Sabtu, 18 Agustus 2018

Menjelang Puncak Everest, Pendaki Indonesia Diterpa Hujan Salju

Reporter:
Editor:

Tulus Wijanarko

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tokoh 17 Agustus. Pendaki wanita Mathilda Dwi Lestari (kiri) dan Fransisca Dimitri Inkiriwang. TEMPO/Prima Mulia

    Tokoh 17 Agustus. Pendaki wanita Mathilda Dwi Lestari (kiri) dan Fransisca Dimitri Inkiriwang. TEMPO/Prima Mulia

    TEMPO.CO, Bandung - Tim The Women of Indonesia’s Seven Summits Expedition Mahitala-Universitas Parahyangan Bandung dikabarkan telah mencapai Camp 3 di lereng Gunung Everest. Artinya, tinggal setahap lagi duo pendaki Fransiska Dimitri Inkiriwang dan Mathilda Dwi Lestari, 23 tahun, menggapai puncak gunung tertinggi (8.848 meter di atas permukaan laun/mdpl) di dunia itu.

    Anggota tim pendukung di Bandung, M. Reinaldo Theta Auriga, mengatakan, dari kontak terbaru dengan tim pendaki, mereka sudah sampai di Camp 3 Gunung Everest. Kemarin mereka sempat kena hujan salju beberapa kali. 

    Baca juga: Dua Mahasiswi Indonesia Ditargetkan Sampai Puncak Everest 1t Mei

    "Kemungkinan tengah malam ini mereka bakal jadi mahasiswi pertama yang melakukan seven summits," katanya, Rabu, 16 Mei 2018.

    Perjalanan menuju puncak Gunung Everest dimulai Kamis, 10 Mei 2018. Titiknya dari Desa Zhaxizongxiang, yang berada di ketinggian 4.150 mdpl.

    Jalur selanjutnya melintasi ulang rute yang telah dilalui ketika proses aklimatisasi, yaitu Intermediate Camp di ketinggian 5.800 mdpl, naik ke Advanced Base Camp di 6.400 mdpl. Titik tujuan berikutnya North Col 7.020 mdpl, lalu Camp 1 di posisi 7.050 mdpl.

    Setelah itu, beberapa rute baru menanti, mulai Camp 2 di ketinggian 7.800 mdpl, Camp 3 (8.300 mdpl), lalu Puncak Everest (8.848 mdpl).

    Perjalanan dengan serangkaian rute tersebut ke puncak itu diperkirakan akan memakan waktu sekitar tujuh hari. Paling cepat, mereka akan sampai Puncak Everest, Kamis, 17 Mei 2018, waktu setempat. Namun kondisi cuaca bisa mengubah rencana pendakian.

    “Setengah perjalanan menuju summit sudah sempat kami lewati saat aklimatisasi kemarin, setengah lagi masih misteri, semua sekarang bergantung pada Tuhan. Kami akan berusaha sekuat tenaga, mohon doa, semoga Tuhan bersama kita, Indonesia,” kata Mathilda lewat keterangan tertulis dari tim pendukung, Sabtu, 12 Mei 2018.

    Tim meminta doa dan dukungan dari seluruh masyarakat Indonesia untuk mengiringi perjuangan kedua pendaki wanita Indonesia pertama dalam ekspedisi tujuh puncak gunung tertinggi di tujuh benua dunia atau seven summits.

    Ekspedisi panjang sejak 2014 itu juga telah mencatatkan keduanya sebagai tim perempuan Indonesia pertama yang berhasil mencapai puncak Gunung Denali (6.190 mdpl) di Alaska dan puncak Gunung Vinson Massif (4.190 mdpl) di Antartika.

    ANWAR SISWADI

    Artikel lain: Padusan di Jogja Bay, Pelancong Dapat Diskon Tiket Masuk


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lika Liku Crazy Rich Asians

    Film komedi romantis Crazy Rich Asians menarik banyak perhatian karena bersubjek keluarga-keluarga superkaya Asia Tenggara. Berikut faktanya.