Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

5 Jembatan Gantung Populer untuk Wisata di Bogor dan Sukabumi

Reporter

Editor

Mila Novita

image-gnews
Jembatan Gantung Lembah Purba di Sukabumi. TEMPO/Nufus Nita Hidayati
Jembatan Gantung Lembah Purba di Sukabumi. TEMPO/Nufus Nita Hidayati
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Kota Bogor dan Sukabumi banyak dikenal oleh wisatawan karena memiliki alam yang indah dan asri. Di tengah alam yang asri, wisatawan juga bisa menikmati pengalaman dengan mencoba atraksi wisata seperti jembatan gantung

Di Bogor dan Sukabumi juga terdapat beberapa jembatan gantung yang memiliki keunikan masing-masing. Ada yang di tengah kebun, di pegunungan, bahkan

Berikut 5 jembatan yang kerap dikunjungi para wisatawan di Kota Bogor dan Sukabumi.

1. Jembatan Cinta atau Jembatan Merah Bogor

Jembatan merah atau yang biasa disebut dengan jembatan cinta berlokasi di Kebun Raya Bogor. Jembatan ini memiliki panjang sekitar 30 meter.

Jembatan ini sudah ada sejak 1881 pada saat yang bersamaan dengan berdirinya Stasiun Bogor. Uniknya jembatan ini memiliki mitos, jika sepasang kekasih yang melintasi jembahan ini maka hubungan mereka bisa terancam putus. Sayangnya jembatan ini sudah tidak bisa dilintasi karena sudah tua. 

2. Jembatan Taman Nasional Gunung Halimun Salak

Jembatan ini berlokasi di Bukit Halimun dan merupakan salah satu jembatan yang kerap dikunjungi wisatawan karena memiliki spot foto yang menarik.

Panjang jembatan ini sekitar 100 meter dan memiliki tiga bagian jembatan yang masing-masing terhubung gardu pandang. Ketinggiannya sekitar 60 meter dari atas tanah. Awalnya jembatan itu ini dibangun untuk fasilitas penelitian. Tapi kini bisa dilintasi pengunjung yang ingin menikmati pemandangan sambil menghirup udara segar dari atas jembatan. 

3. Canopy Trail Ciwalen

Jembatan gantung Canopy Trail Ciwalen berada di dalam kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango. Jembatan ini awalnya dibuat untuk kebutuhan observasi alam dalam mempermudah pengamatan dan penelitian di seputaran wilayah Ciwalen. 

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Meskipun jembatan ini tidak dipromosikan secara intens untuk menjaga kelestariannya, kenyamanan, keamanan tetapi dengan perkembangan dunia digital jembatan ini mulai dikenal dikalangan wisatawan dan kerap sekali dikunjungi sebagai destinasi wisata. 

Jembatan ini memiliki panjang sekitar 130 meter dengan 4 tiang penyangga berupa 4 pohon Rasamala. Tinggi Canopy Trail Ciwalen sekitar 45 meter. 

4. Situ Gunung Sukabumi

Jembatan gantung menjadi ciri khas Situ Gunung Sukabumi. Terletak di kawasan Taman Wisata Alam Situ Gunung Sukabumi, jembatan ini memiliki panjang sekitar 243 meter dengan lebar 1,8 meter dan ketinggian 121 meter di atas tanah. Jembatan ini dibangun untuk menghubungkan area pintu masuk Situ Gunung dengan Curug Sawer.

Jembatan gantung ini dibangun pada 2017 dan merupakan salah satu jembatan gantung terpanjang di Indonesia. Harga tiket masuk ke lokasi ini sekitar Rp 50 ribu per orang untuk dewasa dan Rp 25 ribu per orang untuk anak-anak.

5. Jembatan Lembah Purba

Jembatan gantung lembah purba terletak di dalam Taman Nasional Gunung Gede Pangrango Sukabumi. Jembatan ini adalah objek wisata terbaru yang mulai sering dikunjungi. 

Jembatan ini memiliki panjang 535 meter dan diklaim sebagai jembatan gantung terpanjang se-Asia Tenggara. Selain itu, jembatan ini memiliki pemandangan yang luar biasa.

DWI NUR AZIZAH

Pilihan Editor: 20 Wisata di Bogor Popupler yang Cocok untuk Destinasi Liburan

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Sederet Fakta Kericuhan Penertiban Kios di Kawasan Puncak Jawa Barat

3 jam lalu

Polisi berusaha memadamkan api dari ban bekas dan barang yang dibakar Pedang Kaki Lima (PKL) di Jalan Raya Puncak Bogor, Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin 24 Juni 2024. Sejumlah PKL melakukan penutupan jalan karena tidak terima lapak dagangan mereka dibongkar oleh petugas gabungan Satpol PP, Polri dan TNI, sehingga menimbulkan kemacetan lalu lintas di wilayah tersebut. ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya
Sederet Fakta Kericuhan Penertiban Kios di Kawasan Puncak Jawa Barat

Penertiban kios di kawasan Puncak, Bogor, Jawa Barat, sempat ricuh. Pedagang yang menolak kiosnya dibongkar melakukan aksi demo memblokade jalan.


Ricuh Penertiban Kios di Kawasan Puncak, Lalu Lintas dari Arah Cianjur Diarahkan ke Jalur Alternatif Jonggol dan Sukabumi

22 jam lalu

Sejumlah bangunan liar dan lapak para PKL di kawasan Puncak ditertibkan oleh Pemda Bogor, ada yang Terima dan tidak. Yang menerima dipindahkan ke rest area dan mereka yang menolak memprotes dengan mengadang petugas di jalan raya Puncak, Cisarua, Bogor. Senin, 24 Juni 2024. TEMPO/M.A MURTADHO
Ricuh Penertiban Kios di Kawasan Puncak, Lalu Lintas dari Arah Cianjur Diarahkan ke Jalur Alternatif Jonggol dan Sukabumi

Pedagang yang menolak kiosnya dibongkar melakukan blokade Jalan Raya Puncak, akibatnya polisi mengalihkan jalur wisata nasional itu dari Cianjur.


Investigasi LBH Padang Temukan Bocah 13 Tahun Tewas di Bawah Jembatan Kuranji Diduga Akibat Disiksa Polisi

4 hari lalu

Ilustrasi Penyiksaan Oleh Polisi
Investigasi LBH Padang Temukan Bocah 13 Tahun Tewas di Bawah Jembatan Kuranji Diduga Akibat Disiksa Polisi

LBH Padang menduga tewasnya seorang anak bernama Afif Mualana (AM) karena disiksa polisi yang sedang berpatroli.


Kisah Jamaah Asal Bogor Rogoh Rp 240 Juta Cuma jadi Haji Cengkareng Lantaran Ditipu Travel

5 hari lalu

Jamaah haji salat di depan Ka'bah, 1 Juli 2022. REUTERS/Mohammed Salem
Kisah Jamaah Asal Bogor Rogoh Rp 240 Juta Cuma jadi Haji Cengkareng Lantaran Ditipu Travel

Mulanya, Mukmin dan belasan calon jamaah haji asal Bogor lainnya disuruh menunggu jadwal keberangkatan dan menanti visa keluar.


Belum Diresmikan, Jembatan di India Ambruk dalam Hitungan Detik

6 hari lalu

Ilustrasi Jembatan Putus. ANTARA/Rudi Mulya
Belum Diresmikan, Jembatan di India Ambruk dalam Hitungan Detik

Jembatan beton itu dibangun di atas sungai Bakra yang menyedot anggaran pengeluaran hingga jutaan dolar, namun hancur dalam hitungan detik


Rayakan Idul Adha, Jurnalis Bogor Kurbankan Sapi dan Kambing untuk Duafa dan Yatim

7 hari lalu

Jaringan Jurnalis Bogor Rayakan Idul Adha dengan membagikan daging Qurban kepada dhuafa dan Yatim di Cibinong, Bogor. Senin, 17 Juni 2024. TEMPO/M.A MURTADHO
Rayakan Idul Adha, Jurnalis Bogor Kurbankan Sapi dan Kambing untuk Duafa dan Yatim

Jaringan Jurnalis Bogor (JJB) menyumbang satu ekor sapi dan beberapa ekor kambing untuk dibagikan ke duafa dan anak yatim saat Idul Adha


Prabowo Bagikan 48 Sapi Kurban di Kecamatan Babakan Madang Bogor

8 hari lalu

Presiden terpilih sekaligus Menteri Pertahanan Prabowo Subianto menemui Presiden Joko Widodo atau Jokowi di Istana Kepresidenan Jakarta, pada Kamis, 13 Juni 2024. TEMPO/Daniel A. Fajri
Prabowo Bagikan 48 Sapi Kurban di Kecamatan Babakan Madang Bogor

Prabowo Subianto, membagikan 48 hewan kurban di Kecamatan Babakan Madang Bogor.


Muda-Mudi Pesta Miras Terjaring Razia Menjelang Idul Adha

8 hari lalu

Ilustrasi razia di wisma/hotel. ANTARA/Rony Muharrman
Muda-Mudi Pesta Miras Terjaring Razia Menjelang Idul Adha

Kepolisian Sektor Ciawi merazia sejumlah pasangan muda di rumah indekos menjelang perayaan Idul Adha.


Pemkab Sukabumi Dipuji Kemendikbud karena Gunakan Sistem KSPS

12 hari lalu

Bupati Sukabumi H. Marwan Hamami menerima kunjungan kerja Direktorat Kepala Sekolah, Pengawas Sekolah dan Tenaga Kependidikan (KSPSTK) Dirjen GTK Kemendikbud Ristek RI ke Pendopo, Rabu, 12 Juni 3024.
Pemkab Sukabumi Dipuji Kemendikbud karena Gunakan Sistem KSPS

Pemerintah Kabupaten Sukabumi memanfaatkan sistem pengangkatan Kepala Sekolah dan Pengawas Sekolah (KSPS).


Pagi-pagi Jokowi dan Iriana Blusukan ke Gang Sempit, Cek Stunting di Posyandu Bogor

14 hari lalu

Presiden Joko Widodo bersama Ibu Negara Iriana blusukan pada Selasa pagi, 11 Juni 2024, ke Posyandu Wijaya Kusuma, Kelurahan Kebon Pedes, Kecamatan Tanah Sereal, Kota Bogor, Jawa Barat. TEMPO/Daniel A. Fajri
Pagi-pagi Jokowi dan Iriana Blusukan ke Gang Sempit, Cek Stunting di Posyandu Bogor

Presiden Jokowi bersama Ibu Negara Iriana pagi ini blusukan di gang-gang sempit Kota Bogor untuk meninjau upaya pencegahan stunting.