Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

6 Hiburan yang Disukai Wisatawan di Pantai Parangtritis Yogyakarta, Ini Tarifnya

image-gnews
Suasana di Pantai Parangtritis Yogyakarta pada Ahad, 8 Mei 2022. TEMPO | Pribadi Wicaksono
Suasana di Pantai Parangtritis Yogyakarta pada Ahad, 8 Mei 2022. TEMPO | Pribadi Wicaksono
Iklan

TEMPO.CO, Yogyakarta - Ribuan wisatawan memadati kawasan Pantai Parangtritis Yogyakarta hingga hari terakhir libur lebaran pada Minggu, 8 Mei 2022. Pantauan Tempo, para wisatawan tak sekadar bermain air di tepi pantai, namun juga menikmati berbagai wahana hiburan bersama keluarga.

Setidaknya ada enam sarana hiburan yang disukai wisatawan saat menghabiskan libur lebaran di pantai paling populer di selatan Yogyakarta itu. Berikut ulasan dari setiap aktivitas wisata tersebut beserta tarifnnya.

Naik andong

Wisatawan naik andong di Pantai Parangtritis Yogyakarta pada Ahad, 8 Mei 2022. TEMPO | Pribadi Wicaksono

Wisatawan umumnya naik andong sambil menyusuri sepanjang pesisir pantai. Ada dua pilihan arah, yakni ke timur atau barat. Ada pula dua pilihan tarif naik andong, yakni Rp 50 ribu dan Rp 100 ribu. Beda dua tarif ini hanya jarak tempuhnya saja dan bolak-balik ke titik semula atau tempat naik. Andong ini hanya dapat mengangkut dua wisatawan saja.

Jip wisata

Jip wisata di Pantai Parangtritis Yogyakarta pada Ahad, 8 Mei 2022. TEMPO | Pribadi Wicaksono

Jip wisata ini juga memiliki rute menjelajah tepian Pantai Parangtritis. Tarifnya lebih tinggi ketimbang naik andong, antara Rp 350 ribu sampai Rp 500 ribu, tergantung jarak yang diingankan wisatawan. Daya tampung jip wisata memang lebih banyak, maksimal enam orang termasuk sopir.

Naik ATV

Wisatawan naik kendaraan ATV di Pantai Parangtritis Yogyakarta pada Ahad, 8 Mei 2022. TEMPO | Pribadi Wicaksono

Masih dengan kegiatan menjelajah pinggir Pantai Parangtritis, wisatawan dapat naik kendaraan ATV dengan dua pilihan ukuran dan harga. Kendaraan roda empat yang berukuran kecil hanya muat untuk satu orang, sedangkan yang besar dapat digunakan oleh dua wisatawan berboncengan. Tarifnya Rp 50 ribu dan Rp 100 ribu.

Paralayang

Wisatawan memanfaatkan sarana hiburan paralayang di Pantai Parangtritis Yogyakarta pada Ahad, 8 Mei 2022. TEMPO | Pribadi Wicaksono

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Bagi wisatawan yang suka menikmati pemandangan dari ketinggian bisa mencoba naik paralayang. Untuk menggunakan sarana wisata yang menantang adrenalin ini, pengunjung perlu menyiapkan dana sekitar Rp 300 ribu.

Berselancar atau surfing

Wisatawan berselancar di Pantai Parangtritis Yogyakarta pada Ahad, 8 Mei 2022. TEMPO | Pribadi Wicaksono

Kegiatan yang satu ini khusus untuk kalangan profesional. Musababnya, gelombang laut selatan di Pantai Parangtritis cukup besar sehingga berisiko jika dilakukan oleh peselancar yang belum terlatih.

Duduk santai

Wisatawan duduk santai di Pantai Parangtritis, Kabupaten Bantul, Yogyakarta. TEMPO | Pribadi Wicaksono

Kegiatan wisata yang satu ini tak memakan banyak biaya. Cukup duduk santai di tepi pantai dan menikmati pemandangan. Jika ingin menyewa tikar sebagai alas, cukup siapkan uang Rp 25 ribu.

Biasanya orang-orang yang menyewakan tikar dan payung berdekatan dengan penjual kelapa muda. Jika ingin minum kelapa muda yang segar, tebus seharga Rp 15 ribu per buah.

Baca juga:
Libur Lebaran, Wisatawan Keluar Duit Sampai Rp 1,2 Triliun di Sleman Yogyakarta

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik Tempo.co Update untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram lebih dulu.

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Yogyakarta Mulai Susun Indikator Hotel Ramah Anak

1 jam lalu

Ilustrasi Hotel (pixabay.com)
Yogyakarta Mulai Susun Indikator Hotel Ramah Anak

Hotel yang menjamur di Yogyakarta dinilai masih perlu dikuatkan agar memiliki unsur ramah anak seperti yang telah diterapkan di mancanegara.


Rio Waida Bertolak ke Tahiti untuk Ikuti Olimpiade Paris 2024

3 jam lalu

Rio Waida. ANTARA/Fikri Yusuf
Rio Waida Bertolak ke Tahiti untuk Ikuti Olimpiade Paris 2024

Atlet selancar ombak Indonesia Rio Waida bertolak ke Tahiti, Kepulauan Polinesia Prancis, Kamis malam, untuk mengikuti Olimpiade Paris 2024.


Pemda Yogyakarta Tutup 4 Tambang Ilegal dan Stop Aktivitas Penambangan di 32 Titik Lainnya

1 hari lalu

Ilustrasi Tambang Ilegal. Dok.TEMPO/Jumadi
Pemda Yogyakarta Tutup 4 Tambang Ilegal dan Stop Aktivitas Penambangan di 32 Titik Lainnya

Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) belakangan gencar melakukan penindakan aktivitas penambangan di berbagai kabupaten/kota provinsi itu pasca munculnya aduan masyarakat dan beredar di media sosial.


Destination Thailand Visa Peluang Digital Nomad dan Wisatawan Tinggal Lebih Lama

1 hari lalu

Phang Nga, Thailand. Unsplash.com/Marrti Salmi
Destination Thailand Visa Peluang Digital Nomad dan Wisatawan Tinggal Lebih Lama

Thailand memperkenalkan Destination Thailand Visa atau DTV, yang memungkinkan digital nomad serta wisatawan tinggal lebih lama


Profil Iskandar Harjodimulyo Sang Maestro Wayang Uwuh, Olah Limbah Jadi Karya

1 hari lalu

Perajin wayang Uwuh, Iskandar Hardjodimuljo. TEMPO/S. Dian Andryanto
Profil Iskandar Harjodimulyo Sang Maestro Wayang Uwuh, Olah Limbah Jadi Karya

Selain menciptakan wayang uwuh dari limbah, Iskandar Harjodimulyo aktif dalam berbagai kegiatan edukasi lingkungan pengelolaan sampah.


Jogja International Kite Festival 2024 Segera Digelar, Catat Lokasi dan Tanggalnya

2 hari lalu

Festival tahunan layang-layang Jogja International Kite Festival (JIKF) 2023 di Pantai Parangkusumo, Yogyakarta. Dok. Istimewa
Jogja International Kite Festival 2024 Segera Digelar, Catat Lokasi dan Tanggalnya

Jogja International Kite Festival akan diikuti lebih dari 50 klub nasional dan 22 klub dari luar negeri, usung tema Persatuan dan Perdamaian Dunia.


BMKG: Bediding di Yogyakarta Terpengaruh Monsoon Australia dan Akan Berlangsung Hingga Agustus

2 hari lalu

Petugas Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memeriksa alat Actinograph untuk mengukur intensitas radiasi matahari di Taman Alat Cuaca BMKG Jakarta, Rabu, 11 Oktober 2023. BMKG memprediksi musim kemarau di sebagian besar wilayah Indonesia akan berlangsung hingga akhir Oktober dan awal musim hujan terjadi pada awal November 2023. Tempo/Tony Hartawan
BMKG: Bediding di Yogyakarta Terpengaruh Monsoon Australia dan Akan Berlangsung Hingga Agustus

Menurut BMKG, suhu dingin atau bediding di Yogyakarta dipengaruhi oleh pergerakan angin Monsoon dingin Australia.


Berburu Bawang Merah Glowing sambil Menunggu Sunset di Perbukitan Bantul

2 hari lalu

Suasana sunset di perbukitan Nawungan Bantul, Yogyakarta. Dok.istimewa
Berburu Bawang Merah Glowing sambil Menunggu Sunset di Perbukitan Bantul

Sebelum menikmati sunset di bukit Nawungan Bantul, wisatawan bisa menjajal keseruan agrowisata di kawasan ini.


Revitalisasi Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta Rampung, Ini Tarifnya Sekarang

2 hari lalu

Suasana Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta di malam hari. Tempo/Pribadi Wicaksono
Revitalisasi Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta Rampung, Ini Tarifnya Sekarang

Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta telah selesai direvitalisasi selama tiga bulan terakhir, dari April hingga Juni 2024 lalu.


Demo PKL Malioboro Berakhir Ricuh, Begini Aturan Relokasi PKL di Sekitar Kawasan Malioboro

2 hari lalu

Para PKL Malioboro menggelar aksi sembari berjualan di balik pagar Teras Malioboro 2 akibat penutupan pagar area itu oleh petugas UPT Pengelolaan Kawasan Cagar Budaya (PKCB) Kota Yogyakarta Sabtu petang (13/7). Penutupan itu dilakukan untuk mencegah para PKL kembali berjualan di selasar pedestrian Malioboro. Tempo/Pribadi Wicaksono
Demo PKL Malioboro Berakhir Ricuh, Begini Aturan Relokasi PKL di Sekitar Kawasan Malioboro

Relokasi PKL di sekitar kawasan Malioboro telah ditetapkan. PKL Malioboro melakukan aksi demo yang berakhir ricuh.