Tiga Kudapan dari Bandung Ini Pas untuk Dessert

Reporter:
Editor:

Ludhy Cahyana

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pisang bolen merupakan kue yang dipengaruhi kuliner Belanda. Foto: @yackikuka

    Pisang bolen merupakan kue yang dipengaruhi kuliner Belanda. Foto: @yackikuka

    TEMPO.CO, Jakarta - Bandung terkenal dengan kulinernya. Tak jarang pelancong yang berkunjung ke Bandung sengaja hanya untuk menikmati wisata kulinernya. Selain makanan yang dikategorikan berat atau mengenyangkan, ada pula penganan sederhana namun menggugah selera. Selain pas untuk oleh-oleh, sangat nikmat untuk hidangan penutup. Mengutip tiket.com, berikut tiga kudapan dari Bandung.

    Tahu Susu Goreng Krispy di Lembang. TEMPO/ADITYA HERLAMBANG PUTRA

    Tahu Susu Lembang

    Tahu Susu Lembang mulai populer sejak tahun 2008. Kuliner ini menjadi salah satu oleh-oleh khas Bandung yang dicari wisatawan. Tahu Susu Lembang menggunakan campuran susu sapi. Maka, rasa tahu ini pun lebih gurih serta lebih nikmat disantap saat masih hangat. Tempat tahu susu yang diminati pelancong untuk berbelanja di Jalan Raya Lembang Nomor 177, Bandung.

    Pisang Bolen

    Pisang bolen juga diminati sebagai pilihan oleh-oleh dari Bandung. Toko yang dikenal menyediakan penganan ini adalah Kartika Sari, lokasinya di Jalan Haji Akbar, Cicendo, Bandung. Pisang bolen bukan pisang molen, meski namanya nyaris sama. Pisang bolen dibuat dari inovasi resep kue asal Belanda bentuk umumnya kotak. Campuran keju dan cokelat sebagai isi penganan ini membuat pisang bolen memiliki rasa yang tidak monoton.

    Pedagang es goyobod di Bandung, tengah membawa minuman segar es goyobod untuk pembeli. Tempo/Prima Mulia

    Es Goyobod

    Es goyobod sekilas dianggap seperti es campur. Namun es goyobod punya ciri khas lain, yakni menggunakan adonan tepung hunkwe untuk isinya. Ada pula irisan roti tawar, avokad, mutiara sagu, dan kelapa. Es goyobod memiliki memadukan rasa manis yang agak gurih, karena adanya campuran santan dan susu. Salah satu tempat untuk mencari es goyobod ini Jalan Kliningan B9, Lengkong, Bandung. Tempat ini dinamai Goyobod Kliningan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Eliud Kipchoge Tak Pecahkan Rekor Dunia Marathon di Ineos 1:59

    Walau Eliud Kipchoge menjadi manusia pertama yang menempuh marathon kurang dari dua jam pada 12 Oktober 2019, ia tak pecahkan rekor dunia. Alasannya?