Wisatawan Mau Masuk Taman Margasatwa Ragunan Harus Melewati Penjagaan Berlapis

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pengunjung saat berkeliling untuk melihat satwa di Taman Margasatwa Ragunan (TMR), Jakarta Selatan, Sabtu, 13 Maret 2021. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    Pengunjung saat berkeliling untuk melihat satwa di Taman Margasatwa Ragunan (TMR), Jakarta Selatan, Sabtu, 13 Maret 2021. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    TEMPO.CO, Jakarta - Wisatawan yang hendak masuk ke Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta Selatan, harus melewati penjagaan berlapis sejak di pintu gerbang. Staf Pelayanan Informasi dan Kehumasan Ragunan, Wahyudi Bambang mengatakan penjagaan berlapis demi memastikan pelaksanaan protokol kesehatan.

    "Kami memperketat protokol kesehatan guna mengantisipasi penularan Covid-19 selama periode kunjungan arus balik lebaran, kata Wahyudi pada Sabtu, 22 Mei 2021. Berikut setiap lapis penjagaan yang diterapkan oleh pengelola Kebun Binatang Ragunan:

    1. Memakai masker
    Pada lapis pertama, petugas memastikan seluruh pengunjung Taman Margasatwa Ragunan memakai masker dengan benar. Tidak ada ketentuan khusus tentang jenis masker yang dikenakan. Yang jelas, masker harus menutupi hidung dan mulut dengan sempurna. "Kalau tidak pakai masker, dilarang masuk," kata Wahyudi.

    2. Mengecek suhu tubuh
    Petugas bersiaga di pintu barat dan pintu utara atau gerbang utama dengan berbekal alat pengukur suhu tubuh. Pengunjung yang memiliki suhu tubuh di atas 37,3 dilarang masuk.

    ADVERTISEMENT

    3. Pemeriksaan tiket
    Sudah pakai masker dan suhu tubuh normal, wisatawan Kebun Binatang Ragunan harus menunjukkan tiket yang telah dibeli lewat daring. Pengunjung yang tidak memiliki konfirmasi pemesanan yang dikirim melalui surat elektronik atau email, dilarang masuk.

    "Banyak yang terpaksa kami tolak masuk karena prosedurnya harus memesan tiket secara online," kata Wahyu. Kebijakan pembelian tiket masuk Taman Margasatwa Ragunan lewat daring ini sesuai dengan kebijakan Gubernur Provinsi DKI Jakarta.

    4. Pemeriksaan identitas
    Petugas akan memeriksa apakah pengunjung yang masuk adalah warga DKI Jakarta atau bukan.

    Sepanjang Sabtu, 22 Mei 2021 hingga pukul 14.00 WIB, jumlah pengunjung Kebun Binatang Ragunan mencapai 9.724 orang. Angka ini lebih banyak dibanding tiga hari terakhir, yakni Rabu, 19 Mei 2021 dengan 6.334 wisatawan, Kamis 20 Mei 2021 sebanyak 5.428 orang, dan Jumat 21 Mei 2021 sebanyak 2.759 wisatawan.

    Jumlah kunjungan Taman Margasatwa Ragunan paling banyak terjadi pada Selasa, 18 Mei 2021 dengan 9.814 wisatawan. Kunjungan pada hari itu melonjak karena Kebun Binatang Ragunan sempat tutup pada Minggu dan Senin, 16 - 17 Mei 2021 karena penguatan protokol kesehatan dan libur satwa.

    Baca juga:
    Terucap Kalimat Tak Sopan Saat Live, Muncul Gerakan Selamatkan Bayu Pradhana


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Selain Makan di Warteg, Ini Sejumlah Kegiatan Asyik yang Bisa Dilakukan 20 Menit

    Ternyata ada banyak kegiatan positif selain makan di warteg yang bisa dilakukan dalam waktu 20 menit. Simak sejumlah kegiatan berikut...