Ini Permintaan Wishnutama Kepada Pelaku Wisata Jelang PSBB

Reporter:
Editor:

Ludhy Cahyana

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menparekraf Wishnutama meminta Pemda aktif menyelamatkan industri pariwisata di daerahnya yang terpuruk akibat wabah virus corona. Dok. Kemenparekraf

    Menparekraf Wishnutama meminta Pemda aktif menyelamatkan industri pariwisata di daerahnya yang terpuruk akibat wabah virus corona. Dok. Kemenparekraf

    TEMPO.CO, Jakarta - Sektor pariwisata mengalami pukulan langsung dari wabah virus corona, mendorong Kementerian Pariwisata dan Industri Kreatif (Kemenparekraf), turut berperan aktif menekan penyebaran virus corona.

    Menparekraf Wishnutama mengimbau, agar masyarakat dan pelaku parekraf mematuhi penerapan status Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di DKI Jakarta. PSBB  akan berlangsung pada 10 April 2020 hingga 14 hari ke depan. Pembatasan yang telah dilakukan itu seperti penghentian kegiatan peribadatan di rumah ibadah, imbauan bekerja dan sekolah dari rumah, hingga pembatasan moda transportasi.
     
    “Pembatasan pergerakan dan interaksi di ibu kota akan sangat mempengaruhi kemampuan ibu kota mengendalikan penyebaran virus corona," kata Wishnutama. Ia berharap pandemi Covid-19 segera berlalu dan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif jauh lebih baik lagi. 
     
    Wishnutama juga mengimbau industri pariwisata dan para pelaku ekonomi kreatif untuk aktif mendata, yang informasinya digunakan untuk menyalurkan bantuan stimulus. Ia juga meminta pelaku pariwisata dan industri kreatif mematuhi kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di DKI Jakarta.
     
    Kemenparekraf telah mengalokasikan Rp500 miliar untuk mendukung penanganan Covid-19. Dalam bentuk kerja sama dengan industri perhotelan dan transportasi dalam penyediaan akomodasi bagi tenaga kesehatan, gerakan masker kain, ajakan masyarakat untuk jaga jarak, pelatihan online serta berkoordinasi dengan K/L terkait dalam kebijakan stimulus bagi industri.
     
    Untuk pendataan, para pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif segera melapor ke Pusat Krisis Terintegrasi sebagai jalur komunikasi dan edukasi bagi masyarakat melalui contact center COVlD-19 +628118956767 whatsapp atau email info@kemenparekraf.go.id,” kata Wishnutama.
     
    Wishnutama juga menjelaskan, pihaknya terus berupaya mengumpulkan data-data tenaga kerja, baik dari dinas, asosiasi, industri, asosiasi musisi, produser film, seni pertunjukan, dan lainnya agar pendataan penyaluran kartu pra kerja yang sedang dilakukan dapat tepat sasaran. 
     
    Data tersebut nantinya akan dikroscek dengan K/L lain supaya tidak ada duplikasi data. Dengan demikian pekerja yang menerima manfaat kartu prakerja semakin lebih luas.
     
    Menparekraf juga menerima laporan, bahwa terdapat kendala untuk pendataan. Sebagai contoh dari data yang masuk ke PHRI saat ini terdapat 1.266 hotel yang terpaksa tutup di 31 provinsi. Dari 1.266 hotel, baru 844 hotel dan 74.101 karyawan yang terdata.
     
     
     
     
     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.