Festival Jogja Heboh, Nginap di Hotel Dapat Diskon 50 Persen

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sepeda wisata di Malioboro, Yogyakarta,  yang bisa digunakan wisatawan dengan mengaksesnya lewat aplikasi Jogjabike. Tempo/Pribadi Wicaksono

    Sepeda wisata di Malioboro, Yogyakarta, yang bisa digunakan wisatawan dengan mengaksesnya lewat aplikasi Jogjabike. Tempo/Pribadi Wicaksono

    TEMPO.CO, Yogyakarta - Festival Jogja Heboh berlangsung mulai hari ini, 1 Februari 2019 sampai 28 Februari 2019. Berbagai acara berlangsung selama sebulan, antara lain panggung musik, festival kuliner, hingga pasar murah.

    Yang paling menarik yang bisa dinikmati wisatawan selama Festival Jogja Heboh adalah paket wisata murah. "Ada banyak promo potongan harga bagi mereka yang menginap di ratusan hotel anggota Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia atau PHRI Yogyakarta," ujar Arif Effendi, Ketua Panitia Jogja Heboh 2019, di sela launching event Jogja Heboh di Kantor Gubernur DIY, Kamis petang 31 Januari 2019.

    Arif menuturkan potongan harga menginap di hotel itu bervariasi, mulai dari 10 hingga 60 persen. "Total ada 200 hotel milik anggota PHRI di Yogyakarta yang ikut program Jogja Heboh ini. Itu termasuk hotel berbintang dan non-bintang," ujarnya.

    Selain potongan harga menginap, juga ditawarkan promo makan malam di hotel yang terlibat. Di Yogyakarya total ada sekitar 800 hotel. Namun belum semua menjadi anggota PHRI. Sehingga tidak mengikuti program Jogja Heboh tersebut.

    Arif menuturkan paket wisata murah di Jogja Heboh ini bertujuan menghapus stigma bulan Februari yang kerap menjadi ketakutan di industri perhotelan. Sebab di bulan itu, kunjungan wisata biasanya sangat rendah dan okupansi hotel paling banter hanya 30 persen.

    Promosi Festival Jogja Heboh diharapkan bisa mendongkrak kunjungan wisata dan menggeliatkan kembali sektor pariwisata di Yogya. "Kami berharap tingkat okupansi naik 10 sampai 20 persen dari event ini," ujarnya.

    Ketua PHRI DIY Istijab M Danunagoro sebelumnya menuturkan fluktuasi kunjungan wisata di Yogya memang biasanya turun pada bulan Februari. Pada awal Januari 2019 okupansi rata-rata hotel di ring satu Kota Yogyakarta biasanya masih mencapai 70 persen, sedangkan di ring dua rata-rata 60 persen. "Sehingga butuh event kreatif untuk mendongkrak kunjungan itu," ujarnya.

    Baca: Siap-siap Jogja Heboh Februari Ini, More Than a Just Great Sale

    Selain promo hotel, Istijab melanjutkan, biro perjalanan yang tergabung dalam Asita Yogyakarta juga akan memberikan paket perjalanan murah serta menawarkan berbagai destinasi wisata baru dan menarik di Yogyakarta.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Skenario Satu Arah Pada Arus Mudik 2019 di Tol Jakarta - Cikampek

    Penerapan satu arah ini dilakukan untuk melancarkan arus lalu lintas mudik 2019 dengan memanfaatkan jalur A dan jalur B jalan Tol Jakarta - Cikampek.