Larangan Mudik 2021, Warga dari Luar Jabodetabek Dilarang Masuk Kabupaten Bogor

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas gabungan dari Dishub Kota Bogor, Satpol PP Kota Bogor, Polisi Militer dan Polresta Bogor Kota mengarahkan kendaraan roda empat berplat ganjil untuk memutar balik saat pemberlakuan aturan ganjil-genap di pos sekat Gerbang Tol Bogor, Tanah Baru, Kota Bogor, Sabtu, 6 Februari 2021. Hanya dalam satu jam, puluhan kendaraan terjaring dalam razia ganjil genap di gerbang tol Bogor, termasuk mobil yang dikendarai Ayu Ting Ting.  ANTARA/Arif Firmansyah

    Petugas gabungan dari Dishub Kota Bogor, Satpol PP Kota Bogor, Polisi Militer dan Polresta Bogor Kota mengarahkan kendaraan roda empat berplat ganjil untuk memutar balik saat pemberlakuan aturan ganjil-genap di pos sekat Gerbang Tol Bogor, Tanah Baru, Kota Bogor, Sabtu, 6 Februari 2021. Hanya dalam satu jam, puluhan kendaraan terjaring dalam razia ganjil genap di gerbang tol Bogor, termasuk mobil yang dikendarai Ayu Ting Ting. ANTARA/Arif Firmansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Berkaitan dengan kebijakan larangan mudik 2021, Pemerintah Kabupaten Bogor akan melarang masyarakat yang berasal dari luar Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi atau Jabodetabek masuk ke wilayahnya. Mereka tidak diizinkan masuk wilayah meski membawa surat kesehatan negatif Covid-19.

    "Dari luar Jabodetabek tidak diperbolehkan masuk (ke Bogor) meski membawa surat hasil tes cepat antigen negatif karena ada indikasi mudik yang mulai dilarang hari ini oleh pemerintah pusat," kata Bupati Bogor Ade Yasin, Kamis, 22 April 2021.

    Pemerintah mempercepat kebijakan larangan mudik yang sebelumnya berlaku 6 sampai 17 Mei 2021 menjadi 22 April hingga 24 Mei 2021. Keputusan itu diambil karena sebelum larangan berlaku, banyak orang yang memilih mudik lebih awal.

    Karena itu, kata Ade Yasin, Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor mulai melakukan penyekatan kendaraan di beberapa titik sejak Kamis. "Satgas Covid-19 mendirikan tujuh posko pemeriksaan," ujarnya.

    Di tujuh titik itu, petugas gabungan akan melakukan pengawasan terhadap masyarakat yang mau masuk Kabupaten Bogor. Jika berasal dari luar Jabodetabek, maka masyarakat akan diminta putar balik. Hal berbeda berlaku bagi masyarakat yang datang dari Jabodetabek.

    "Bagi masyarakat dari Jabodetabek boleh masuk ke Kabupaten Bogor dengan catatan membawa surat hasil negatif tes cepat antigen," kata Ade Yasin.

    Selain memeriksa mereka yang mau masuk, kata Ade Yasin, petugas akan memantau pergerakan warganya sendiri. Warga Bogor yang ingin ke luar wilayah selain Jabodetabek akan diminta putar balik.

    "Sebaliknya, kami juga tidak perkenankan warga Bogor keluar wilayah Bogor selain Jadetabek, akan diputar balik, seperti ke Sukabumi, Cianjur, Lebak," kata Ade Yasin.

    Keputusan larangan mudik 2021 diambil untuk menekan angka penularan Covid-19. Jumlah penambahan kasus biasanya bertambah saat momentum libur panjang dan saat mobilitas masyarakat tinggi seperti Lebaran.

    Baca juga: Larangan Mudik 2021 Diperpanjang, Yogyakarta Siapkan Pos Pemantauan Berlapis


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pertanyaan Ganjil dalam TWK yang Mesti Dijawab Pegawai KPK

    Sejumlah pertanyaan yang harus dijawab pegawai KPK dalam TWK dinilai nyeleneh, mulai dari hasrat seksual hingga membaca doa qunut dalam salat.