Sabtu, 26 Mei 2018

Suhu Puncak Everest Minus 23 C, Pendaki Indonesia Terus Berjuang

Reporter:
Editor:

Tulus Wijanarko

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • fransiska Dimitri Inkiriwang (kiri) dan Mathilda Dwi Lestari (kanan). Dokumentasi: Tim WISSEMU

    fransiska Dimitri Inkiriwang (kiri) dan Mathilda Dwi Lestari (kanan). Dokumentasi: Tim WISSEMU

    TEMPO.CO, Jakarta - Duo mahasiswi pendaki dari Indonesia Fransiska Dimitri Inkiriwang dan Mathilda Dwi Lestari berjuang mencapai puncak gunung ditengah terpaan badai salju yang akan berlangsung sepekan ke depan. Sedangkan suhu di puncak Everest mencapai minus 23 derajat Celcius hingga minus 28 derajat Celcius.

    Ramalan cuaca tersebut dilansir situs mountain-forecast.com, dan dimonitor padai Rabu 16 Mei ini. Sata ini suhu di atas ketinggian 5000 mdpl adalah o derajat hingga minus 2 derajat Celsius. Dua mahasiswi Univeristas Parahyangan Bandung tersbeut dikabarkan telah mencapai Camp 3. Artinya, tinggal setahap lagi mereka menggapai puncak gunung tertinggi (8.848 meter di atas permukaan laun/mdpl) di dunia itu.

    Baca juga: Ikhtiar Dua Srikandi Mendaki Tujuh Puncak Dunia

    Saat ini kecepatan angin bervariasi, yaitu sekitar 5 hingga 15 kilometer. Yang paling kencang akan mencapai 35 kilometer per jam pada Senin 21 Mei 2018.

    Meski cuaca masih bisa ditoleransi, para pendaki tetap harus mempersiapkan kesehatan fisik. Pada Selasa, 15 Mei 2018 seorang pendaki professional asal Hongkong, Cristopher Lam Koon-wah, dikabarkan meninggal saat mendaki Everest.

    Lam meninggal akibat penyakit ketinggian, high altitude cerebral edema (HACE). Penyakit tersebut dipengaruhi aktivitas yang dilakukan saat di ketinggian.

    Salah satu saran kepada para pendaki Everest adalah beristirahat setiap 500 meter, agar tubuh terbiasa dengan tingkat oksigen yang rendah. Saran ini diungkapkan oleh seorang pendaki gunung veteran Chung Kin-man, yang menaklukan Everest pada 2003.

    SOUTCHINAMORNINGPOST (SCMP.COM) | MOUNTAIN-FORECAST.COM | NDTV.COM | ELITETREKKERS.COM | INSAN QURANI


     

     

    Lihat Juga


    Selengkapnya
    Grafis

    Daftar Lengkap Tim Piala Thomas dan Uber Indonesia 2018

    Persatuan Bulu Tangkis Indonesia mengumumkan tim Indonesia yang akan berlaga di Piala Thomas dan Uber, digelar di Bangkok, Thailand, 20-27 Mei 2018.