Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Cara Aman Mendengarkan Musik saat Nyetir, Tidak Bikin Ugal-ugalan

image-gnews
Sebuah mobil minibus terperosok kedalam saluran air sedalam 2 meter di jalan I Gusti Ngurahrai, Klender, Jakarta Timur, 24 Oktober 2014. Mobil tersebut terperosok karena menghindari truk yang ugal-ugalan dengan kecepatan tinggi. TEMPO/Dasril Roszandi
Sebuah mobil minibus terperosok kedalam saluran air sedalam 2 meter di jalan I Gusti Ngurahrai, Klender, Jakarta Timur, 24 Oktober 2014. Mobil tersebut terperosok karena menghindari truk yang ugal-ugalan dengan kecepatan tinggi. TEMPO/Dasril Roszandi
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Salah satu cara mengatasi rasa bosan ketika nyetir ialah dengan mendengarkan musik dalam mobil. Namun pemilihan musik juga berpengaruh terhadap konsentrasi saat mengemudi. 

Ada beberapa tips khusus untuk memilih genre musik aman didengarkan saat nyetir. Berikut rinciannya:

1. Hindari musik bertempo keras dan cepat

Baca : Pengacara : Mendengarkan Musik Sambil Mengemudi Bukan Pelanggaran

Saat berkendara, hindari mendengarkan jenis genre musik bertempo keras seperti heavy metal, hip-hop, rap, atau grunge. Dikutip dari asuransiastra.com, fakta menyebutkan bahwa tempo musik keras akan memacu adrenalin anda sehingga mood lebih bersemangat. Akhirnya anda berpotensi untuk kebut-kebutan dengan kecepatan tinggi. 

Tak hanya itu, anda dan penumpang berpeluang mengalami kecelakaan jika ikut bernyanyi sepanjang waktu. Hal ini dinilai akan memecah konsentrasi anda ketika mengemudi. 

2. Hindari Juga Musik Bertemp Terlalu Melow

Selain nada musik bertempo keras, anda juga tidak disarankan mendengarkam musik yang terlalu sendu atau melow. Hal tersebut dinilai akan membuat pengemudi mengantuk karena terbawa suasana lagu.

Salah satu lagu sendu dan mellow adalah musik bergenre jazz. Seperti dikutip dari emesa-m30.com, mendengarkan jazz memerlukan banyak perhatian. Terutama jazz yang terkenal kompleks sehingga berpotensi mengalihkan pandangan anda dan dapat menyebabkan Anda melakukan kesalahan saat menyetir.

3. Musik Genre Pop dan Indie Adalah Opsinya

Baca : Penleitian : 5 Lagu Ini Berpotensi Membawa Petaka saat Mengemudi

Pilihlah musik yang menenangkan jiwa pengemudi. Selain itu, tidak direkomendasikan untuk mendengar lagu yang tidak disukai karena tidak akan menenangkan jiwa. Satu dari banyak jenis genre musik yang dapat menenankan jiwa adalah musik pop. Alasannya karena lirik dari musik pop mudah dicerna karena kita sering menghafal liriknya dalam handphone. 

Adapun musik indie yang dapat menjadi pilihan lainnya ketika berkendara. Alasannya karena musik indie memiliki variasi rock dan pop, serta musik ini biasanya tidak memiliki ketukan yang keras.

3. Mengatur Volume Musik

Wajib untuk mengatur volume musik yang didengar. Dikutip dari midas.com.au, ada penelitian yang menunjukan bahwa musik dengan volume keras juga cenderung membawa pada ngebut, mengekor, dan mengemudi dengan satu tangan. 

Hal ini perlu dilakukan agar suara dari luar mobil seperti klakson atau sirine darurat kendaraan lainnya lebih terdengar. Selain itu, lagu yang bervolume besar juga tidak baik bagi kesehatan pengendaran anda kedepannya.

4. Hindari memutar lagu secara manual

Hindari menyambungkan perangkat apa pun ke sistem suara mobil anda. Terutama ketika anda harus mengganti secara manual lagu yang ingin didengarkan. Solusinya adalah membuat playlist lagu yang ingin didengarkan sebelum berpergian jarak jauh. Anda juga bisa memakai konektivitas Bluetooth, memungkinkan anda melewati trek dan mengubah volume melalui kontrol di dalam mobil.

FATHUR RACHMAN

Baca : 10 Musik Paling Berbahaya saat Berkendara

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram http://tempo.co/. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Tambah Kategori, AMI Awards 2023 Dukung Genre Musik Indonesia yang Beragam

1 Oktober 2023

Konferensi pers AMI Awards 2023 di The Lounge XXI Plaza Senayan, Kamis 21 September 2023. TEMPO/Intan Setiawanty.
Tambah Kategori, AMI Awards 2023 Dukung Genre Musik Indonesia yang Beragam

Penambahan kategori AMI Awards 2023 berkaitan dengan genre musik yang kian berkembang dan sebagai upaya untuk menciptakan ajang yang inklusif.


Alasan Genre Musik Koplo dan Melayu Masuk Kategori Baru AMI Awards 2023

22 September 2023

Konferensi pers AMI Awards 2023 di The Lounge XXI Plaza Senayan, Kamis 21 September 2023. TEMPO/Intan Setiawanty.
Alasan Genre Musik Koplo dan Melayu Masuk Kategori Baru AMI Awards 2023

Tim kategorisasi AMI Awards 2023 mengungkapkan alasan di balik terpilihnya genre musik koplo dan Melayu dalam kategori baru dalam nominasi tahun ini.


Batas Suara yang Boleh Didengar dari Earphone dan Bahayanya bila Melebihi

5 September 2023

Ilustrasi perempuan mendengarkan musik. Pixabay.com/sweetlouise
Batas Suara yang Boleh Didengar dari Earphone dan Bahayanya bila Melebihi

Batas mendengarkan suara melalui earphone menurut aturan Kemenkes sebesar 85 desibel. Bagaimana jika melewati batas tersebut?


Mengenal Istilah Polisi Skena dan Alasan Mereka Dianggap Menyebalkan

9 Agustus 2023

Sejumlah penonton menggunakan masker saat menyaksikan konser band heavy metal di Omni Space di Beijing, 14 Agustus 2020. REUTERS/Thomas Peter
Mengenal Istilah Polisi Skena dan Alasan Mereka Dianggap Menyebalkan

Istilah polisi skena sedang ngetren di kalangan penggemar musik. Apa saja ciri-ciri mereka dan kenapa dianggap menyebalkan?


Ada Anak Punk di Sinetron Para Pencari Tuhan Jilid 16, Ini Asal Usul Kisah Kelompok Antikemapanan

4 April 2023

Para Pencari Tuhan jilid 16. Vidio
Ada Anak Punk di Sinetron Para Pencari Tuhan Jilid 16, Ini Asal Usul Kisah Kelompok Antikemapanan

Sinetron Para Pencari Tuhan jilid 16 menghadirkan fenomena anak punk. Begini cerita munculnya generasi antikemapanan ini. Ini arti PUNK.


Spotify Hadirkan Ramadan Hub, Playlist Refleksi Diri hingga Ketupat Lebaran

21 Maret 2023

Personel PODKESMAS/Spotify
Spotify Hadirkan Ramadan Hub, Playlist Refleksi Diri hingga Ketupat Lebaran

Platform audio streaming Spotify menghadirkan Ramadan Hub yang telah diperbarui mulai Rabu, 22 Maret 2023.


Sambut Bulan Suci, Spotify Siapkan Konten dan Playlist Khusus Ramadan

20 Maret 2023

Personel PODKESMAS/Spotify
Sambut Bulan Suci, Spotify Siapkan Konten dan Playlist Khusus Ramadan

Spotify siapkan beragam konten spesial Ramadan untuk para pendengar.


Dokter Sebut pakai Headset Berlebihan Bisa Memicu Gangguan Pendengaran

1 Maret 2023

Ilustrasi anak kecil kenakan earphone/headset. shutterstock.com
Dokter Sebut pakai Headset Berlebihan Bisa Memicu Gangguan Pendengaran

Suara bising dan kebiasaan menggunakan headset dalam jangka waktu lama berisiko memicu gangguan pendengaran.


Musisi yang Terpengaruh Kurt Cobain dan Nirvana, dari Linkin Park sampai Arctic Monkeys

22 Februari 2023

Band rock Nirvana dibentuk pada 1987 yang beranggotakan Kurt Cobain (vokal), Krist Novoselic (bass) dan Dave Groh l (drum) yang berasal dari Kota Aberdeen, Washington, Amerika Serikat.
Musisi yang Terpengaruh Kurt Cobain dan Nirvana, dari Linkin Park sampai Arctic Monkeys

Kurt Cobain dan Nirvana memberikan pengaruh kuat pada beberapa musisi, antara lain Linkin Park dan Arctic Monkeys.


Ketum IMI: Klub Moge Dianggap Arogan dan Ugal-ugalan

13 Februari 2023

Anak-anak Panti Sosial Asuhan Anak Putra Utama IV berkesempatan ngabuburit keliling komplek menggunakan motor gede bersama komunitas Moge Jakarta, 3 Juli 2016. Tempo/Avit Hidayat
Ketum IMI: Klub Moge Dianggap Arogan dan Ugal-ugalan

Ketum IMI yang juga politikus Partai Golkar Bambang Soesatyo berharap klub moge HDCI semakin solid di bawah kepemimpinan Ahmad Sahroni.