Ini Alasan Nasi Padang yang Dibungkus Lebih Banyak Porsinya

Reporter:
Editor:

S. Dian Andryanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Nasi padang. grab.com

    Nasi padang. grab.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Orang masih saja bertanya-tanya, mengapa nasi Padang yang dibungkus porsinya lebih banyak daripada makan di tempat? Hal ini bahkan menimbulkan berbagai asumsi dan dianggap hanya subjektivitas belaka.

    Namun, hal ini sebenarnya ada alasannya. Dilansir dari berbagai sumber, hal ini dikarenakan kebiasaan warga Minang khususnya mereka yang berjualan nasi Padang. Mereka memang memberikan porsi hampir nasi dua kali lipat lebih banyak apabila makanannya dibungkus.

    Orang Minang juga sadar bahwa apabila ada pembeli yang membungkus makanan, maka pasti makanan tersebut tidak dimakan oleh satu orang saja. Sehingga wajar apabila nasi yang diberikan juga dua kali lipat daripada dimakan di tempat.

    Selain karena kebiasaan warga Minang, alasan lain mengapa nasi padang yang dibungkus jauh lebih banyak dibanding makan di tempat adalah karena adanya patokan porsi nasi yang dibungkus pada masing-masing daerah dan estetika yang dipertimbangkan agar makanan yang dibungkus tetap menggugah selera meski dibungkus.

    Penjual nasi Padang juga tidak jarang memberikan bonus seperti kuah kari, sayur nangka dan daun singkong rebus lengkap dengan sambal hijau. Penjual nasi Padang paham bahwa apabila pembeli hanya membungkus nasi dan ayam pasti rasanya ada yang kurang.

    Pemberian bonus ini tidak selalu membuat penjual nasi Padang menambah harga jualnya. Meski beberapa ada yang menaikkan harganya, tetapi tidak terlalu banyak dan signifikan.

    NAUFAL RIDHWAN ALY 

    Baca: Jangan Salah, Nasi Padang dan Nasi Kapau itu Berbeda

    Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sembilan Hakim MK Terbelah dalam Putusan Uji Materil UU Cipta Kerja

    Mahkamah Konstitusi mengabulkan permohonan uji formil UU Cipta Kerja. Ada dissenting opinion.