Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Mampir ke Museum Balaputra Dewa, Ada Ragam Barang Peninggalan Kerajaan Sriwijaya

Reporter

image-gnews
Pengunjung Museum Balaputra Dewa Palembang. ANTARA/Yudi Abdullah
Pengunjung Museum Balaputra Dewa Palembang. ANTARA/Yudi Abdullah
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Museum selalu menjadi pilihan bagi wisatawan yang ingin berwisata sekaligus belajar. Jika sedang berada di Palembang, Sumatera Selatan, tak ada ruginya mampir ke Museum Negeri Balaputra Dewa. Di sana, sejumlah koleksi benda sejarah peninggalan Kerajaan Sriwijaya dan Kesultanan Palembang Darussalam dipamerkan.

"Benda peninggalan sejarah yang dipamerkan seperti prasasti, artefak, kemudi kapal dan perahu lesung," kata Kepala Museum Balaputra Dewa Palembang, Chandra Amprayadi.

Salah satu koleksi terbaru yang dipamerkan, yakni kemudi kapal terbuat dari kayu peninggalan zaman Kerajaan Sriwijaya. Balai Arkeologi yang telah meneliti kemudi kapal tersebut memperkirakan kemudi itu merupakan kemudi kapal tradisi Asia.

"Kemudi kapal tersebut merupakan hibah dari masyarakat pada Agustus 2020. Kemudi kapal yang terbuat dari kayu ulin itu beratnya sekitar empat ton dengan panjang 7,8 meter lebar 50 cm ditemukan di Sungai Musi kawasan Keramasan, Kertapati Palembang pada tahun 2016," kata Chandra.

Namun pengunjung jangan sampai melewatkan barang peninggalan sejarah berkaitan dengan Kerajaan Sriwijaya lain seperti artefak kerajinan gerabah, manik-manik, logam benda cor, dan prasasti.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Menurut Chandra, sebagian besar prasasti adalah replika, sedangkan yang aslinya sebagian besar ditempatkan di museum nasional Jakarta dan di Taman Purbakala Kerajaan Sriwijaya (TPKS) Palembang.

Contoh prasasti replika yang bisa dilihat di museum Balaputra Dewa Palembag berasal dari abad ke-7, yakni Prasasti Kedukan Bukit, Telaga Batu, Kota Kapur, Talang Tuwo, Boom Baru, Kambang Unglen, Kambang Unglen II dan prasasti Siddhayatra.

Saat ini, museum tersebut memiliki 8.800 potong koleksi mulai dari zaman pra-sejarah, zaman Kerajaan Sriwijaya, zaman Kesultanan Palembang, hingga zaman kolonial Belanda.

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Jelajah Negeri: 4 Destinasi Wisata yang Wajib Dikunjungi di Kota Pekanbaru

1 hari lalu

Museum Sang Nila Utama, Pekanbaru.
Jelajah Negeri: 4 Destinasi Wisata yang Wajib Dikunjungi di Kota Pekanbaru

Berikut adalah empat destinasi wisata di Kota Pekanbaru yang layak untuk dikunjungi saat berada di Provinsi Riau.


BRIN Kukuh Koleksi Arkeologi Barus Harus Dipindah ke Cibinong, Apa Alasannya?

3 hari lalu

Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Laksana Tri Handoko, saat ditemui di Auditorium BRIN, Jakarta Pusat, Rabu, 5 Juni 2024. TEMPO/Alif Ilham Fajriadi
BRIN Kukuh Koleksi Arkeologi Barus Harus Dipindah ke Cibinong, Apa Alasannya?

BRIN mengungkap rencananya yang lain untuk membangun museum baru untuk menampung semua koleksi dan aset negara yang masih tersebar di banyak daerah.


Kembali Beroperasi, Apa yang Baru dari Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta?

13 hari lalu

Wajah baru Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta pascarevitalisasi selama tiga bulan. Dok. Istimewa
Kembali Beroperasi, Apa yang Baru dari Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta?

Museum Benteng Vredeburg tak lagi hanya pusat edukasi sejarah dan budaya, tapi juga sebagai ruang baru berkumpul anak muda dan keluarga.


Museum Keju di Prancis Ajak Pengunjung Melihat Pembuatan Keju Tradisional

14 hari lalu

Ilustrasi keju. Shutterstock
Museum Keju di Prancis Ajak Pengunjung Melihat Pembuatan Keju Tradisional

Museum keju di Paris akan dibuka pada 1 4 Juni 2024


Museum KCBN Muarajambi Siap Dibangun, Masyarakat Gelar Prosesi Tegak Tiang Tuo

18 hari lalu

Prosesi adat Tegak Tiang Tuo di KCBN Muarajambi pada 5 Juni 2024/Kemdikbud
Museum KCBN Muarajambi Siap Dibangun, Masyarakat Gelar Prosesi Tegak Tiang Tuo

Makna prosesi adat Tegak Tiang Tuo dalam peletakan batu pertama untuk Museum KCBN drasa Muarajambi


29 Demonstran Pro-Palestina di Museum Brooklyn Ditahan Kepolisian New York City

22 hari lalu

Demonstran memegang bendera Palestina saat unjuk rasa pro-Palestina yang diadakan di seberang jalan Konsulat Jenderal Israel di New York City, AS, 9 Oktober 2023. REUTERS/Roselle Chen
29 Demonstran Pro-Palestina di Museum Brooklyn Ditahan Kepolisian New York City

Kepolisian New York City mengkonfirmasi menahan 29 orang yang ada sangkut-pautnya dengan unjuk rasa pro-Palestian di museum Brooklyn.


Rekomendasi 4 Wisata Virtual untuk Study Tour

31 hari lalu

Siswa-siswi SD hingga SMP asyik menikmati pengalaman menjelajah angkasa menggunakan teknologi Virtual Reality dalam acara Widya Wisata Jelajah Angkasa Anak Bangsa di Stasiun Pengendali Utama Satelit Telkom Cibinong, Bogor (30/7)
Rekomendasi 4 Wisata Virtual untuk Study Tour

Kegiatan study tour tak harus selalu ke luar kota, apalagi naik bus tidak layak. Ada layanan wisata virtual yang edukatif.


Melihat Sejarah Blambangan dari Abad ke-13 di Omahseum Banyuwangi

36 hari lalu

Omahseum Banyuwangi, Jawa Timur, dibuka pada Sabtu, 18 Mei 2024. Museum ini berisi ribuan artefak Kerajaan Blambangan di masa lalu. (Tangkapan layar Instagram @banyuwangi_kab)
Melihat Sejarah Blambangan dari Abad ke-13 di Omahseum Banyuwangi

Ribuan artefak Balambangan kuno seperti lingga, kendi, manik-manik, kitab kuno, keris, pedang, sampai fosil-fosil tersaji di Omahseumvdi Banyuwangi.


Mengenal IHA, Badan Baru yang Diluncurkan Kemendikbudristek

37 hari lalu

Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbud), Nadiem Anwar Makarim saat menghadiri agenda perilisan Peraturan Mendikbudristek tentang Kurikulum pada Jenjang PAUD, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah, di Gedung Kemdikbud, Jakarta Selatan, pada Rabu, 27 Maret 2024. TEMPO/Adinda Jasmine
Mengenal IHA, Badan Baru yang Diluncurkan Kemendikbudristek

Dilansir dari laman Kemendikbudristek, salah satu langkah pertama yang telah dilakukan IHA adalah memperbarui Museum Song Terus di Pacitan, Jawa Timur


Dongkrak Kunjungan Museum dan Cagar Budaya, Begini Langkah Kemendikbudristek

39 hari lalu

Sisi selatan Benteng Vredeburg Yogyakarta yang hampir rampung direvitalisasi pada Mei 2024. Tempo/Pribadi Wicaksono
Dongkrak Kunjungan Museum dan Cagar Budaya, Begini Langkah Kemendikbudristek

Indonesian Heritage Agency (IHA) yang bertugas menangani pengelolaan museum dan cagar budaya nasional sejak September 2023.