Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

12 Jenis Tari Bali Tradisional Paling Populer di Kalangan Wisatawan

Reporter

image-gnews
Puluhan seniman menggunakan masker saat pementasan Tari Kecak di Daya Tarik Wisata (DTW) Uluwatu, Badung, Bali, Selasa 21 September 2021. Atraksi wisata tari kecak tersebut kembali dipentaskan perdana pada Selasa (21/9) dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat dan membatasi jumlah penonton 50 persen dari kapasitas serta untuk mempromosikan daya tarik pariwisata di Bali. ANTARA FOTO/Nyoman Hendra Wibowo
Puluhan seniman menggunakan masker saat pementasan Tari Kecak di Daya Tarik Wisata (DTW) Uluwatu, Badung, Bali, Selasa 21 September 2021. Atraksi wisata tari kecak tersebut kembali dipentaskan perdana pada Selasa (21/9) dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat dan membatasi jumlah penonton 50 persen dari kapasitas serta untuk mempromosikan daya tarik pariwisata di Bali. ANTARA FOTO/Nyoman Hendra Wibowo
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Bali merupakan destinasi wisata populer di Indonesia. Daya tariknya tak hanya dari keindahan alam saja, tetapi juga warisan budaya tradisional. Salah satunya adalah tari Bali yang mendunia. Apa saja jenis tari Bali yang ada?

Tari Tradisional Bali

Nama Pulau Dewata sudah akrab di telinga wisatawan mancanegara karena menyimpan pesona luar biasa termasuk keanekaragaman budayanya. Sebagai daerah yang masih menjunjung tinggi adat istiadat dan tradisi, Bali mempunyai segudang jenis tarian tradisional nan eksotis yang penuh makna.

Selama ini, hanya Tari Kecak dan Tari Pendet yang paling familiar sebagai tarian yang dipertunjukkan. Padahal masih ada banyak tari tradisional Bali yang memiliki keunikan gerakan serta kekhasan kostum dan aksesoris penarinya. Seni drama dan tari (sendratari) tradisional Bali bukan hanya menonjolkan lenggak-lenggok badan, tetapi mengekspresikan alur cerita.

Jenis - Jenis Tari Bali

Sebagian besar tari tradisional Bali berhubungan dengan agama sehingga terbilang religius yang menggambarkan kedekatan dengan Tuhan maupun para dewa. Gerakan-gerakan tarian Bali terlihat begitu indah dan ada pula yang nampak abstrak. Lantas, kira-kira apa saja jenis tari Bali tradisional paling populer?

1. Tari Kecak

Tarian ini mudah dikenali dengan ciri-ciri berupa para penari yang duduk melingkar dan mengangkat tangan sembari meneriakkan kata ‘cak cak cak’ berulang kali. Tari Kecak menjelaskan kisah Ramayana yang mempunyai bala tentara kera dalam pertempuran melawan Rahwana. Tari ini diperankan oleh puluhan penari yang mayoritas laki-laki. Walaupun hanya beberapa orang saja, seruan ‘cak cak cak’ yang diucapkan terdengar seperti dilakukan ribuan orang. Hal inilah yang membuat Tari Kecak sangat erat dengan suasana mistis.

2. Tari Pendet

Tari tradisional berasal dari Bali yang kedua adalah Tari Pendet. Tari yang diciptakan oleh I Wayan Rindi dan Ni Ketut Reneng pada 1950 ini, melambangkan turunnya dewa-dewa ke bumi. Penari Pendet adalah wanita dewasa yang biasanya dilakukan oleh 5 orang atau lebih. Penari akan membawa sesajen sebagai wujud penghormatan kepada dewa. Di era modern, Tari Pendet telah berubah menjadi tari penyambutan tokoh-tokoh besar atau ditampilkan dalam suatu acara penting.

3. Tari Barong

Umat Hindu membawakan tarian Barong dalam tradisi Ngelawang di Pantai Sanur, Denpasar, Bali, Kamis 9 Juni 2022. Tradisi yang digelar di objek wisata tersebut merupakan rangkaian Hari Raya Galungan sebagai ritual tolak bala untuk menetralisir aura negatif dan sekaligus mempromosikan pariwisata Bali. ANTARA FOTO/Nyoman Hendra Wibowo

Tarian ini menggunakan atribut yang nampak serupa dengan kebudayaan Tionghoa, yakni Barongsai. Asal usul kata barong berawal dari ‘bahruang’ yang berarti beruang. Kendati demikian, jenis hewan yang dapat dikelompokkan ke dalam tarian Barong ada beraneka ragam. Misalnya Barong Macan, Barong Bangkal, Barong Asu, Barong Gajah, dan masih banyak yang lainnya. Tari Barong mendeskripsikan kejahatan (rangda) dan kebajikan (barong). Konon katanya, Tari Barong sudah ada sebelum agama Hindu memasuki Indonesia.

4. Tari Janger

Tari ini terinspirasi dari pergaulan para remaja Bali di tahun 1930-an. Tarian khas Bali ini identik dengan para penari yang asyik mendendangkan nyanyian dengan judul yang sama dengan tariannya, yakni Janger. Lirik lagu Janger diadaptasi dari lagu sanghyang yang penuh kesakralan. Setiap penari akan berpasang-pasangan dengan jumlah sekitar 10-15 pasang anak muda.

5. Tari Wirayudha

Tari Wirayudha berkisah tentang pertempuran yang kelam. Para penari ini akan memainkan banyak atribut senjata seperti tombak yang mencerminkan prajurit Bali Dwipa. Tari ini terdiri dari dua sampai empat pasang penari laki-laki. Selain tombak, ada pula hiasan kepala yang disebut sebagai udeng-udeng. Tarian Wirayudha secara mendalam memperlihatkan persiapan prajurit Bali dalam menghadapi peperangan.

6. Tari Trunajaya

Trunajaya berasal dari kata ‘teruna’ yang berarti pemuda, merupakan hasil kreasi Pan Wanders dan I Gede Manik. Tarian ini sangat erat dengan kisah kasih romansa para pria yang berusaha memikat hati idamannya. Penari ingin menunjukkan sikap tegas dan gagah melalui gerakan kuda-kuda. Selain itu, penari juga memainkan mata dengan cara membelalak yang terkesan menyeramkan dan bermakna kejantanan seorang pria. Seiring berjalannya waktu, perempuan juga bisa membawakan tarian ini.

7. Tari Legong

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Pada mulanya, Tari Legong sangatlah eksklusif. Karena hanya bisa dinikmati oleh para bangsawan di lingkungan keraton. Namun, saat ini siapa saja bisa menonton pertunjukan Tari Legong di Bali. Istilah legong diambil dari kata ‘leg’ yang maksudnya luwes, sedangkan ‘gong’ adalah alat musik yang dipukul seperti gamelan. Gong tradisional atau gamelan dari Bali disebut Semar Pegulingan. Tari Legong menitikberatkan pada gerakan lemah gemulai dengan membawa media kipas.

8. Tari Durga Mahisasura Mardini

Tarian ini diambil dari naskah klasik pada lontar siwagama. Para dewa-dewi dikisahkan harus bersusah payah berduel dengan raksasa Rakta. Dewi yang paling kuat disebut sebagai Durga. Ada sekitar 10 penari yang sebagian besar berperan sebagai raksasa. Tarian ini diiringi alunan gamelan semarandana yang merupakan hasil pembaharuan gong kebyar semar pegulingan.

9. Tari Baris

Seperti namanya, para penari Tari Baris akan membentuk formasi baris-berbaris yang menggambarkan para prajurit tengah berjuang dalam peperangan. Kelompok penari terdiri dari 8 sampai 40 laki-laki dewasa. Tari ini diduga telah ada sejak pertengahan abad ke-16 dan hanya dibawakan pada ritual acara keagamaan. Pada tarian ini, para ksatria Bali terlihat tak pernah ragu dan berani membela raja. Ada banyak media pelengkap yang dikenakan penari, seperti lamak, badog, dan awir.

10. Tari Panji Semirang

Tarian Panji Semirang telah diciptakan sebelum masa kemerdekaan Indonesia, yakni tepatnya tahun 1942. I Nyoman Kaler, seorang seniman asli Bali yang berada di belakang tercetusnya Tari Panji Semirang. Ide tarian ini terinspirasi dari seri petualangan Putri Galuh Candrakirana. Putri Galuh melakukan penyamaran sebagai seorang laki-laki bernama Raden Panji.Tarian ini murni untuk hiburan yang dibawakan di luar pura persembahan.

11. Tari Margapati

Meskipun dikemas dalam gerakan yang lincah dan cepat. Ternyata tarian ini mengisahkan kematian yang selalu berakhir dengan kesedihan. Nama margapati berasal dari dua kata, yaitu ‘marga’ yang artinya jalan serta ‘pati’ yang maknanya kematian. Maka, secara harfiah Tari Margapati menjadi perwujudan jalan menuju kematian. Suasana mencekam akan begitu terasa ketika seorang penari putri berperilaku layaknya pria yang siap menerkam.

12. Tari Puspanjali

Tari Puspanjali dikhususkan untuk menyambut tamu yang terinspirasi dari Upacara Rejang. Sesuai dengan namanya, ‘Puspa’ berarti menghormati dan ‘anjali’ berarti bunga. Maka tari ini dapat dimaknai sebagai pentingnya menghormati tamu karena tamu bagaikan sekuntum bunga yang indah. Tari ini dibawakan oleh 5-7 orang wanita yang nampak anggun serta lemah lembut.

Itulah beberapa jenis tari Bali tradisional paling populer yang wajib dilihat saat wisata ke Pulau Dewata. Selain sebagai media hiburan, menonton pertunjukan tari tradisional merupakan wujud rasa cinta kebudayaan sendiri.

MELYNDA DWI PUSPITA

Baca juga: Ketat - Longgar Protokol Kesehatan Pariwisata di Bali

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik Tempo.co Update untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram lebih dulu.

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


The Nusa Dua Bali jadi Tuan Rumah Kompetisi Street Dance Internasional, Terbesar di Indonesia

1 menit lalu

Peserta kompetisi street dance internasional di Nusa Dua, Bali, Kamis, 18 Juli 2024 (Dok. ITDC)
The Nusa Dua Bali jadi Tuan Rumah Kompetisi Street Dance Internasional, Terbesar di Indonesia

Kompetisi street dance ini diharapkan mampu menjadi magnet bagi para dancer dan wisatawan pecinta dance dari seluruh dunia untuk datang ke Bali.


Alasan KPU Bali Ingin Pengurangan Baliho Pilkada Dimulai dari Denpasar dan Badung

1 jam lalu

Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi Bali I Dewa Agung Gede Lidartawan saat menerima kunjungan awak media di kantor KPU Provinsi Bali di Denpasar, Bali, Sabtu, 5 November 2022 [Tempo/Eka Yudha Saputra]
Alasan KPU Bali Ingin Pengurangan Baliho Pilkada Dimulai dari Denpasar dan Badung

KPU Bali meyakini tingkat pendidikan pemilih di Denpasar dan Badung sudah cukup bagus.


Helikopter Jatuh di Bali Gara-gara Layang-Layang? Basarnas Minta Masyarakat Tak Berspekulasi

2 jam lalu

Basarnas Bali saat evakuasi helikopter jatuh di Desa Pecatu, Denpasar, Jumat (19/7/2024). ANTARA/ho-Basarnas Bali
Helikopter Jatuh di Bali Gara-gara Layang-Layang? Basarnas Minta Masyarakat Tak Berspekulasi

Sebuah helikopter tipe Bell 505 milik PT. Whitesky Aviation jatuh di Suluban, Desa Pecatu, Badung, Bali. Lima penumpang selamat.


Basarnas Bali Evakuasi Korban Helikopter Jatuh di Desa Pecatu Badung, Bali

3 jam lalu

Helikopter Bell 505 Jet Ranger X milik PT Whitesky Aviation berkapasitas empat penumpang terbang di ketinggian 500 kaki di Tangerang Selatan, Selasa, 31 Desember 2019. TEMPO/Francisca Christy Rosana
Basarnas Bali Evakuasi Korban Helikopter Jatuh di Desa Pecatu Badung, Bali

Basarnas Bali mengevakuasi lima orang korban dari helikopter yang jatuh di Suluban, Desa Pecatu, Badung, Bali.


Helikopter Jatuh di Bali Diduga Akibat Terlilit Tali Layangan

3 jam lalu

Penumpang bersiap menaiki Helikopter jenis Bell 505 milik PT. WhiteSky Aviation untuk mudik Lebaran ke Bandung di Cengkareng Heliport Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Jumat, 29 April 2022. Tarif mudik dengan heli ini untuk sekali terbangnya mencapai Rp 8 juta ke Bandung dan Rp 12 juta untuk rute Cirebon dengan durasi penerbangan 40 menit. ANTARA/Muhammad Iqbal
Helikopter Jatuh di Bali Diduga Akibat Terlilit Tali Layangan

Satu unit helikopter milik PT Whitesky Aviation di Suluban Pecatu, Kuta Selatan, Bali, dengan nomor PK-WSP type Bell 505 mengalami kecelakaan.


KPU Bali Sebut Rencana Pilkada 2024 Tanpa Baliho Tak Bisa Masuk PKPU, Apa Alasannya?

10 jam lalu

Ketua KPU Bali I Dewa Agung Gede Lidartawan diwawancara soal kesepakatan kampanye tanpa baliho di Denpasar, Kamis, 18 Juli 2024. ANTARA/Ni Putu Putri Muliantari
KPU Bali Sebut Rencana Pilkada 2024 Tanpa Baliho Tak Bisa Masuk PKPU, Apa Alasannya?

KPU Bali akan membuat kesepakatan bersama peserta Pilkada 2024 di Pulau Dewata agar tidak ada penggunaan baliho.


Kronologi Kecelakaan Tunggal yang Tewaskan Suami Aktris Jennifer Coppen di Bali

23 jam lalu

Jennifer Coppen dan Dali Wassink. Foto: Instagram.
Kronologi Kecelakaan Tunggal yang Tewaskan Suami Aktris Jennifer Coppen di Bali

Suami Jennifer Coppen, Dali Wassink tewas dalam kecelakaan tunggal di Bali pada Kamis dini hari, 18 Juli 2024 sekitar pukul 02.00 WITA.


Kuasa Hukum Ungkap Kondisi I Wayan Suparta Usai Disekap 3 Hari: Sangat Trauma

1 hari lalu

Perwakilan kuasa hukum I Wayan Suparta, Muhammad Yahya Ihyaroza, melaporkan dugaan tindak penyiksaan yang dilakukan oleh 10 anggota dari Polres Klungkung Bali ke Propam Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu, 17 Juli 2024. TEMPO/Defara
Kuasa Hukum Ungkap Kondisi I Wayan Suparta Usai Disekap 3 Hari: Sangat Trauma

I Wayan Suparta sempat disekap selama 3 hari dan disiksa polisi hingga telinganya cacat permanen. Saat ini, dia disebut sangat trauma.


Kuasa Hukum I Wayan Suparta Lapor ke Kompolnas, Minta Investigasi Dugaan Kekerasan Polisi di Bali

1 hari lalu

Perwakilan kuasa hukum I Wayan Suparta, Muhammad Yahya Ihyaroza, melaporkan dugaan tindak penyiksaan yang dilakukan oleh 10 anggota dari Polres Klungkung Bali ke Propam Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu, 17 Juli 2024. TEMPO/Defara
Kuasa Hukum I Wayan Suparta Lapor ke Kompolnas, Minta Investigasi Dugaan Kekerasan Polisi di Bali

Sebelum ke Kompolnas, kuasa hukum I Wayan Suparta telah melaporkan dugaan kekerasan polisi itu ke Propam Mabes Polri.


Kronologi Pria di Bali Diduga Diciduk dan Disiksa 10 Polisi Selama 3 hari Hingga Cacat Permanen

2 hari lalu

Perwakilan kuasa hukum I Wayan Suparta, Muhammad Yahya Ihyaroza, melaporkan dugaan tindak penyiksaan yang dilakukan oleh 10 anggota dari Polres Klungkung Bali ke Propam Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu, 17 Juli 2024. TEMPO/Defara
Kronologi Pria di Bali Diduga Diciduk dan Disiksa 10 Polisi Selama 3 hari Hingga Cacat Permanen

Kronologi penangkapan dan penyiksaan oleh 10 anggota Polres Klungkung Bali terhadap I Wayan Suparta. Kasus ini dilaporkan ke Propam Mabes Polri.