Wisata Memancing di Muara Gembong Bekasi Tutup karena Corona

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemancingan di Kecamatan Muara Gembong, Bekasi, Jawa Barat. Foto: Antaranews

    Pemancingan di Kecamatan Muara Gembong, Bekasi, Jawa Barat. Foto: Antaranews

    TEMPO.CO, Bekasi - Wisata memancing di Kecamatan Muara Gembong, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, ditutup untuk mencegah penyebaran virus corona.

    Camat Muara Gembong, Lukman Hakim mengatakan semua spot wisata, termasuk pemancingan Bagang Gembong, Hutan Mangrove Muara Blacan, pemancingan galatama, linggo, saung di muara Sungai Citarum, sampai pinggir laut Desa Pantai Bahagia, Pantai Mekar, dan Pantai Sederhana, juga ditutup.

    "Penyebaran virus corona itu bisa dari mana saja, termasuk para pemancing dan wisatawan," kata Lukman Hakim, Senin 30 Maret 2020. "Tak mengapa pariwisata sementara waktu turun asal jangan ada penyebaran COVID-19 di wilayah ini."

    Pemancingan Muara Gembong, Bekasi, dikenal memiliki beragam ikan. Di antaranya ikan mujair, ikan payus, ikan kakap, ikan kakap merau bakau atau mangrove jack, ikan sembilang, ikan kuro, dan ikan black bass. Lukman Hakim mengatakan telah berkoordinasi dengan pihak kepolisian terkait penutupan objek wisata ini.

    Pemancingan di Kecamatan Muara Gembong, Bekasi, Jawa Barat. Foto: Antaranews

    "Kepada seluruh pemancing maupun pengunjung dari yang ingin ke Muara Gembong, untuk sementara ditunda dulu guna memutus rantai penyebaran virus corona," kata Kepala Seksi Humas Kepolisian Sektor Muara Gembong, Brigadir Kepala Rohimah. Apabila pemancing tetap datang, Rohimah mengatakan petugas tak segan bertindak tegas.

    Di Kecamatan Muara Gembong, Bekasi, diketahui ada satu orang berstatus Orang Dalam Pemantauan atau ODP. "Kami sudah melakukan penyemprotan disinfektan mandiri di enam desa dan memberikan bantuan sembako untuk orang berstatus ODP itu," kata Lukman Hakim.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.