Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Mencicipi Nikmatnya Durian di Medan, Tidak Enak Boleh Tukar

Reporter

Editor

Mila Novita

image-gnews
Ucok Durian (TEMPO/Mila Novita)
Ucok Durian (TEMPO/Mila Novita)
Iklan

TEMPO.CO, Medan - Jika berkunjung ke Kota Medan, Sumatra Utara, sempatkanlah mencicipi duriannya. Ada beberapa tempat menikmati manisnya durian di kota ini, salah satu yang paling ramai dikunjungi adalah Ucok Durian. Di tempat ini, pengunjung bisa memilih durian mulai dari harga Rp100 ribu untuk tiga buah atau sekitar Rp 35 ribu per buah hingga Rp 200 ribu per buah.

Ucok Durian yang berada di Jalan KH Wahid Hasyim ini buka 24 jam, jadi kapan pun datang akan dilayani. Kios ini menempati sebuah bangunan terbuka di sudut jalan. Begitu tiba di sini, pengunjung akan disambut beberapa tumpukan durian dan kesibukan para pekerja memilah-milah.

Di antara para pekerja itu ada Zainal Abidin Chaniago, pemilik kedai ini. Zainal, yang akrab disapa Ucok, tampak sibuk memilihkan durian yang diminta pelanggan. Sambil bekerja, dia bercerita tentang kedainya yang dia bangun sejak 1985.

Zainal Abidin, pemilik Ucok Durian (TEMPO/Mila Novita)

“Awalnya di Jalan Iskandar Muda, kaki lima. Begitu ada rezeki, pindah ke sini. Di sini dari 11 tahun lalu,” kata Ucok yang mengaku datang setiap hari ke kedainya.

Dari tahun ke tahun kedainya makin ramai dan menjadi tujuan wisata Medan. Kunci dari kesuksesannya adalah duriannya tersedia sepanjang tahun. Pelanggan juga selalu merasa puas karena mereka menjamin kualitas duriannya.

Tentang ketersediaan durian sepanjang tahun, Ucok mengatakan bahwa dia juga mendatangkannya dari daerah lain di Sumatra seperti Sumatra Barat dan Riau. Hampir setiap daerah di pulau ini ditanami durian dengan musim berbuah yang berlainan.

Di Medan dan sekitarnya, kata Ucok, musim durian biasanya berlangsung antara Juni hingga Agustus.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

“Kalau sudah nggak ada dari Medan, dari luar. Sepanjang tahun durennya ada yang penting di Sumatera,” kata Ucok.

Ucok mengatakan durian Medan memang paling nikmat. Daging buahnya perpaduan antara rasa manis, pahit, legit, dan jarang ada yang busuk. “Rasanya lengkap dibandingkan dengan durian lainnya,” ujar dia.

Tapi dia menjamin kualitas durian dari daerah lain yang dijual di kedainya pun tak kalah. Jika pelanggan tidak puas akan durian yang dimakannya, mereka boleh menukarnya dengan yang lebih baik. Itu sebabnya, gunungan durian di kedainya tak semuanya terjual di sana.

“Kalau nggak enak, nggak bagus, kami sarankan tukar. Kalau nggak mau tukar salah konsumennya,” ujar dia.

Lalu dikemanakan durian yang tidak memenuhi standar? Dia tetap menjualnya, tetapi kepada usaha kecil dan menengah. Durian yang dianggap tidak enak itu dioleh menjadi penganan oleh-oleh khas Medan seperti dodol dan es krim.  

Meski kedainya laris manis, Ucok tidak berminat membuka di tempat lain. Banyak yang menggunakan nama Ucok Durian, tapi dia mengatakan bahwa kedai ini adalah satu-satunya. “Di sini aja aku repot,” kata dia sambil tertawa.

Pilihan Editor: 4 Rekomendasi Restoran di Medan, Ada yang Hadir Sejak Masa Kolonial

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Polisi Tangkap 2 Penyerang Anggota Satlantas Polrestabes Medan, 3 Masih Buron

4 hari lalu

Ilustrasi penyerangan. Shutterstock
Polisi Tangkap 2 Penyerang Anggota Satlantas Polrestabes Medan, 3 Masih Buron

Personel Polrestabes Medan itu diserang ketika hendak menolong pria asal Kalimantan yang disekap sejumlah orang.


Semen Merah Putih Perbaiki Jalan Kawasan Industri Medan

7 hari lalu

Pembetonan pertigaan jalan masuk ke KIM menjadi salah satu proyek percontohan Semen Merah Putih di Sumut. TEMPO/Mei Leandha
Semen Merah Putih Perbaiki Jalan Kawasan Industri Medan

Semen Merah Putih berinisiatif memperbaiki jalan di Kawasan Industri Medan.


Durian Ini Hanya Ada di Semarang, Pohonnya Diperkirakan Berusia 125 Tahun

17 hari lalu

Buah durian varietas Malika khas Kota Semarang. ANTARA/HO-Dok Pribadi.
Durian Ini Hanya Ada di Semarang, Pohonnya Diperkirakan Berusia 125 Tahun

Pohon durian ini terdaftar sebagai pohon induk tunggal (PIT) yang artinya hanya satu-satunnya dan tidak identik dengan tanaman durian varietas lain.


Gelar Melayu Serumpun di Medan Diikuti Perwakilan dari Malaysia hingga India

17 hari lalu

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno (depan, kedua dari kanan) bersama Pj Gubernur Sumatera Utara Hassanudin (depan, kanan), Wali Kota Medan Bobby Nasution (depan, kedua dari kiri) dan Sultan Deli XIV Sultan Mahmud Lamantjiji Perkasa Alamsyah (depan, kiri) membuka Gelar Melayu Serumpun Ke-7 di Istana Maimun, Medan, Rabu (29/5/2024). (ANTARA/Michael Siahaan)
Gelar Melayu Serumpun di Medan Diikuti Perwakilan dari Malaysia hingga India

Gelar Melayu Serumpun menjadi salah satu agenda dari 110 acara terbaik nasional yang masuk dalam Karisma Event Nusantara (KEN) 2024


71 Tahun Yasonna Laoly, Ini Karier Politik Anak Mayor Asal Sibolga Jadi Menkumham 2 Periode

21 hari lalu

Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, Yasonna H. Laoly.
71 Tahun Yasonna Laoly, Ini Karier Politik Anak Mayor Asal Sibolga Jadi Menkumham 2 Periode

Yasonna Laoly menjabat Menkumham dua periode di kabinet Jokowi berturut-turut. Berikut profil anak Sibolga dan kader PDIP.


Penyelundupan Pekerja Migran Marak Lewat Batam, Mafia Tekong Untung Ratusan Juta

26 hari lalu

Sejumlah Pekerja Migran Indonesia (PMI) ilegal yang ditemukan terdampar dievakuasi dan diamankan di Dermaga Satuan Kapal Patroli (Satrol) Pangkalan Utama TNI AL (Lantamal)IV Batam, Kepulauan Riau, Selasa, 21 Mei 2024. Satuan Kapal Patroli TNI AL mengevakuasi dan mengamankan sebanyak 16 orang PMI ilegal dari Malaysia yang dibuang ke laut oleh sindikat perdagangan orang dan ditemukan terdampar di pulau kosong Pulau Ngenang, Batam. ANTARA FOTO/Teguh Prihatna
Penyelundupan Pekerja Migran Marak Lewat Batam, Mafia Tekong Untung Ratusan Juta

Para pekerja migran itu membayar sekitar Rp 10 juta atau lebih kepada para tekong. Dari rombongan ini saja, 16 PMI yang diselundupkan dari Malaysia.


Syahrul Yasin Limpo Minta Anak Buah Kirim Durian Musang King Rp 46 Juta, Berapa Harganya di Pasaran?

26 hari lalu

Terdakwa kasus pemerasan dan gratifikasi Syahrul Yasin Limpo (kanan) berjalan meninggalkan ruangan usai mengikuti sidang pembacaan eksepsi di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Rabu, 13 Maret 2024. ANTARA/Rivan Awal Lingga
Syahrul Yasin Limpo Minta Anak Buah Kirim Durian Musang King Rp 46 Juta, Berapa Harganya di Pasaran?

Permintaan pengiriman durian musang king ke rumah dinas Syahrul Yasin Limpo biasanya disampaikan oleh ajudan SYL.


Durian Musang King Jadi Sorotan Usai Disebut Pada Sidang Kasus Dugaan Korupsi Syahrul Yasin Limpo

27 hari lalu

Durian Musang King. Istimewa
Durian Musang King Jadi Sorotan Usai Disebut Pada Sidang Kasus Dugaan Korupsi Syahrul Yasin Limpo

Durian Musang King disebut dalam kasus dugaan korupsi eks Mentan Syahrul Yasin Limpo. Apa istimewanya jenis durian ini?


BNN Ungkap Peredaran Narkoba Jaringan Sumatera-Jawa, Kampus di Jakarta Timur jadi Titik Jemput Paket

27 hari lalu

Plh Deputi Pemberantasan BNN RI, Sabarudin Ginting menunjukan bukti sebelum di musnahkan di BNN RI, Cawang, Jakarta Timur, Selasa, 21 Mei 2024. BNN RI bersama Bea Cukai dan Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta memusnahkan barang bukti narkotika sebesar 1.253,30 gram sabu, 10.472 gram ganja, 67 butir ekstasi, dan 106,18 gram MDMB-INACA dari 5 kasus yang berbeda, dan melibatkan 7 tersangka. TEMPO/ Febri Angga Palguna
BNN Ungkap Peredaran Narkoba Jaringan Sumatera-Jawa, Kampus di Jakarta Timur jadi Titik Jemput Paket

BNN menangkap pengedar narkoba jenis ganja saat menjemput paket itu di sebuah kampus di Jakarta Timur. Enjot alias JL.


Rekam Jejak Benny Sinomba Siregar, Paman Bobby Nasution yang Bantah Ambil Formulir Pendaftaran Calon Wali Kota Medan

31 hari lalu

Benny Sinomba Siregar. Pemkomedan.go.id
Rekam Jejak Benny Sinomba Siregar, Paman Bobby Nasution yang Bantah Ambil Formulir Pendaftaran Calon Wali Kota Medan

Belum lama Benny Sinomba Siregar ditunjuk ponakannya, Bobby Nasution sebagai Plh Sekda Kota Medan. Dikabarkan ia membantah siap maju Pilwakot Medan.