Antisipasi Kerumunan, Objek Wisata di Ciwidey, Pasir Jambu dan Rancabali Ditutup

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Objek wisata Kawah Putih Ciwidey yang berjarak 35 km dari kota Bandung.

    Objek wisata Kawah Putih Ciwidey yang berjarak 35 km dari kota Bandung.

    TEMPO.CO, Jakarta - Kawasan wisata Ciwidey dan sekitarnya di Kabupaten Bandung ditutup sementara guna mencegah terjadinya kerumunan. Keputusan penutupan itu diambil karena kasus Covid-19 di wilayah itu masih tinggi.

    "Kita tutup sementara, sampai kita bisa melihat perkembangan situasi yang memang benar-benar aman untuk kesehatan dan keselamatan  masyarakat," kata Bupati Bandung Dadang Supriatna, Sabtu, 15 Mei 2021.

    Pada Sabtu siang, lalu lintas kendaraan menuju kawasan wisata Ciwidey  terpantau padat sehingga sempat membuat kemacetan. "Tidak hanya wisatawan lokal, pengunjung di luar Kabupaten Bandung pun antusias mendatangi kawasan di Pacira (Pasir Jambu, Ciwidey, Rancabali) ini," kata Dadang.

    Menurut Dadang, pihaknya mengutamakan kesehatan dan keselamatan masyarakat dengan memilih menutup kawasan wisata itu. "Kalaupun nanti dibuka kembali, saya akan sangat ketat memantau penerapan protokol kesehatannya. Ekonomi memang penting untuk keberlangsungan hidup, namun kesehatan lebih utama," ujarnya.

    Ia pun meminta pengertian dan kerja sama dari semua pihak untuk bisa memaklumi kondisi ini, termasuk para pengelola tempat wisata yang bakal terkena dampaknya. "Semoga pandemi Covid-19 ini cepat berakhir," kata Dadang.

    Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil sebelumnya telah berkoordinasi dengan kepala daerah untuk pengawasan dan pengendalian destinasi wisata. Ia pun menginstruksikan akses menuju objek wisata di Pangandaran dan Ciwidey ditutup agar tak ada lagi masyarakat ke destinasi tersebut yang dapat menyebabkan kerumunan. Adapun sejauh ini objek wisata di Puncak dan Lembang masih aman dan terkendali.

    Baca juga: Driam Riverside, Coba Staycation yang Menguji Adrenalin


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.