Ubud Village Jazz Festival 2020 Batal Gara-gara Pandemi COVID-19

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Para penonton Ubud Village Jazz Festival (UVJF) menikmati musik jazz sambil duduk dan lesehan. TEMPO/Made Argawa

    Para penonton Ubud Village Jazz Festival (UVJF) menikmati musik jazz sambil duduk dan lesehan. TEMPO/Made Argawa

    TEMPO.CO, Denpasar - Acara musik jazz Ubud Village Jazz Festival atau UVJF 2020 ditiadakan karena pandemi COVID-19. Konser musik tahunan ini sebelumnya dijadwalkan berlangsung pada 14 - 15 Agustus 2020.

    "Sangat berat hati, Ubud Village Jazz Festival 2020 dibatalkan," kata Co Founder Ubud Village Jazz Festival, Anom Darsana pada Kamis, 9 April 2020. Panitia menilai keselamatan dan kesehatan para pengunjung, komite, staff, dan relawan menjadi fokus utama.

    Mereka yang sudah membeli tiket Ubud Village Jazza Festival 2020 secara online bisa melakukan klaim pengembalian uang. Caranya, kirimkan bukti pembelian tiket melalui email info@ubudvillagejazzfestival.com. "Harap maklum proses ini membutuhkan waktu," ujarnya.

    Anom Darsana mengatakan industri pariwisata di Bali sangat terpukul dengan pandemi virus corona baru atau COVID-19. Bukan hanya bisnis hotel, restoran, beserta toko-toko yang terpuruk, acara hiburan mulai sekala besar hingga UMKM juga harus mengencangkan ikat pinggang.

    Ubud Village Jazz Festival atau UVJF adalah festival jazz berskala internasional terbesar di Bali yang sudah berlangsung selama tujuh kali berturut-turut sejak 2013. Rencananya panitia akan kembali menggelar UVJF pada tahun depan.

    Co Founder Ubud Village Jazz Festival lainnya, Yuri Mahatma menambahkan, sebelum memutuskan menunda festival musik jazz itu hingga tahun depan, ada yang menyarankan agar panitia menggeser jadwal acara ke akhir tahun. Namun panitia tetap membatalkan karena berbagai pertimbangan, misalnya butuh waktu untuk memulihkan kondisi pasca-pandemi corona dan alasan moral. "Beberapa bulan ke depan semua orang akan lebih berhati-hati dan berhemat," kata Yuri Mahatma.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.