Selain Bali, Ini Dia Destinasi Wisata yang Disukai Warga Spanyol

Reporter:
Editor:

Susandijani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Perajin Rosvita (kiri) dan Goreti menenun kain asal Maumere di Paviliun Indonesia dalam Pertemuan Tahunan IMF-World Bank Group 2018 di Nusa Dua, Bali, Senin, 8 Okotber 2018. Paviliun Indonesia menampilkan pameran seni dan kerajinan, pameran infrastruktur, serta stan pariwisata Indonesia. ANTARA FOTO/ ICom/AM IMF-WBG/Nicklas Hanoatubun

    Perajin Rosvita (kiri) dan Goreti menenun kain asal Maumere di Paviliun Indonesia dalam Pertemuan Tahunan IMF-World Bank Group 2018 di Nusa Dua, Bali, Senin, 8 Okotber 2018. Paviliun Indonesia menampilkan pameran seni dan kerajinan, pameran infrastruktur, serta stan pariwisata Indonesia. ANTARA FOTO/ ICom/AM IMF-WBG/Nicklas Hanoatubun

    TEMPO.CO, Jakarta - Selama pelaksanaan pameran pariwisata terbesar di Spanyol Feria Internacional de Turismo (Fitur) Madrid 2019 diadakan di Feria de Madrid, (Ifema) Spanyol, diwarnai demonstrasi pengemudi taxi yang melakukan protes di sepanjang jalan menuju gedung Ifema dan taxi online Uber dan Cabify menyelamatkan Indonesia karena bisa melampaui apa yang ditarget di Fitur.

    Baca juga: Jejak Portugis dan Spanyol di Gereja Cebu Filipina

    Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran II, Kemenpar Nia Niscaya kepada Antara London, Senin, mengakui Pemerintah Indonesia menargetkan mampu membukukan transaksi Rp236 miliar dalam ajang pameran pariwisata Fitur Madrid 2019 di Feria de Madrid, Spanyol selama lima hari dari tanggal 23 sampai 27 Januari lalu.

    Paviliun Indonesia mengusung kapal Phinisi serta branding Wonderful Indonesia itu setiap hari ramai dikunjungi baik dari kalangan industri pariwisata peserta Fitur yang datang dari berbagai negara juga masyarakat Eropa yang mencari info untuk liburan di musim panas mendatang.

    Maklum, masyarakat Eropa sangat kerajingan berwisata dan biasanya sudah direncanakan jauh hari.

    Karena itu Kementerian Pariwisata RI di awal tahun mengikuti pameran pariwisata yang diadakan berbagai negara di wilayah Eropa, ujar Nia Niscaya menambahkan. Selain ikut dalam Fitur, Indonesia hadir berpromosi di Belanda, Luksemburg, Austria dan Finlandia, Jerman.

    Menteri Pariwisata Arif Yahya yang memimpin delegasi Indonesia ke Fitur dengan membawa 18 industri, dua putri pariwisata untuk mempromosikan berbagai obyek wisata serta menampilkan pertunjukan budaya berupa tari tradisional dan karnaval yang ikut memeriahkan paviliun Indonesia serta demo body painting atau henna, yang sangat digemari pengunjung.

    Selain itu paviliun Indonesia menyediakan Hospitality Corner yang merepresentasikan keramahan masyarakat dengan sajian kopi dan minuman tradisional Indonesia yang penuh sensasi.

    Paviliun Indonesia selalu ramai dikunjungi para industri dari manca negara. Peserta Fitur tercatat lebih dari 10.190 dan dihadiri hampir 260 ribu pengunjung dari 165 negara dengan skema tiga hari pertama untuk trade fair (B2B) dan dua hari terakhir consumer day (B2C).

    Berikutnya objek wisata yang diminati masyarakat Spanyol selain Bali


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Resep Mudah Membuat Disinfektan Saat Wabah Virus Corona

    Ketika wabah virus corona merebak, cairan disinfektan kian diminati masyarakat. Bila kehabisan, ada cara alternatif membuat cairan anti kuman itu.