Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Maskapai Penerbangan Ini Harus Bayar Kompensasi 39 Juta Gara-gara Sandaran Kursi Tak Bisa Direbahkan

Reporter

Editor

Mila Novita

image-gnews
Pesawat Singapore Airlines. REUTERS
Pesawat Singapore Airlines. REUTERS
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Singapore Airlines didenda gara-gara kursi penumpang kelas bisnis tidak bisa direbahkan. Dua penumpangnya, Ravi dan Anjali Gupta pun melaporkan keluhan tersebut. 

Ravi dan Anjali terbang dari Hyderabad, India, ke Australia dan transit di Singapura pada Mei tahun lalu. Mereka membayar 66.750 rupee atau sekitar Rp13 juta untuk setiap kursi kelas bisnis, menurut India Today. Dalam penerbangan ke Singapura, mereka melaporkan sandaran kursi tidak dapat direbahkan. Namun, tidak ada laporan masalah dalam penerbangan Singapura ke Perth. 

Pasangan tersebut mengeluh bahwa mereka merasa diperlakukan sebagai penumpang kelas ekonomi meski sudah bayar kelas bisnis. Bedanya, mereka dapat ruang kaki ekstra, menurut Deccan Chronicle. Akibatnya, mereka juga mengatakan mereka terpaksa tetap terjaga sepanjang perjalanan.

Bisa disandarkan manual

Seorang juru bicara Singapore Airlines mengatakan kepada media Inggris The Independent bahwa kursi tersebut sebenarnya masih dapat disandarkan secara manual.

“Kru kami secara proaktif memeriksa para pelanggan ini secara rutin dan menawarkan untuk merebahkan kursi secara manual bila diperlukan,” kata mereka.

India Today melaporkan bahwa maskapai penerbangan tersebut menawarkan masing-masing 10.000 mil frequent flyer kepada pasangan tersebut, tetapi mereka menolaknya.

Pada Jumat, 26 April, media lokal melaporkan bahwa komisi perselisihan konsumen di Hyderabad memerintahkan Singapore Airlines untuk memberikan kompensasi kepada Gupta. Kompensasi dilaporkan berjumlah 200.000 rupee India atau sekitar Rp39 juta. Sekitar setengahnya adalah untuk biaya kursi, dan sisanya untuk kompensasi penderitaan mental dan penderitaan fisik, menurut India Today.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Menurut situs web pemerintah setempat, Ravi Gupta adalah direktur jenderal kepolisian di negara bagian Telangana, India, yang beribu kota Hyderabad.

Maskapai bintang lima

Singapore Airlines adalah salah satu dari sedikit maskapai penerbangan bintang lima di dunia, menurut peringkat Skytrax. Maskapai ini dinobatkan sebagai kelas bisnis terbaik kedua di dunia tahun lalu, di belakang Qatar Airways.

Namun tidak berfungsinya fitur sandaran sering kali terjadi bahkan di kalangan maskapai penerbangan ternama sekalipun. Emirates, yang menduduki peringkat ketiga tahun lalu, menghadapi tuntutan hukum sebesar $3.300 atau sekitar Rp53,7 juta pada 2023 dari seorang penumpang berusia 20 tahun yang mengeluh bahwa kursi kelas bisnisnya tidak dapat direbahkan dan ternoda.

BUSINESS INSIDER | CNA 

Pilihan Editor: 

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Alasan Pramugari Selalu Tersenyum saat Ada Turbulensi

1 hari lalu

Ilustrasi pramugari. Huffpost.com
Alasan Pramugari Selalu Tersenyum saat Ada Turbulensi

Saat akan terjadi turbulensi adalah pramugari akan berhenti menyajikan minuman panas dan tidak bisa meninggalkan tempat duduk.


Top 3 Dunia: Asal-Usul Suku Bajo, Jemaah Haji dan Diplomat Singapura

1 hari lalu

Foto udara ribuan perahu berada di perairan wanci saat deklarasi perlindungan dan pengelolaan cagar biosfer di Pelabuhan Pangulu Belo, Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara, Rabu 1 Mei 2024. Ratusan perahu kayu nelayan suku bajou dan seni bela diri serta tarian khas suku bajau di pertunjukan saat deklarasi suku Bajau dalam melindungi dan mengelola cagar biosfer di Wakatobi yang dihadiri 9 negara. ANTARA FOTO/Andry Denisah
Top 3 Dunia: Asal-Usul Suku Bajo, Jemaah Haji dan Diplomat Singapura

Berita Top 3 Dunia pada Kamis 13 Juni 2024 diawali oleh kisah tentang asal usul Suku Bajo yang diusir Malaysia.


Belum Ada Investor Asing Masuk IKN, Presiden Jokowi Dulu Sebut Ada Ratusan Investor yang Antre

2 hari lalu

Presiden Joko Widodo memberikan keterangan pers usai meninjau lokasi Upacara HUT ke-79 RI di IKN, Kalimantan Timur, Rabu 5 Juni 2024. ANTARA/Dokumentasi Pribadi
Belum Ada Investor Asing Masuk IKN, Presiden Jokowi Dulu Sebut Ada Ratusan Investor yang Antre

Presiden Jokowi sempat mengungkapkan bahwa ada ratusan investor asing yang antre untuk masuk ke proyek IKN.


Diplomat Singapura Dituduh Merekam Bocah Laki-laki di Pemandian Umum Jepang

2 hari lalu

Warga membersihkan tubuh di tempat pemandian umum yang disebut `sento` di Tokyo, Jepang, 5 Oktober 2015. Pada tahun 1960, ada lebih dari 2.600 tempat pemandian umum di Tokyo, karena di rumah warga jarang ada yang memiliki kamar mandi sendiri. REUTERS/Issei Kato
Diplomat Singapura Dituduh Merekam Bocah Laki-laki di Pemandian Umum Jepang

Seorang diplomat Singapura dituduh merekam bocah berusia 13 tahun di Jepang yang sedang mandi.


6 Langkah untuk Menghindari Bahaya Turbulensi ketika Naik Pesawat

2 hari lalu

Ilustrasi turbulensi pesawat. Shutterstock
6 Langkah untuk Menghindari Bahaya Turbulensi ketika Naik Pesawat

Lampu tanda sabuk pengaman tidak dinyalakan sepanjang perjalanan, lalu apa yang harus dilakukan penumpang untuk cegah bahaya turbulensi?


Harun Masiku Sempat Bolak-Balik Jakarta-Singapura tapi Tak Pernah Tertangkap

2 hari lalu

Harun Masiku ditetapkan sebagai tersangka kasus suap terhadap Komisioner KPU Wahyu Setiawan pada Januari 2020 lalu. Tim penyidik KPK terakhir kali mendeteksi keberadaan Harun Masiku di sekitar Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK). Tim gagal menangkap lantaran dia diduga ditahan oleh sejumlah anggota kepolisian. Terhitung sejak 30 Juli 2021 lalu, Harun kemudian menjadi buronan internasional. Tak tanggung-tanggung, Interpol bahkan telah menerbitkan red notice untuk Harun Masiku. Facebook
Harun Masiku Sempat Bolak-Balik Jakarta-Singapura tapi Tak Pernah Tertangkap

Harun Masiku jadi buron usai lolos dari operasi tangkap tangan (OTT) KPK pada Rabu, 8 Januari 2020.


Tiket Feri Batam - Singapura Mahal Rugikan Sektor Pariwisata, KPPU Minta Kemenhub Turun Tangan

3 hari lalu

Kapal ferry menuju Singapura dari Batam. TEMPO/ Yogi Eka Sahputra
Tiket Feri Batam - Singapura Mahal Rugikan Sektor Pariwisata, KPPU Minta Kemenhub Turun Tangan

Harga tiket feri Batam - Singapura ataupun sebaliknya melonjak sejak 2022 atau setelah pandemi, Rp760.000 untuk WNI dan Rp915.000 untuk WNA.


Mengenal Clear Air Turbulence, Musuh Dalam Selimut di Dunia Penerbangan

3 hari lalu

Ilustrasi pesawat (Pixabay)
Mengenal Clear Air Turbulence, Musuh Dalam Selimut di Dunia Penerbangan

Tidak seperti turbulensi pada umumnya yang disebabkan oleh kondisi awan, clear air turbulence terbentuk dari pergerakan angin yang tidak beraturan.


Tiket Feri Batam - Singapura Mahal, KPPU Masih Kumpulkan Bukti Dugaan Kartel

3 hari lalu

Kapal feri Batam-Singapura Batam Fast melintas di perairan Singapura. TEMPO/Yogi Eka Sahputra
Tiket Feri Batam - Singapura Mahal, KPPU Masih Kumpulkan Bukti Dugaan Kartel

Harga tiket feri Batam - Singapura ataupun sebaliknya melonjak sejak tahun 2022 atau setelah pandemi.


Bawa Pistol Air Mainan Anak, Sekeluarga Ditahan di Bandara Changi Singapura

4 hari lalu

Jewel Bandara Changi Singapura (TEMPO/Mila Novita)
Bawa Pistol Air Mainan Anak, Sekeluarga Ditahan di Bandara Changi Singapura

Mainan dan replika senjata, termasuk pistol air, terdaftar sebagai barang yang dikontrol di Singapura.