Minggu, 22 September 2019

Cap Go Meh, Singkawang Gelar Pawai Lampion Besok

Reporter:
Editor:

Rezki Alvionitasari

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pengunjung menyaksikan Lampion berbentuk Kapal Naga dalam Pluit Lantern Festival di Mall Pluit Village Jakarta, 4 Oktober 2017. Festival ini juga menjajakan aksesoris. TEMPO/Amston Probel

    Pengunjung menyaksikan Lampion berbentuk Kapal Naga dalam Pluit Lantern Festival di Mall Pluit Village Jakarta, 4 Oktober 2017. Festival ini juga menjajakan aksesoris. TEMPO/Amston Probel

    TEMPO.CO, Pontianak - Panitia Imlek dan Cap Go Meh Singkawang akan menggelar pawai lampion yang dipusatkan di Kota Singkawang, Rabu malam, 28 Februari 2018.

    Pawai Lampion ini rencananya akan diikuti Wali kota Singkawang beserta kepala SKPD, BUMN, BUMD, mahasiswa, dan pelajar. Untuk memeriahkan pawai itu, panitia juga akan menghadirkan sembilan naga buatan Santo Yosep Singkawang Group yang berhasil memecahkan rekor MURI tahun ini.

    Baca juga: Cap Go Meh di Palembang, Ada Akses Pejalan Kaki ke Pulau Kemaro

    Kepala Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor Singkawang, Ajun Komisaris Priyanto, mengatakan tidak ada pengalihan atau rekayasa lalu lintas secara khusus pada pelaksanaan Pawai Lampion ini. "Pada pawai lampion nanti tidak ada pengalihan atau rekayasa lalu lintas secara khusus," kata Priyanto.

    Hal itu karena peserta yang mengikuti pawai lampion banyak yang menggunakan kendaraan. "Sementara untuk pejalan kaki cuma peserta drum band dan pembawa sembilan naga," ujarnya.

    Sementara rute yang akan dilalui para peserta lampion, jelasnya, start dari Kantor Wali Kota Singkawang berjalan menuju ke Jalan Firdaus, Jalan Pangeran Diponegoro, Jalan Niaga, Jalan Budi Utomo, dan Jalan Nusantara. Lanjut ke Jalan Jenderal Sudirman, Kalimantan, Niaga, Stasiun, GM. Situt, dan finish di Gedung Happy Building.

    Setelah kegiatan pawai lampion selesai, sepanjang Jalan Pangeran Diponegoro dari arah Singkawang ke Pontianak, akan ditutup mengingat ada kegiatan pekerjaan Panggung Kehormatan sepanjang 120 meter yang terdiri dari VVIP, VIP, dan tribun untuk tamu undangan yang akan menyaksikan Festival Cap Go Meh. "Sedangkan jalur dari arah Pontianak ke Singkawang akan tetap kita buka seperti biasa," ujarnya.

    Sembilan naga buatan Santo Yosep Singkawang Group yang berhasil memecahkan rekor MURI akan mengikuti Pawai Lampion ini.

    Ketua Santo Yosep Singkawang Group, Bong Sin Fo, mengatakan pada Rabu pagi akan dilaksanakan penyerahan sertifikat dari pihak MURI, kemudian dilanjutkan dengan ritual buka mata sembilan naga di Vihara Tri Dharma Bumi Raya (Pekong pusat kota) Singkawang.

    "Setelah ritual buka mata, sembilan naga ini akan di arak ke Vihara dekat pohon beringin dan Jalan GM. Situt," ujarnya. Sembilan naga ini juga akan di turunkan pada Festival Cap Go Meh pada Jumat, 2 Maret 2018. Sedikitnya, ada 400-500 orang yang dilibatkan untuk membawa sembilan naga tersebut. Karena naga-naga yang dibuat ukurannya juga berbeda-beda.

    ANTARA

    Artikel Lain: Agenda Wisata Maret, dari Cap Go Meh Singkawang Sampai Legu Gam


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Imam Nahrawi Diduga Terjerat Dana Hibah

    Perkara dugaan korupsi Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi bermula dari operasi tangkap tangan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi pada 18 Desembe