Kamis, 19 Juli 2018

2.000 Wisman Penumpang Cruise Mendarat di Bintan

Reporter:
Editor:

Rita Nariswari

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sekelompok wisatawan tengah snorkeling di dekat Pulau Barakuda yang berada di Bintan, Kepulauan Riau. (Instagram @lagoibaybintan)

    Sekelompok wisatawan tengah snorkeling di dekat Pulau Barakuda yang berada di Bintan, Kepulauan Riau. (Instagram @lagoibaybintan)

    TEMPO.CO, Jakarta -- Wisatawan asing alias wisman penumpang kapal pesiar mewah Genting Dream Cruise telah mendarat di Bintan, Kepulauan Riau, Sabtu lalu, 7 Juli 2018. Menurut rilis yang disiarkan Kementerian Pariwisata, kapal mewah itu mengangkut 4.000 wisatawan. Sebanyak 2.000 di antaranya turun ke Bintan untuk menikmati eksotisme pulau tersebut.

    Wisman penumpang kapal pesiar yang tiba di daratan langsung disambut oleh tari tradisional khas Melayu, Sekapur Sirih. Mereka juga diberi tanjak atau ikat kepala.

    Ini juga merupakan kunjungan Genting Dream Cruises pertama di Bintan. Kehadiran kapal pesiar tersebut dilaporkan membuat Pelabuhan Bandar Bentan Telani ramai sedari pagi. Menurut Ketua Tim Percepatan Pengembangan Pariwisata Bahari Indroyono Soesilo, ada empat kapal feri berkapasitas 240 orang menjemput wisman yang kapal pesiarnya lego jangkar di perairan internasional.

    “Ini momentum besar bagi Bintan. Sebab, kapal pesiar raksasa ini akhirnya datang. Mereka datang dengan membawa ribuan wisman. Kehadiran mereka semakin menghidupkan industri pariwisata Bintan,” ujarnya saat didampingi mantan Kepala Staf Angkatan Laut RI Laksamana TNI (Purn) Marsetio di Bintan.

    Wisman penumpang kapal pesiar tersebut dikabarkan datang dari berbagai negara. President of Dream Cruises, Thatcher Brown, mengatakan mayoritas berasal dari Singapura dan Malaysia. Ada pula Cina, India, Australia, dan Eropa.

    Brown mengatakan Bintan telah lama dilirik sebagai lokasi prioritas pendaratan cruise. Sebelum Bintan masuk jalur yang dilalui kapal itu, Genting Dream Cruises hanya mempunyai 10 rute reguler. Rute tersebut meliputi Thailand, Surabaya, Bali (Celukan Bawang), Hong Kong, hingga Okinawa (Jepang).

    Batu granit besar dan pasir putih menjadi dua ciri dari Pantai Trikora yang berada di Bintan, Kepulauan Riau. TEMPO/Rita Nariswari

    Baca Juga: 

    3 Lokasi Tak biasa di Bintan Selain Lagoi

    Ini Alasan Kawasan Elite Bintan Makin Ramah untuk Turis Indonesia

    Mengarungi Kolam Renang Terbesar Se-Asia Tenggara di Bintan

    Brown mengakui potensi Bintan sebagai lokasi persinggahan cruise sangat potensial. Ia memprediksi Bintan bakal menjadi destinasi utama kapal pesiar. Sebab, pulau itu memiliki atraksi wisata yang lengkap. Mulai alam, budaya, dan penyediaan resor-resor mewah. Bintan juga menjadi tempat bernaungnya kolam renang raksasa se-Asia Tenggara.

    Kepala Dinas Pariwisata Bintan Luki Zaiman Prawira mengatakan penumpang kapal pesiar akan memperoleh pelayanan maksimal di daerahnya. "Penumpang akan disediakan 30 unit bus untuk transportasi. Masing-masing bus berkapasitas 25 penumpang," ujarnya

    Adapun destinasi yang disediakan terbagi atas dua paket. Di antaranya destinasi di area Bintan Resorts dan di luarnya. Destinasi dalam Bintan Resort meliputi Lagoi Bay, Safari Lagoi, Mangrove, BBT, dan Treasure Bay Bintan. Sedangkan kawasan luar resorts terdiri atas Tanjung Uban, Gunung Bintan, Trikora, Tanjungpinang, Senggarang, dan Pulau Penyengat.

    Selain itu, ada destinasi potensial seperti Coral Kepulauan Riau. Untuk menjangkaunya, disediakan kapal feri.

    Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya turut menyambut kehadiran 2.000 wisman yang mengikuti tur ke Pulau Bintan. Masuknya kapal pesiar raksasa ini menjadi momentum sejarah bagi pariwisata Bintan. “Kami ucapkan selamat datang bagi Dream Cruises di Bintan. Destinasi ini luar biasa eksotis. Nature, culture, dan man made-nya bagus. Infrastrukturnya juga luar biasa. Ini menjadi momentum yang bagus, sekaligus sejarah,” ucapnya.

    FRANCISCA CHRISTY ROSANA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Musim Berburu Begal Saat Asian Games 2018 di Jakarta

    Demi keamanan Asian Games 2018, Kepolisian Daerah Metro Jaya menggelar operasi besar-besaran dengan target utama penjahat jalanan dan para residivis.