Pekerjaan Unik, Dibayar Keliling AS dengan Mobil Hot Dog

Reporter:
Editor:

Ludhy Cahyana

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wienermobile yang digunakan hotdogger berkeliling Amerika Serikat. Foto: @bbsisterjoy

    Wienermobile yang digunakan hotdogger berkeliling Amerika Serikat. Foto: @bbsisterjoy

    TEMPO.CO, Jakarta - Perusahaan produsen daging dan sosis Oscar Mayer mencari orang yang bersedia untuk menjelajahi Amerika Serikat, dengan kendaraan berbentuk hot dog, seperti dikutip The Travel.

    Oscar Mayer mencari 12 orang hotdogger untuk melakukan perjalanan keliling Amerika Serikat dengan mobil hot dog atau Wienermobile raksasa. Mengutip Insider, posisi itu terbuka untuk lulusan perguruan tinggi dengan gelar Bachelor of the Arts atau Bachelor of Science. Lamaran untuk pekerjaan itu pun sudah ditutup pada 31 Januari 2020.

    Pekerjaan dimulai pada Juni dengan pelatihan selama dua pekan di Hot Dog High. Adapun komitmen kerja itu selama satu tahun. Pekerjaan itu membutuhkan lebih dari sekadar surat izin mengemudi. Karena hotdogger juga akan sebagai duta merek pada acara-acara dalam berbagai penampilan di seluruh Amerika Serikat.

    Para hotdogger akan mempraktikkan cara memarkir Wienermobile. Kelas pengemudi baru juga akan bergabung dengan para hotdoggers sebelumnya, sejak adanya Wienermobile. "Selama 33 tahun, pekerjaan hotdogger terus menjadi posisi yang diminati," kata Matt Riezman, Direktur Asosiasi Oscar Mayer dalam sebuah pernyataan.

    Mengutip situs web Oscar Mayer, Wienermobile kali pertama dibuat pada 1936. Kemudian, mobil versi pertama itu menjadi koleksi Museum Henry Ford, di Dearborn, Michigan, pada 1952. Pada 1969 Wienermobile menampilkan model lampu belakang Ford Thunderbird. Adapun enam Wienermobile atau mobil hot dog yang berbeda telah menjelajahi Amerika Serikat pada waktu tertentu.

    THE TRAVEL | INSIDER | OSCAR MAYER


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Penggerogotan Komisi Antirasuah, Isu 75 Pegawai KPK Gagal Tes Wawasan Kebangsaan

    Tersebar isu 75 pegawai senior KPK terancam pemecatan lantaran gagal Tes Wawasan Kebangsaan. Sejumlah pihak menilai tes itu akal-akalan.