Ketahui 6 Zonasi Usaha Wisata di Kawasan Gunung Bromo

Suasana di Rano Regulo, Taman Nasional Bromo Tengger Semeru pada Ahad, 1 April 2018. Kawasan Rano Regulo masuk ke dalam area yang masuk proyek wisata Gunung Gending 16,5 hektare. TEMPO/Abdi Purmono

TEMPO.CO, Malang - Forum Ekowisata Jawa Timur (East Java Ecotourisme Forum) meminta ada keterbukaan dalam proses pembangunan proyek wisata di Taman Nasional Bromo Tengger Semeru. Terlebih, proyek tersebut menimbulkan kritik karena dikhawatirkan akan mengganggu konservasi lingkungan.

Ketua Forum Ekowisata Jawa Timur Agus Wiyono menyarankan Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru untuk memerintahkan semua petugas TNBTS yang kantornya di desa-desa penyangga mensosialisasikan program kerja pengembangan lokasi wisata baru. Setiap perubahan zonasi pengelolaan kawasan taman nasional terbesar kelima dari 12 taman nasional di Pulau Jawa patut pula dikabarkan kepada pemerintah dan warga desa-desa penyangga.

“Masak ada perubahan zonasi, yang tahu orang Jakarta dulu, bukan warga di desa-desa penyangga. Padahal, nanti merekalah yang pertama kali merasakan dampaknya,” kata Agus kepada Tempo, Selasa, 14 September 2021. 

Agus sendiri sampai sekarang tidak mengetahui persis jumlah lokasi proyek wisata yang ditawarkan oleh Balai Besar TNBTS kepada investor. Ia tak tahu investor-investor yang permohonan izinnya sedang diproses maupun investor yang sudah mengantongi izin usaha penyediaan sarana wisata alam atau IUPSWA. 

Agus hanya tahu PT Winuta Alam Indah (WAI) yang memperoleh IUPSWA untuk mengelola lahan konsensi seluas 2 hektare di Blok Jemplang di Dusun Jarak Ijo, Desa Ngadas, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang. Ketiadaan komunikasi terbuka maupun sosialisasi bisa mencegah kasak-kusuk berujung tudingan jelek pada pengelola TNBTS. “Biar tercapai win-win solution bagi kedua pihak,” ujarnya. 

Manajer Kampanye Walhi Jatim Wahyu Eka Setyawan juga menuntut hal serupa. Bahkan Walhi meminta Balai Besar TNBTS untuk membuka dokumen Analisis mengenai Dampak Lingkungan Hidup atau Amdal pembangunan sarana dan prasarana wisata alam baru, sekaligus mengumumkan terbuka kajian detail wilayah pengembangan wisata dalam kawasan taman nasional terluas kedua di Provinsi Jawa Timur itu. 

“Jangan sampai ada komersialisasi kawasan TNBTS yang berakibat pada kerusakan sumber daya alam dan ekosistem kawasan,” kata Eka.

Penthongan Jemplang, salah satu titik pandang yang terancam terkena proyek wisata dalam Taman Nasional Bromo Tengger Semeru. TEMPO/Abdi Purmono

Kepala Balai Besar TNBTS Novita Kusuma Wardani sudah membantah kecurigaan Walhi, khususnya pengerjaan proyek wisata oleh PT WAI di Jemplang. Ia memastikan pelaksanaan proyek wisata Jemplang tetap berpijak pada kaidah-kaidah konservasi dan menghormati kebudayaan Tengger serta memenuhi prosedur perizinan yang berlaku. 

“Pembangunan proyek di Jemplang sudah prosedural. Kami sudah dua kali mengadakan konsultasi publik dengan stakeholders, terutama dengan masyarakat dan pemerintah desa Ngadas,” kata Novita pada Jumat sore, 10 September 2021. 

Menurut Novita, kawasan TNBTS seluas 50.276 hektare terbagi dalam tujuh zona, yaitu zona inti (17.028 hektare), zona rimba (26.806 hektare), zona pemanfaatan (1.193 hektare), zona rehabilitasi (2.139 hektare), zona tradisional (3.041 hektare), zona khusus (61,56 hektare), dan zona religi seluas 5,18 hektare.

Khusus zona pemanfaatan masih dibagi dua lagi, yaitu ruang publik dan ruang usaha. Selain Jemplang, TNBTS memang membuka ruang usaha di dalam zona pemanfaatan dengan luas keseluruhan 127 hektare atau 10,64 persen dari seluruh luas zona pemanfaatan. Zona pemanfaatan bisa digunakan secara terbatas untuk keperluan tertentu semacam penelitian, pendidikan dan wisata terbatas. 

Namun Novita harus lihat data dulu untuk menyebutkan rincian data ruang publik dan ruang usaha yang dimaksud. “Masih sebagian kecil ruang usaha yang sudah dikeluarkan izinnya. Khusus PT Winuta, ruang usaha yang dibangun tidak boleh melebihi 10 persen dari luas konsesi yang didapat,” ujarnya.






Investor Cina Disebut Tertarik Bangung Industri Hilirisasi Timah di Bangka Belitung

8 jam lalu

Investor Cina Disebut Tertarik Bangung Industri Hilirisasi Timah di Bangka Belitung

Ridwan menuturkan Indonesia adalah penghasil timah terbesar kedua di dunia. Dua investor asal Cina meliriknya.


Kaesang, Youtuber Kevin Hendrawan dan Samuel Sekuritas Luncurkan Saham Rakyat Pro

23 jam lalu

Kaesang, Youtuber Kevin Hendrawan dan Samuel Sekuritas Luncurkan Saham Rakyat Pro

Kaesang Pangarep, Youtuber Kevin Hendrawan dan PT Samuel Sekuritas meluncurkan aplikasi Saham Rakyat versi pro.


Terkini Bisnis: RI di Tengah Ancaman Resesi Global, Jokowi Kesal Soal Impor Aspal

1 hari lalu

Terkini Bisnis: RI di Tengah Ancaman Resesi Global, Jokowi Kesal Soal Impor Aspal

Berita terkini hingga petang ini dimulai dari dampak yang dirasakan Indonesia akibat resesi global yang diproyeksikan terjadi tahun depan.


Ancaman Resesi Global, RI Dianggap Bisa Ambil Peluang Tarik Investor

1 hari lalu

Ancaman Resesi Global, RI Dianggap Bisa Ambil Peluang Tarik Investor

Apindo meminta pemerintah menciptakan kebijakan fiskal dan makro prudential yang responsif untuk menanggulangi dampak resesi global.


Samuel Sekuritas Prediksi IHSG Berpotensi Menguat, Cermati 8 Saham Ini

1 hari lalu

Samuel Sekuritas Prediksi IHSG Berpotensi Menguat, Cermati 8 Saham Ini

Samuel Sekuritas menyoroti sejumlah saham yang perlu dicermati para investor dengan kondisi IHSG hari ini.


Seret Investor Surat Utang

1 hari lalu

Seret Investor Surat Utang

Aliran modal keluar justru makin deras pada saat minat investor terhadap obligasi atau surat utang negara menurun.


Lesu, Nilai Transaksi Kripto Turun hingga 56,33 Persen

1 hari lalu

Lesu, Nilai Transaksi Kripto Turun hingga 56,33 Persen

Musim dingin aset kripto terjadi secara global, termasuk di Indonesia.


Inilah 5 Wisata Alam yang Ada di Banyuwangi

1 hari lalu

Inilah 5 Wisata Alam yang Ada di Banyuwangi

Salah satu daerah yang menyediakan wisata alam dengan berbagai jenis yaitu Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur.


Pemeritah Resmi Tawarkan ORI022: Mulai dari Rp 1 Juta, Kupon 5,95 Persen

2 hari lalu

Pemeritah Resmi Tawarkan ORI022: Mulai dari Rp 1 Juta, Kupon 5,95 Persen

Pemerintah resmi membuka penawaran ORI (Obligasi Negara Ritel Indonesia) seri ORI022 mulai hari ini, Senin, 26 September 2022 pukul 09.35 WIB.


IHSG Bergerak di Zona Merah Pagi Ini, Samuel Sekuritas Soroti 3 Saham

2 hari lalu

IHSG Bergerak di Zona Merah Pagi Ini, Samuel Sekuritas Soroti 3 Saham

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah pada perdagangan awal pekan ini, Senin, 26 September 2022.