Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

7 Rekomendasi Wisata Malang yang Cocok untuk Healing

Reporter

Editor

Laili Ira

image-gnews
Jembatan kaca yang menghubungkan Kampung Jodipan dan Kesatrian di Malang, Jawa Timur, Minggu 2 September 2018. Tempo/Francisca Christy Rosana
Jembatan kaca yang menghubungkan Kampung Jodipan dan Kesatrian di Malang, Jawa Timur, Minggu 2 September 2018. Tempo/Francisca Christy Rosana
Iklan

TEMPO.CO, JakartaBerwisata adalah salah satu cara untuk healing dari rutinitas sehari-hari. Salah satu tempat di Indonesia yang bagus dan wajib dikunjungi para wisatawan adalah Malang. 

Ada banyak wisata Malang yang bagus, mulai dari wisata alam, kuliner, seni, dan lainnya. Untuk mengetahui lebih lengkapnya mari simak uraian berikut ini mengenai wisata Malang anti mainstream dan kekinian. 

Rekomendasi Wisata Malang

Inilah 7 rekomendasi wisata Malang anti mainstream untuk Anda yang bisa jadi pilihan tujuan wisata

1. Kampung Warna-Warni Jodipan

Salah satu tempat wisata populer di Malang adalah Kampung Warna-Warni Jodipan. Dahulu kampung ini merupakan permukiman kumuh.

Lalu, ada sekelompok mahasiswa dari Universitas Muhammadiyah Malang yang memiliki ide dan inisiatif untuk menyulapnya menjadi kampung warna-warni. Dalam menjalankan misinya, mereka bekerja sama dengan perusahaan cat. 

Kini Kampung Warna-Warni Jodipan menjadi tempat wisata yang populer. Anda dapat menemukan kampung ini di Jalan Ir. H. Juanda No. 9 RT 9 RW 2, Jodipan, Kecamatan Blimbing, Kota Malang.

Kampung Jodipan ini memang agak mirip dengan kampung-kampung yang ada di Korea Selatan. Datang ke sini membuat Anda seperti ada di drakor dan bisa healing sambil mendengarkan musik.

2. Taman Labirin Coban Rondo

Apabila Anda ingin merasakan sensasi yang berbeda saat berwisata, mungkin Taman Labirin Coban Rondo bisa menjadi pilihan yang tepat. 

Wisata yang berlokasi di Jl. Coban Rondo No.RT. 30, Sebaluh, Pandesari, Kec. Pujon, Kabupaten Malang, Jawa Timur ini selain menawarkan wahana bermain labirin, terdapat juga wahana lain, seperti kebun bunga, playground, area outbond, dan lainnya.

Merangkum dari berbagai sumber, Anda dapat mengunjungi Taman Labirin Coban Rondo mulai dari pukul 08.00 hingga 16.00 WIB. Namun, pada hari Sabtu bisa sampai pukul 16.30 WIB dan hari Minggu tutup pada pukul 17.00 WIB.

3. Bukit Kuneer

Anda ingin mencari ketenangan dalam wisata liburan? Anda dapat mengunjungi Bukit Kuneer yang berlokasi di Jalan lereng Arjuno No.65153, Kreweh, Gunungrejo, Kec. Singosari, Kabupaten Malang, Jawa Timur.

Wisata ini menyajikan pemandangan hamparan kebun teh yang luas dan menyejukan. Anda dapat duduk-duduk santai di bangku-bangku yang disediakan untuk menikmati keindahannya.  

4. Kampung Biru Arema

Tidak hanya Kampung Warna-Warni Jodipan saja, di Kota Malang juga ada kampung menarik yang bisa Anda kunjungi, yaitu Kampung Biru Arema. 

Sesuai namanya, kampung ini seperti lautan biru. Semua rumah dan area perkampungan dicat berwarna biru. Warna biru di kampung ini juga merepresentasikan kecintaan warga Malang terhadap tim sepak bolanya, yakni Arema. 

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Anda dapat melihat keindahan kampung ini di Kiduldalem, Klojen, Kota Malang, Jawa Timur. Apabila Anda merupakan fans berat Arema maka sangat dianjurkan untuk datang ke Kampung Biru Arema. 

5. Pasar Oro-Oro Dowo

Setelah jalan-jalan memang paling enak untuk istirahat dan mengisi perut. Apabila Anda bingung mencari kuliner di Malang, Anda dapat mengunjungi Pasar Oro-Oro Dowo.

Pasar yang berlokasi di Jalan Guntur No.20, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur ini memiliki tempat kuliner yang beraneka ragam. 

Beberapa rekomendasi tempat kuliner di Pasar Oro-Oro Dowo, yaitu Bakso Goreng Bagoplek, Sego Liwet Bakar Kemangi, Gado-gado Pak Wito, Kue Lumpur Wolak-walik, Pangsit Mie Ayam Arema, dan masih banyak lagi lainnya.

6. Museum Musik Indonesia

Apabila Anda adalah penikmat musik maka tidak afdol untuk tidak datang ke Museum Musik Indonesia. Museum ini berlokasi di Jalan Nusakambangan No.19, Kota Malang. 

Museum Musik Indonesia adalah museum musik pertama yang resmi berdiri di Indonesia. Museum Musik Indonesia menyajikan koleksi berupa media rekaman fisik, seperti piringan hitam, kaset, CD, dan semacamnya. 

7. Pesarean Gunung Kawi

Di Malang juga ada tempat wisata religi. Salah satu tempat wisata Malang religi yang populer di masyarakat adalah Pesarean Gunung Kawi. 

Pesarean Gunung Kawi ada di Kecamatan Wonosari, Kabupaten Malang. Tempat ini merupakan tempat pemakaman tokoh agama Islam yang terkemuka di Jawa, yaitu Eyang Djugo dan Raden Mas Imam Sujono.

Eyang Djugo dan Raden Mas Imam Sujono merupakan orang terdekat Pangeran Diponegoro. Eyang Djugo adalah guru spiritual Pangeran Diponegoro yang berasal dari bangsawan yang masih keturunan dari Kasunanan Surakarta.

Raden Mas Imam Sujono adalah murid dari Eyang Djugo yang berjuang bersama Pangeran Diponegoro, yang berasal dari keturunan Kesultanan Yogyakarta.

Itulah tujuh rekomendasi wisata Malang anti mainstream yang bisa dijadikan pilihan tujuan wisata saat libur panjang Anda.

DIAN RAHMAWAN

Pilihan Editor: Selain Tteokbokki, Berikut 7 Makanan Korea yang Sering Muncul dalam Drakor

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Dosen Universitas Brawijaya Hilang, Keluarga Lapor ke Polres Malang

11 jam lalu

Berita kehilangan Habibi Subandi, dosen Universitas Brawijaya. Istimewa
Dosen Universitas Brawijaya Hilang, Keluarga Lapor ke Polres Malang

Seorang dosen Universitas Brawijaya, Malang, Habibi Subandi, 39 tahun, menghilang sejak Senin, 3 Juni 2024


Dekan FISIP Universitas Brawijaya Harap Dosennya yang Hilang Bisa Segera Ditemukan

21 jam lalu

Berita kehilangan Habibi Subandi, dosen Universitas Brawijaya. Istimewa
Dekan FISIP Universitas Brawijaya Harap Dosennya yang Hilang Bisa Segera Ditemukan

Dekan FISIP Universitas Brawijaya Anang Sujoko meminta masyarakat yang mengetahui keberadaan dosennya, Habibi Suhandi untuk menghubunginya.


Dosen Universitas Brawijaya Habibi Subandi Dilaporkan Menghilang Sejak Awal Juni

1 hari lalu

Berita kehilangan Habibi Subandi, dosen Universitas Brawijaya. Istimewa
Dosen Universitas Brawijaya Habibi Subandi Dilaporkan Menghilang Sejak Awal Juni

Dosen Universitas Brawijaya Habibi Subandi menghilang. Keluarga baru tahu ketika kampus memberi tahu dosen itu tak mengajar sepekan terakhir.


Tersangka Pemerkosaan di Kota Malang Diringkus Polisi, Diancam Hukuman Penjara 12 Tahun

22 hari lalu

Kasat Reskrim Polresta Malang Kota Kompol Danang Yudanto memberikan keterangan dalam kasus pemerkosaan di Polresta Malang Kota, Jawa Timur, Jumat 24 Mei 2024. ANTARA/Vicki Febrianto.
Tersangka Pemerkosaan di Kota Malang Diringkus Polisi, Diancam Hukuman Penjara 12 Tahun

Polresta Malang Kota menangkap tersangka pemerkosaan terhadap perempuan asal Blitar itu di kawasan Alun-Alun Kota Malang, pada 9 Mei 2024.


Polisi Ungkap Fakta-fakta Bus Study Tour Pelajar SMP di Malang Kecelakaan di Jombang

24 hari lalu

Ilustrasi kecelakaan motor. Tempo/Dasril Roszandi
Polisi Ungkap Fakta-fakta Bus Study Tour Pelajar SMP di Malang Kecelakaan di Jombang

Polisi menguraikan kronologi kecelakaan antara bus study tour asal Malang dengan truk di Tol Jombang-Mojokerto.


Setelah Sukabumi, Malang Digetarkan Gempa dari Laut Selatan Jawa Dinihari

26 hari lalu

Peta pusat gempa M5,0 di laut selatan Jawa yang menggetarkan wilayah Kabupaten Malang, Jawa Timur, pada Selasa 21 Mei 2024, pukul 02.42 WIB. (BMKG)
Setelah Sukabumi, Malang Digetarkan Gempa dari Laut Selatan Jawa Dinihari

Gempa tektonik berkekuatan Magnitudo M5,0 terjadi dari laut selatan Jawa, tepatnya 112 kilometer arah tenggara Kabupaten Malang, Jawa Timur.


Ini Alasan Nurul Ghufron Bantu Mutasi ASN Kementan ke Malang Jawa Timur

44 hari lalu

Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron memberikan keterangan kepada wartawan terkait gugatannya terhadap UU KPK ke Mahkamah Konstitusi (MK), di gedung KPK, Jakarta, Selasa, 15 November 2022. Nurul Ghufron menggugat UU KPK ke MK terkait batas umur minimal pimpinan KPK. TEMPO/Muhammad Ilham Balindra
Ini Alasan Nurul Ghufron Bantu Mutasi ASN Kementan ke Malang Jawa Timur

Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron menjelaskan perihal laporan dugaan pelanggaran etik yang ditujukan kepadanya soal mutasi ASN di Kementan.


Universitas Brawijaya Sediakan Kuota 50 Persen untuk Seleksi Mandiri: Intip Jadwal, Ketentuan, Cara Pendaftaran

52 hari lalu

Universitas Brawijaya Malang, Jawa Timur. Situs UB
Universitas Brawijaya Sediakan Kuota 50 Persen untuk Seleksi Mandiri: Intip Jadwal, Ketentuan, Cara Pendaftaran

Universitas Brawijaya selalu diminati oleh calon mahasiswa baru, pun juga menyediakan jalur Seleksi Mandiri yang menggunakan seleksi nilai UTBK


Albertina Ho Nilai Pelaporan Dirinya oleh Nurul Ghufron karena Dewas KPK Proses Dugaan Pelanggaran Etik

53 hari lalu

(Ki-ka) Ketua Dewan Pengawas KPK Tumpak Hatorangan Panggabean, bersama anggota empat Dewas Harjono, Albertina Ho, Artidjo Alkostar dan Syamsuddin Haris, dan Ketua KPK baru Firli Bahuri, Alexander Marwata, Lili Pintauli Siregar, Nawawi Pomolango, Nurul Ghufron, mengikuti acara serah terima jabatan Pimpinan dan Dewan Pengawas KPKdi gedung KPK, Jakarta, Jumat, 20 Desember 2019. TEMPO/Imam Sukamto
Albertina Ho Nilai Pelaporan Dirinya oleh Nurul Ghufron karena Dewas KPK Proses Dugaan Pelanggaran Etik

Anggota Dewas KPK Albertina Ho menduga ada indikasi lain di balik pelaporan terhadap dirinya oleh Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron ke Dewas KPK.


Tangis Aghnia Punjabi untuk Sang Putri yang Dianiaya Pengasuh

31 Maret 2024

 Aghnia Punjabi/Foto: Instagram/ Aghnia Punjabi
Tangis Aghnia Punjabi untuk Sang Putri yang Dianiaya Pengasuh

Selebgram asal Malang Aghnia Punjabi tampak terisak saat menceritakan kembali peristiwa penganiayaan yang dialami putrinya.