Ide Sandiaga untuk Ikon Wisata Jam Gadang: Pasang Teknologi VR dan AR

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menparekraf Sandiaga Uno saat mengunjungi ikon wisata Jam Gadang. Dok.Kemenparekraf

    Menparekraf Sandiaga Uno saat mengunjungi ikon wisata Jam Gadang. Dok.Kemenparekraf

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno mengusulkan agar Jam Gadang, salah satu ikon wisata di kota Bukittinggi Sumatera Barat dilengkapi dengan teknologi virtual reality (VR) dan augmented reality (AR). Menurut dia, penggunaan teknologi itu bisa makin menarik minat wisatawan.

    "Jam Gadang sudah saatnya dilengkapi dengan VR (virtual reality) dan Augmented Reality (AR) sehingga orang-orang tetap bisa merasakan sensasinya tanpa harus naik ke atas," kata Sandiaga dalam kunjungannya ke Jam Gadang, Kamis, 22 April 2022.

    Dari menara Jam Gadang, pengunjung bisa melihat pemandangan kota dari ketinggian. Sekaligus melihat keindahan Gunung Merapi dan Gunung Singgalang.

    Sandiaga menjelaskan bahwa pendekatan teknologi itu bisa menjadi solusi bagi mereka yang ingin menikmati kemegahan Jam Gadang dan pemandangan sekitarnya yang menakjubkan tapi tak bisa akibat kapasitas menara yang terbatas.

    Lewat teknologi VR atau AR, wisatawan bisa mengagumi pesona Jam Gadang meski tak perlu naik ke menara. "Semua pihak terkait dapat berkoordinasi untuk mewujudkan ini dan membuatnya agar bagaimana wisatawan bisa merasakan sensasi naik ke atas Jam Gadang tadi," kata Sandiaga.

    Selain Jam Gadang, Sandiaga meninjau Taman Panorama Ngarai Sianok serta Desa Wisata Manggis Ganting.

    Baca juga: Sandiaga Ajak Investor Ikut Kembangkan Wisata di Padang Panjang


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Negara-negera yang Sudah Melakukan Vaksinasi Anak di Bawah 12 Tahun

    Di Indonesia, vaksin Covid-19 baru diberikan ke anak usia 12 tahun ke atas. Namun beberapa negara mulai melakukan vaksinasi anak di bawah 12 tahun.