Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Teduh dan Sejuk, Ini 5 Taman di Bandung yang Rimbun Pepohonan

image-gnews
Anak-anak bermain bola di Taman Tongkeng, Bandung, Kamis, 6 Januari 2022. Aturan dilarang merokok berlaku di sekitar taman ramah anak ini dan di beberapa taman kota serta ruang terbuka hijau di wilayah perkotaan. TEMPO/Prima mulia
Anak-anak bermain bola di Taman Tongkeng, Bandung, Kamis, 6 Januari 2022. Aturan dilarang merokok berlaku di sekitar taman ramah anak ini dan di beberapa taman kota serta ruang terbuka hijau di wilayah perkotaan. TEMPO/Prima mulia
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Banyak cara mengisi waktu saat berlibur ke Bandung di akhir pekan. Selain ragam wisata kuliner, ada sejumlah museum yang menarik dikunjungi. Di sela berpindah destinasi, bersantai sejenak di taman yang teduh dan rimbun pepohonan bisa menjadi pilihan. Dilansir dari berbagai sumber, ini 5 taman di Bandung yang rimbun dan bisa digunakan untuk bersantai: 

1. Taman di Alun-alun Kota Bandung

Berlokasi di jantung kota, Alun-alun Bandung menjadi spot yang sangat ikonik. Taman di Bandung yang paling hits ini memang sangat mendukung untuk tempat bersenda gurau bersama keluarga atau teman-teman.

Di atas hamparan rumput sintetisnya yang indah, kita bebas bersantai. Apalagi menjelang senja, kita akan disuguhi pemandangan langit jingga yang eksotik. Tak ayal banyak warga Bandung yang bersantai sore di sini.

Alun-alun yang sudah berdiri sejak 1810 ini memiliki daya tarik tidak hanya bagi warga Bandung, tapi juga wisatawan yang singgah. Selain leyeh-leyeh di atas rumput sintetis, Anda bisa menikmati deretan bunga yang penuh warna di sekitar lapangan.

Dan untuk menikmati pesona kawasan seluas 4.000 m2 dari ketinggian, Anda bisa naik ke puncak menara Masjid Raya Agung. Cukup membayar Rp 10 ribu, Anda sudah bisa mengakses menara setinggi 81 m ini dengan jam operasional antara pukul 10.00-16.00 WIB. Pemandangan menawan Alun-alun Bandung siap menanti Anda! 

2. Peta Park

Peta Park merupakan salah satu taman di Bandung yang menyajikan tema spot foto yang keren. Taman kota yang hijau dan bersih ini sangat cocok dikunjungi oleh seluruh lapisan masyarakat, mulai dari anak-anak hingga lansia, yang ingin sekadar refreshing.

Taman-taman hijau yang menghampar luas berpadu dengan air terjun mini membuat Peta Park sangat layak dijadikan tempat untuk melepas kepenatan. Ditambah lagi taman bunga, kolam ikan, serta arena bermain untuk anak-anak, kawasan ini begitu memanjakan pengunjungnya.

Saat malam tiba, gemerlap lampu-lampu di Peta Park menyuguhkan tampilan yang cukup memukau. Taman di Bandung yang satu ini dilengkapi dengan sebuah bangunan dua lantai.

3. Taman di Teras Cikapundung

Sejak resmi beroperasi pada tahun 2016, Teras Cikapundung langsung menyedot perhatian warga Bandung. Ya, taman di Bandung yang menempati sebagian hutan kota Babakan Siliwangi ini menghadirkan sensasi berbeda dari taman lain yang ada di Bandung.

Teras Cikapundung dibangun di atas sungai Cikapundung yang airnya mengalir dari Bandung Utara hingga Bandung Selatan, membelah kota Bandung. Dahulu, Taman Cikapundung pernah menjadi tempat berkumpulnya insan-insan kreatif. Setelah itu, taman tidak terurus dan dibiarkan terbengkalai sampai terkesan kumuh.

Namun kini, Teras Cikapundung berubah wujud menjadi tempat wisata terbuka untuk umum dengan konsep ekologi dan urban. Dilengkapi dengan kolam ikan dan lampu-lampu, Teras Cikapundung sangat cantik dikunjungi pada malam hari, apalagi saat atraksi air mancur menari berlangsung. 

4. Taman Balai Kota

Tak hanya menjadi kantor pemerintahan, Balai Kota Bandung juga memiliki taman yang luas dan dilengkapi fasilitas yang cukup nyaman untuk melepas penat. Taman Balai Kota merupakan bagian dari gedung pemerintahan Balai Kota Bandung yang bisa diakses secara gratis oleh siapa pun.

Mengingat tidak ada jam operasional resmi, sebaiknya Anda menyesuaikan waktu kunjungan ke salah satu taman di Bandung ini dengan mempertimbangkan jam kerja.

Taman Balai Kota memiliki dua taman tematik, yakni Taman Badak dan Taman Dewi Sartika. Selain jogging track, taman ini kerap menjadi tujuan wisata tempat berfoto ria. Mulai dari kolam air, tempat bermain anak, taman labirin, gembok cinta, hingga “terminal” untuk bus BANDROS.

Yang paling seru dilakukan di Taman Balai Kota adalah mencoba untuk mengitari taman labirin untuk mencari jalan keluar. Selain itu, banyak pengunjung yang bertanda ke taman di Bandung yang satu ini untuk berburu foto.

5. Taman di Cebeunying

Taman Cibeunying sudah lama berdiri dan memiliki sejarah yang panjang. Salah satu taman di Bandung ini merupakan peninggalan pemerintahan Belanda. Pada zaman kolonial, taman ini bernama Tjibeuning Plantsoen, sebuah hutan kota sebagai bagian dari jalur hijau yang memanjang dari Taman Cilaki hingga Taman Bengawan.

Seiring waktu, Taman Cibeunying bertransformasi mengikuti perkembangan zaman. Tahun 1980, Taman Cibeunying resmi diubah menjadi pusat tanaman hias di tengah kota Bandung.

Pepohonan hutan yang tumbuh rimbun di sekitar taman usianya sudah mencapai ribuan tahun. Dan secara alami menaungi puluhan kios-kios green house para pedagang yang menjajakan beragam jenis bunga dan tanaman hias. Tanaman anggrek dan palem menjadi tanaman primadona yang dijual di kawasan ini.

Pilihan Editor: Asal-usul Batagor, Jajanan Khas Bandung yang Tercipta Karena Keinginan Menghindari Mubazir

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Mengenal Suku Awyu dan Moi yang Dijuluki Si Penjaga Hutan Papua

13 hari lalu

Perwakilan masyarakat suku Awyu Papua dan suku Moi menggelar doa dan ritual adat di depan Gedung Mahkamah Agung, Jakarta Pusat, 27 Mei 2024. Mereka menuntut Mahkamah Agung menjatuhkan putusan hukum dan membatalkan izin perusahaan sawit untuk melindungi hutan adat di Papua. TEMPO/Martin Yogi Pardamean
Mengenal Suku Awyu dan Moi yang Dijuluki Si Penjaga Hutan Papua

Kedua suku ini tengah menjadi sorotan setelah viral aksi melawan pemerintah dan perusahaan sawit demi mempertahankan hutan di Papua.


Sederet Perusahaan yang Terlibat Garap Hutan Boven Digoel, Ada PT Indo Asiana Lestari

14 hari lalu

Perwakilan masyarakat adat Suku Awyu membawa contoh hasil hutan yang berupa kulit pohon sagu, dalam sidang kasus pencabutan izin kawasan hutan diPTUN Jakarta, Selasa, 11 Juli 2023. Gugatan tersebut dilayangkan oleh dua perusahaan perkebunan kelapa sawit di wilayah Boven Digoel, PT. Kartika Cipta Pratama (KCP) dan PT. Megakarya Jaya Raya (MJR).TEMPO-Magang/Andre Lasarus Benny
Sederet Perusahaan yang Terlibat Garap Hutan Boven Digoel, Ada PT Indo Asiana Lestari

Ada sejumlah perusahaan yang diduga akan mengubah hutan Boven Digoel menjadi kebun kelapa sawit


All Eyes on Papua: Apa yang Terjadi di Hutan Boven Digoel?

14 hari lalu

All Eyes on Papua. Foto: Instagram
All Eyes on Papua: Apa yang Terjadi di Hutan Boven Digoel?

Apa yang terjadi di Hutan Boven Digoel? Seruan "All Eyes on Papua" menjadi viral sebagai bentuk dukungan untuk masyarakat Papua.


Arti Tagar 'All Eyes on Papua' yang Menggema di Media Sosial

16 hari lalu

All Eyes on Papua. Foto: Instagram
Arti Tagar 'All Eyes on Papua' yang Menggema di Media Sosial

Tagar 'All Eyes on Papua' ramai digunakan sebagai bentuk dukungan terhadap masyarakat Papua yang tengah berjuang untuk menolak perkebunan sawit.


Bareskrim Polri dan Polisi Thailand Sepakat Buru Bandar Narkoba Fredy Pratama, Diduga Masih Sembunyi di Hutan

27 hari lalu

Para tersangka diperlihatkan saat rilis Pengungkapan Satgas Penanggulangan Penyalahgunaan dan Peredaran Narkoba jaringan Fredy Pratama di Bareskrim Mabes Polri, Jakarta, Selasa, 3 Oktober 2023. Dalam keterangannya, Polri berhasil menangkap sebanyak 39 tersangka dan mengamankan sejumlah barang bukti berupa 520 kg sabu, 280, 973 butir ekstasi, uang cash 22 miliar, barang perhiasan mewah senilai 1,82 miliar, kendaraan 20 unit, tanah dan bangunan. TEMPO/ Febri Angga Palguna
Bareskrim Polri dan Polisi Thailand Sepakat Buru Bandar Narkoba Fredy Pratama, Diduga Masih Sembunyi di Hutan

Dittipidnarkoba Bareskrim Polri disebut akan terus mencari keberadaan gembong narkoba Fredy Pratama. Menjalin komunikasi dengan Kepolisian Thailand.


Jokowi Minta PSN Dipercepat, KLHK Siap Korbankan 73 Ribu Hektare Kawasan Hutan

36 hari lalu

Wakil Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Alue Dohong. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay
Jokowi Minta PSN Dipercepat, KLHK Siap Korbankan 73 Ribu Hektare Kawasan Hutan

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) siapkan 73 ribu hektar kawasan hutan untuk proyek strategis nasional (PSN). Jokowi minta dipercepat.


Setelah Bupati Divonis, Giliran Camat di Samosir Ditahan Gara-gara Ubah Hutan Lindung jadi Permukiman Perambah

41 hari lalu

Mantan Camat Harian Waston Simbolon menjadi tersangka dan ditahan Kejati Sumut, Rabu, 8 Mei 2024. Foto: Istimewa
Setelah Bupati Divonis, Giliran Camat di Samosir Ditahan Gara-gara Ubah Hutan Lindung jadi Permukiman Perambah

Giliran mantan Camat Harian Waston Simbolon menjadi tersangka kasus mengubah hutan menjadi permukiman bagi perambah.


Bupati Solok Selatan Dipanggil Kejati Sumbar Dugaan Korupsi Lahan Hutan untuk Ditanami Sawit

42 hari lalu

Bupati Solok Selatan Khairunnas keluar dari Kejati Sumbar pada Rabu 8 Mei 2024 usai melaksanakan pemeriksaan terkait kasus dugaan korupsi penggunaan lahan negara tanpa izin.
Bupati Solok Selatan Dipanggil Kejati Sumbar Dugaan Korupsi Lahan Hutan untuk Ditanami Sawit

Asisten Pidsus Kejati Sumbar Hadiman menjelaskan pemanggilan Bupati Solok Selatan itu terkait kasus dugaan korupsi penggunaan hutan negara tanpa izin.


Vietnam Buka Tur di Tengah Hutan Malam Hari, Apa Saja yang Bisa Dinikmati?

43 hari lalu

Taman Nasional Cuc Phuong Vietnam (ninhbinhtouristcenter.com)
Vietnam Buka Tur di Tengah Hutan Malam Hari, Apa Saja yang Bisa Dinikmati?

Cuc Phuong di Veitnam merupakan taman nasional tertua dan terbesar di Vietnam, banyak hal yang ditawarkan kepada wisatawan.


Greenpeace Sebut Pembukaan Lahan Hutan untuk Sawit Pemicu Utama Deforestasi

49 hari lalu

Foto udara penyedia jasa angkutan membawa pengendara sepeda motor melewati perkebunan kelapa sawit di tepi Jalan Lintas Jambi-Suak Kandis yang terputus akibat terendam banjir luapan Sungai Kumpeh di Pulau Tigo, Muaro Jambi, Jambi, Minggu, 25 Februari 2024. Penyedia jasa mematok tarif Rp10 ribu per motor untuk penumpang umum dan Rp5 ribu per motor untuk pelajar. ANTARA/Wahdi Septiawan
Greenpeace Sebut Pembukaan Lahan Hutan untuk Sawit Pemicu Utama Deforestasi

Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia atau GAPKI mengklaim ekspor ke luar negeri turun, terutama di Eropa.