Bawa Uang Banyak Saat Wisata ke Negara Ini, Biaya Hidupnya Mahal

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang wisatawan mengambil gambar saat menikmati hari musim gugur yang hangat di danau Derborence, Swiss, 25 Oktober 2018. Danau Derborence terbentuk karena longsoran yang terjadi pada abad ke-18 di Lembah Lizerne, Swiss.  REUTERS/Denis Balibouse

    Seorang wisatawan mengambil gambar saat menikmati hari musim gugur yang hangat di danau Derborence, Swiss, 25 Oktober 2018. Danau Derborence terbentuk karena longsoran yang terjadi pada abad ke-18 di Lembah Lizerne, Swiss. REUTERS/Denis Balibouse

    TEMPO.CO, Jakarta - Sebelum memutuskan berwisata ke suatu negara, sebaiknya cek dulu berapa biaya hidup di sana. Salah satu caranya bisa diketahui melalui daftar peringkat negara dengan ongkos kebutuhan sehari-hari yang cukup mahal.

    Menurut CEOWORLD Magazine yang terbit pada Februari 2020, Swiss dinobatkan sebagai negara paling mahal di dunia. Mengutip laporan Daily Mail dan Time Out, predikat termahal ini didasarkan pada sejumlah kriteria, seperti biaya akomodasi, harga makanan, pakaian, tarif taksi, internet, ongkos makan di restoran, serta bahan baku makanan. Adapun negara dengan biaya hidup termahal setelah Swiss adalah Norwegia, Islandia, Jepang, dan Denmark.

    Swiss menempati peringkat pertama dari 132 negara yang dijadikan perbandingan ihwal hidup. Di New York, Amerika Serikat, yang dikenal sebagai tempat dengan biaya hidup mahal ternyata tak ada apa-apanya dibandingkan lima negara tadi. Amerika Serikat berada di peringkat ke-20 untuk kategori negara dengan biaya hidup paling mahal.

    Biaya sewa penginapan dan makan di restoran di negara-negara Asia Timur jauh lebih murah ketimbang Eropa. Di Asia, Hong Kong menempati urutan pertama sebagai negara dengan ongkos penginapan tertinggi. Meski begitu, secara keseluruhan biaya hidup di Hong Kong menempati posisi ke-11 karena akomodasi dan harga makanan relatif terjangkau.

    Untuk kategori sewa penginapan, pusat bisnis di Timur Tengah, seperti Qatar dan Uni Emirat Arab juga mematok harga tinggi. Qatar menampati posisi kelima termahal di dunia, tapi secara keseluruhan biaya hidup di sana berada di peringkat ke-31. Adapun Uni Emirat Arab menempati posisi ke-32.

    Inggris berada di urutan ke-27 dalam daftar keseluruhan biaya hidup. Artinya, biaya akomodasi selama melancong ke Inggris lebih murah daripada ke Amerika Serikat atau Kanada. Tapi segala kebutuhan sehari-hari di Inggris masih lebih mahal ketimbang Italia dan Jerman. Untuk indeks harga makanan di restoran, Inggris berada di peringkat ke-14.

    Dari 132 daftar peringkat itu, negara dengan biaya hidup yang paling murah adalah, Uzbekistan, Suriah, India, Afganistan, Pakistan. Harga restoran termurah di dunia adalah Tunisia, yang dari aspek keseluruhan negara ini berada di peringkat ke-126. Demikian pula Pakistan, India, dan Afghanistan juga paling murah dalam indeks harga restoran.

    Lantas di mana posisi Indonesia? Indonesia berada di peringkat ke-93 sebagai negara termahal dari keseluruhan kriteria penilaian tadi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Untung Buntung Status Lockdown akibat Wabah Virus Corona

    Presiden Joko Widodo berharap pemerintahannya memiliki visi dan kebijakan yang sama terkait Covid-19. Termasuk dampak lockdown pada sosial ekonomi.