JIFFINA 2020 Masih Didominasi Pengrajin dan Furnitur Yogyakarta

Reporter:
Editor:

Ludhy Cahyana

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Lantai dapur coklat melengkapi furnitur kayu berwarna senada (Sumber: hendelhomes.com)

    Lantai dapur coklat melengkapi furnitur kayu berwarna senada (Sumber: hendelhomes.com)

    TEMPO.CO, Jakarta - Sektor pameran atau exhibition menjadi satu pilar penyangga menggeliatnya sektor MICE atau meeting, incentive, convention, and exhibition sebagai pengungkit industri pariwisata di Yogyakarta.

    Salah satu ajang pameran berlevel internasional yang masih dipertahankan Yogyakarta, yakni Jogja International Furniture and Craft Fair Indonesia atau disingkat JIFFINA.

    Event ini menjadi pameran furnitur dan kerajinan berskala internasional yang melibatkan pelaku usaha mebel dan kerajinan se-Indonesia. Namun dari sisi kepesertaan, didominasi pelaku usaha Yogyakarta.

    Nah, tahun ini, JIFFINA bakal kembali digelar pada 14-17 Maret 2020 bertempat di Jogja Expo Center atau JEC. Ketua Komite JIFFINA 2020, Endro Wardoyo, mengatakan peserta pameran JIFFINA tahun 2020 ini cukup banyak.

    “Sampai saat ini sudah ada lebih dari 300 perusahaan mebel dan kerajinan siap ikut, Dari jumlah itu, 50 persen perusahaan asal Yogyakarta, sisanya berasal dari daerah-daerah di Jawa dan Bali,” ujar Endro usai bertemu Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X di Kepatihan Yogyakarta Rabu 8 Januari 2020.

    Mebel produksi UKM akan jadi perhatian dalam JIFFINA. TEMPO/Dian Triyuli Handoko

    Endro menuturkan lewat JIFFINA 2020, pihaknya menargetkan transaksi  bisa tembus US$80juta. Sedangkan untuk para buyer, ditargetkan bisa melampaui capaian ajang tahun lalu yang jumlahnya mencapai 1.030 buyer dari 65 negara.

    “Kami berharap pameran ini bisa menjadi salah satu momentum memperbaiki performa neraca perdagangan negara kita. Dengan begitu, kami bisa meningkatkan ekonomi negara,” ujarnya.’

    Endro menuturkan, penyelenggaraan kali ini masih akan mempertahankan kegiatan yang jadi favorit para buyer, yakni kunjungan ke rumah produksi atau visit factory. Selain itu konferensi dan berbagai talkshow yang mengulas soal tren  seputar industri kerajinan, mebel dan produk usaha mikro kecil menengah (UMKM) juga bakal dihelat selama pameran.

    Mengawali rencana penyelenggaraan JIFFINA 2020, akan dilakukan lauching pada 15 Januari 2020 di Hotel Royal Ambarrukmo. Ketua Forum JIFFINA Jawa-Bali, Timbul Raharjo mengungkapkan penyelenggaraan JIFFINA 2020, bersamaan dengan penyelenggaraan konferensi tahunan ASEAN Furniture Industries Council (AFIC) di Yogyakarta.

    JIFFINA juga menjadi tren furnitur pada 2020. (Sumber: furniturechoice.co.uk)

    “Para pelaku usaha kerajinan dari negara-negara ASEAN akan hadir,” ujar Timbul yang juga Ketua Asosiasi Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia (Asmindo) DIY.

    PRIBADI WICAKSONO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Benarkah Ada Jam Makan Yang Bikin Gemuk?

    Banyak cara untuk membuat berat badan menjadi ideal, contohnya waktu makan. Namun makan di jam yang salah bisa bikin gemuk.