oleh seniman Bali bernama I Nyoman Wenten, bersama dengan istrinya yakni Nanik Wenten.

Tari Puspanjali. Foto: Youtube Aneka Record.

3. Tari Trunajaya

Ekspresikan kejantanan dan kegagahan pemuda Bali. Tari Trunajaya ini ditampilkan oleh seorang penari laki-laki dengan gerakan yang tegas, dinamis, dan penuh percaya diri. 

Tarian tersebut bermakna sebagai keterampilan penari dalam menguasai irama gamelan gong kebyar. Tari Trunajaya diciptakan pada tahun 1942 oleh seniman Bali yaitu I Ketut Marya, atau lebih dikenal dengan nama I Mario.

4. Tari Barong

Ceritakan pertarungan antara kebaikan dan kejahatan. Tari Barong menampilkan sosok binatang mistis yang melambangkan kebaikan, sementara Rangda adalah sosok penyihir jahat yang menyeramkan.

Tari Barong merupakan salah satu tarian sakral di Bali yang digunakan untuk mengusir roh-roh jahat dan membawa keselamatan bagi desa. Tari Barong memiliki berbagai jenis, seperti Barong Ket, Barong Macan, Barong Bangkal, dan lain-lain.

5. Tari Pendet

Seni persembahan yang ditampilkan oleh sekelompok penari wanita dengan membawa bokor atau canang sari yang berisi bunga-bunga disebut sebagai tari pendet. 

Tarian tersebut bermakna sebagai ungkapan rasa syukur dan penghormatan kepada dewa-dewi yang turun ke dunia. Tarian ini biasanya dipentaskan di halaman pura sebagai bagian dari upacara keagamaan dan telah ada sejak abad ke-16, hingga dijuluki sebagai salah satu tarian tertua di Bali.

6. Tari Legong

Tampilkan makna keanggunan dan keindahan dari para penari wanita muda. Tari Legong biasanya ditampilkan oleh dua atau tiga orang penari dengan gerakan yang halus, lincah, dan serasi. 

Menariknya, tarian tersebut menampilkan ekspresi wajah yang bervariasi sesuai dengan cerita yang dibawakan. Tari Legong berasal dari mimpi raja Sukawati pada abad ke-18, yang melihat dua gadis cantik menari diiringi gamelan.

Penari saat menampilkan tarian Legong Mesatya dari Bali saat pagelaran wastra dan budaya di Kampus Kebun Loka Hejo Grand Smesco Hils, Cisarua, Bogor, Jawa Barat, Ahad, 11 April 2021. Kegiatan tersebut merupakan aksi budaya nusantara dari rangkaian kegiatan menyambut hari Kartini. TEMPO/M Taufan Rengganis

7. Tari Janger

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Gambarkan kemesraan dan keromantisan antara pemuda dan pemudi Bali. Tarian Janger ditampilkan oleh sepuluh pasang penari laki-laki dan perempuan dengan gerakan yang dinamis, energik, dan penuh semangat. 

Tarian tersebut menampilkan nyanyian yang disebut Janger, yaitu lagu berbahasa Bali dengan irama cepat dan riang. Tari Janger diciptakan pada tahun 1930-an, bermakna sebagai hiburan bagi para pekerja yang sedang istirahat.

8. Tari Oleg Tamulilingan

Perilaku kawin lebah madu digambarkan dalam tarian oleg tamulilingan. Tarian ini ditampilkan oleh sepasang penari laki-laki dan perempuan dengan gerakan yang menggoda, menggigit, dan berputar-putar. 

Uniknya, tarian tersebut menampilkan kostum yang berwarna kuning dan hitam, serta hiasan bunga di kepala. Tari Oleg Tamulilingan diciptakan pada tahun 1952 oleh seniman Bali bernama I Ketut Marya, atau I Mario, atas permintaan seorang pelukis Belanda yakni Rudolf Bonnet.

9. Tari Sanghyang Dedari

Libatkan roh suci yang merasuki tubuh dua orang gadis muda yang belum baligh. Tari Sanghyang Dedari bermakna sebagai permohonan masyarakat atas kesuburan, kesehatan, dan keselamatan bagi desa. 

Tarian ini tidak menggunakan alat musik, melainkan suara kidung yang dinyanyikan oleh para pemangku. Tari Sanghyang Dedari berasal dari ritual Sanghyang, yaitu kesenian sakral yang bertujuan untuk membersihkan desa dari pengaruh roh jahat.

Tari Sanghyang Dedari yang dipentaskan pada 2006. Foto: Casey Yancey/Flickr.com

10. Tari Joged Bumbung

Undang penonton untuk ikut menari bersama penari disebut sebagai Tari Joged Bumbung. Tarian ini ditampilkan oleh seorang penari wanita dengan gerakan yang menggoyang pinggul dan pinggang. 

Tarian tersebut juga menampilkan alat musik bambu bernama bumbung, yang dimainkan dengan cara dipukul. Tari Joged Bumbung diciptakan pada tahun 1940-an sebagai hiburan rakyat di saat-saat sulit.

11. Tari Topeng

Gunakan topeng sebagai atribut utama dalam gerakan tari yang ditampilkan. Tarian ini menceritakan berbagai karakter dan cerita rakyat Bali. Tarian Topeng biasanya ditampilkan oleh seorang penari laki-laki yang dapat memerankan beberapa karakter dengan mengganti topengnya. 

Tari Topeng memiliki berbagai jenis, seperti Topeng Pajegan, Topeng Sidakarya, Topeng Prembon, dan lain-lain. Tari Topeng di Bali telah populer sejak zaman Raja Jaya Pangus abad ke 10 Masehi yang diciptakan oleh I Wayan Tangguh.

NUR QOMARIYAH

Pilihan Editor: 12 Jenis Tari Bali Tradisional Paling Populer di Kalangan Wisatawan

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


KJRI Sydney Promosi Budaya ke Murid di Cardijn College Australia, Belajar Tari Kecak hingga Kuda Lumping

7 hari lalu

Perwakilan Indonesia menampilkan Tari Barong Bali di National Multicultural Festival (NMF) yang merupakan festival internasional terbesar di Canberra, Australia, 22 Februari 2020.[KBRI Canberra]
KJRI Sydney Promosi Budaya ke Murid di Cardijn College Australia, Belajar Tari Kecak hingga Kuda Lumping

Siswa Cardijn College mengikuti workshop tari kecak hingga kuda lumping pada program Indonesia Goes to School (IGtS) KJRI Sydney yang diselenggarakan pada 14 Juni 2024.


Menjaga Warisan Budaya Melalui GWK Me.Nari

16 Februari 2024

Tari Pendet di program bertajuk GWK Me.Nari/GWL Me.Nari
Menjaga Warisan Budaya Melalui GWK Me.Nari

Edukasi budaya seni Tari Bali di GWK Me.Nari. Siswa dan siswi lakukan evaluasi Tari Pendet dan Tari Wirayuda di Garuda Wisnu Kencana


Sejarah Tari Kecak Beserta Asal-Usul dan Keunikannya

6 Februari 2024

Puluhan seniman tampil dalam pementasan Tari Kecak di Daya Tarik Wisata (DTW) Uluwatu, Badung, Bali, Selasa 21 September 2021. Atraksi wisata tari kecak tersebut kembali dipentaskan perdana pada Selasa (21/9) dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat dan membatasi jumlah penonton 50 persen dari kapasitas serta untuk mempromosikan daya tarik pariwisata di Bali. ANTARA FOTO/Nyoman Hendra Wibowo
Sejarah Tari Kecak Beserta Asal-Usul dan Keunikannya

Tari kecak atau seni tari kecak ini merupakan sebuah seni tari yang berasal dari Bali, Indonesia. Simak sejarah, asal-usul serta keuinikannya.


Kembalikan Baliku Hadirkan Sesolahan Balin Tityang 2023 Ajak Anak Muda Cintai Seni Bali

16 Desember 2023

Kembalikan Baliku menghadirkan Sesolahan Balin Tityang 2023. (dok. Kembalikan Baliku)
Kembalikan Baliku Hadirkan Sesolahan Balin Tityang 2023 Ajak Anak Muda Cintai Seni Bali

Kembalikan Baliku menghadirkan Sesolahan Balin Tityang 2023 yang menyajikan ragam tari Bali yang dipersembahkan oleh lebih dari 60 siswa berbakat


Sejarah Tari Kecak Asli Bali Beserta Kisahnya

24 November 2023

Pertunjukan tari kecak di Pura Uluwatu, Bali. Tempo/Tulus Wijanarko
Sejarah Tari Kecak Asli Bali Beserta Kisahnya

Sejarah tari kecak asli Bali beserta kisahnya yang harus diketahui oleh seluruh warga negara Indonesia sebagai salah satu budaya yang patut dilestarikan.


Dita Karang Peragakan Tari Legong Keraton Asal Bali di Acara Televisi Korea Selatan

24 Oktober 2023

Anggota grup idol Secret Number, Dita Karang, menempati posisi 74, saat pertama kalinya masuk dalam daftar 100 Wanita Tercantik Dunia pada 2021. Penyanyi berusia 25 tahun ini tengah meniti karier dunia hiburan di Korea Selatan. Instagram/@Secretnumber.official
Dita Karang Peragakan Tari Legong Keraton Asal Bali di Acara Televisi Korea Selatan

Jadi bintang tamu di episode Knowing Brother episode 405, Dita Karang sukses memperagakan tari Bali di acara televisi Korea Selatan.


Malam di Kampoeng Bali, Menikmati Kuliner Tradisional sambil Nonton Tari Kecak

8 Oktober 2023

Tari Kecak di Kampoeng Bali Ayana Estate Bali, Sabtu, 30 September 2023 (TEMPO/Mila Novita)
Malam di Kampoeng Bali, Menikmati Kuliner Tradisional sambil Nonton Tari Kecak

Tamu bisa merasakan pengalaman budaya di Kampoeng Bali Ayana Estate, mulai dari pasar tradisional, kuliner, sampai tarian.


Lima Daerah Bersatu dalam Pertunjukan Tari Gugur Gunung Omah Wulangreh

28 November 2022

Penampilan Tari Dayak dalam acara Gugur Gunung Omah Wulangreh yang digelar di Usmar Ismail Hall, Jakarta Selatan pada 27 November 2022. TEMPO/INGE KLARA
Lima Daerah Bersatu dalam Pertunjukan Tari Gugur Gunung Omah Wulangreh

Pertunjukan tari Nusantara memukau penonton di Usmar Ismail, Jakarta Selatan.


Keunikan Tari Legong yang Terpampang di Uang Kertas Baru Rp 50.000

20 Agustus 2022

Tiga orang penari menampilkan Tari Legong yang tergolong tari Bali-Balihan dalam rangka perayaan penetapan sembilan tarian Bali oleh UNESCO di Taman Budaya Denpasar, Bali, 30 Desember 2015. Sebanyak 9 tari Bali dipagelarkan kembali sekaligus apresiasi terhadap para seniman menyusul ditetapkannya tari-tari Bali tersebut sebagai warisan budaya tak benda oleh UNESCO pada awal Desember 2015. TEMPO/Johannes P. Christo
Keunikan Tari Legong yang Terpampang di Uang Kertas Baru Rp 50.000

Tari legong terpampang dalam uang kertas baru TE 2022 pecahan Rp50.000. Begini keunikan salah satu tari Bali ini.


12 Jenis Tari Bali Tradisional Paling Populer di Kalangan Wisatawan

28 Juli 2022

Puluhan seniman menggunakan masker saat pementasan Tari Kecak di Daya Tarik Wisata (DTW) Uluwatu, Badung, Bali, Selasa 21 September 2021. Atraksi wisata tari kecak tersebut kembali dipentaskan perdana pada Selasa (21/9) dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat dan membatasi jumlah penonton 50 persen dari kapasitas serta untuk mempromosikan daya tarik pariwisata di Bali. ANTARA FOTO/Nyoman Hendra Wibowo
12 Jenis Tari Bali Tradisional Paling Populer di Kalangan Wisatawan

Padahal masih ada banyak tari Bali yang memiliki keunikan gerakan serta kekhasan kostum dan aksesoris penarinya.