Setelah 10 Tahun, 2 Panda Ini Akhirnya Kawin, Berkat Covid-19?

Reporter:
Editor:

Ludhy Cahyana

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ying Ying panda betina akhirnya kawin dengan Le Le. Usaha mengawinkannya secara alami berjalan 10 tahun, dan baru sukses ketika virus corona memaksa kebun binatang Ocean Park Hong Kong tutup. Foto: @hkoceanpark

    Ying Ying panda betina akhirnya kawin dengan Le Le. Usaha mengawinkannya secara alami berjalan 10 tahun, dan baru sukses ketika virus corona memaksa kebun binatang Ocean Park Hong Kong tutup. Foto: @hkoceanpark

    TEMPO.CO, Jakarta - Ying Ying panda betina dan Le Le panda jantan. Keduanya dijodohkan 10 tahun lalu, dan belum juga mau kawin. Ketika virus corona memaksa kebun binatang Hong Kong ditutup, dan pengunjung sepi, dua sejoli itu mulai kawin. Ternyata panda butuh sedikit privasi pula. 

    Bila Ying Ying hamil, Le Le harus bersiap jadi bapak. Keduanya merupakan penghuni lama kebun binatang Ocean Park di Hong Kong. Pejabat kebun binatang mengumumkan pada hari Senin, 6 April 2020, bahwa setelah 10 tahun upaya kawin alami, dan "melalui percobaan dan pembelajaran," keduanya akhirnya berhasil.

    "Proses kawin alami yang sukses hari ini sangat menarik bagi kami semua, karena peluang kehamilan melalui perkawinan alami lebih tinggi daripada dengan inseminasi buatan," Michael Boos, direktur eksekutif untuk operasi zoologi dan konservasi di Ocean Park, mengatakan dalam siaran pers kepada CNN.

    Karena wabah virus corona, taman telah ditutup untuk pengunjung sejak akhir Januari. Staf memperhatikan perilaku tertentu dalam dua panda raksasa yang umum terjadi selama musim kawin -- yang terjadi setiap tahun antara bulan Maret dan Mei.

    "Sejak akhir Maret, Ying Ying mulai menghabiskan lebih banyak waktu bermain di air, sementara Le Le telah meninggalkan aroma di sekitar habitatnya, dan mencari aroma Ying Ying di daerah itu," demikian bunyi siaran pers.

    Meskipun masih terlalu dini untuk mengatakan apakah bayi panda sedang berproses dalam rahim, staf memantau dengan seksama tubuh Ying Ying dan perubahan perilaku.

    "Jika berhasil, tanda-tanda kehamilan, termasuk fluktuasi level hormon dan perubahan perilaku dapat diamati pada awal Juni, meskipun selalu ada kemungkinan Ying Ying dapat mengalami kehamilan semu," kata Boos.

    Ini adalah berita besar bagi pengamat, dan bagi satwa yang saat ini terdaftar rentan -- satu kategori lagi dari  terancam punah, menurut Daftar Merah Spesies Terancam Punah IUCN. Hanya ada sekitar 1.800 panda raksasa yang tetap berada di habitat aslinya, menurut Ocean Park.

    "Kami berharap dapat membawa berita kehamilan yang luar biasa kepada warga Hong Kong tahun ini, dan memberikan kontribusi lebih lanjut untuk konservasi spesies yang rentan ini," kata Boos.

    Jika Ying Ying hamil, masa kehamilan panda raksasa berkisar antara 72 dan 324 hari. Kebun binatang akan berbagi lebih banyak pembaruan mengenai perjalanan Ying Ying menjadi ibu, untuk diketahui publik penggemar satwa. Ternyata, virus corona membawa kebahagiaan di balik musibah.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.