Nusa Dua Jadi Percontohan Work From Bali

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno (kanan) menerima audiensi pelaku pariwisata saat

    Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno (kanan) menerima audiensi pelaku pariwisata saat "Work from Bali' di Politeknik Pariwisata Bali, Nusa Dua, Badung, Bali, Kamis 27 Mei 2021. Menparekraf Sandiaga Uno bersama jajarannya melakukan 'Work from Bali' atau bekerja dari Bali serta mendukung program 'Work from Bali' yang dicanangkan Kementerian Koordinator Kemaritiman dan Investasi agar dapat direalisasikan sebagai salah satu upaya untuk membantu pemulihan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif Bali yang terdampak pandemi COVID-19. ANTARA FOTO/Fikri Yusuf

    TEMPO.CO, Jakarta - Kawasan Ekonomi Khusus Pariwisata Nusa Dua Bali menjadi percontohan pelaksanaan work from Bali. Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi menganggap Nusa Dua sebagai tempat yang cocok untuk bekerja jarak jauh karena kawasan itu memiliki manajemen tunggal. Dengan begitu, pengendalian dan pengawasan akan lebih mudah.

    Asisten Deputi Pengembangan Sumber Daya Manusia atau SDM Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Kementerian Koordinator Kemaritiman dan Investasi, Hermin Esti Setyowati mengatakan tujuan work from Bali demi meningkatkan rasa percaya wisatawan domestik.

    "Kedatangan kalangan eksekutif, aparatur sipil negara, dan BUMN akan menggerakkan kembali roda perekonomian Bali yang selama pandemi turun," kata Hermin Esti Setyowati dalam keterangan tertulis di Jakarta, Sabtu 29 Mei 2021. Sebagai tindak lanjut penandatanganan Nota Kesepahaman Bersama tentang Dukungan Penyediaan Akomodasi untuk Peningkatan Pariwisata The Nusa Dua Bali, Kementerian Koordinator Bidag Kemaritiman dan Investasi beserta tujuh kementerian/lembaga di bawah koordinasinya langsung bergerak mengimplementasikan program work from Bali.

    Pelayan mengenakan alat pelindung diri saat melayani tamu saat simulasi penyelenggaraan kegiatan di Nusa Dua, Badung, Bali, Senin, 6 Juli 2020. ANTARA/Fikri Yusuf

    Tujuh kementerian/lembaga itu adalah Kementerian Pariwisata, Kementerian Perhubungan, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Kementerian Kelautan dan Perikanan. Ada pula Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, serta Badan Koordinasi Penanaman Modal. Sejumlah aktivitas yang dapat diadakan dalam program work from Bali antara lain rapat, focus group discussion (FGD), peningkatan kapasitas, outbond, dan sebagainya.

    Sementara itu, Direktur Operasional dan Inovasi Bisnis ITDC, Arie Prasetyo mengatakan, prioritas dalam menerapkan program work from Bali adalah menjamin keselamatan, kenyamanan, dan kesehatan tamu. "Kawasan dan semua hotel di sini sudah mengantongi sertifikat CHSE atau Cleanliness, Health, Safety, and Environment," kata dia.

    Untuk karyawan di Nusa Dua, Bali, Arie melanjutkan, seluruhnya sudah mendapatkan vaksinasi Covid-19 lengkap. Pengunjung juga akan melalui pemeriksaan dan pendataan menyeluruh.

    Baca juga:
    Work From Bali, Destinasi Wisata juga Bersiap Sambut Para Staf Kementerian


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pelonggaran Kembali PPKM: Aturan Baru WFO, Bioskop, dan Anak-anak

    Pemerintah kembali melonggarkan sejumlah aturan PPKM yang berlaku hingga 4 Oktober 2021. Pelonggaran termasuk WFO, bioskop, dan anak-anak di mall.