Rabu, 24 Oktober 2018

Pemerintah Distrik Wamena Mewajibkan Warga Menanam Bunga Krisan

Reporter:
Editor:

Tulus Wijanarko

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bunga krisan. TEMPO/Fully Syafi

    Bunga krisan. TEMPO/Fully Syafi

    TEMPO.CO, Wamena - Pemerintah Distrik Wamena, Ibu Kota Kabupaten Jayawijaya, Papua mewajibkan seluruh warga menanam bunga krisan (chrysanthemum indicum L) di pekarangan rumah. Bunga Krisan adalah salah satu tanaman khas Jayawijaya.

    Kepala Distrik Wamena Lince Kogoya mengatakan Jayawijaya pernah terkenal dengan berbagai jenis bunga, termasuk bunga krisan,  yang tidak ada di tempat lain. Dan bunga-bunga itu banyak terdapat di pekarangan rumah warga.

    Maka, "Tahun 2018 ini kami mewajibkan setiap halaman rumah atau lingkungan permukiman warga kembali ditanami bunga khusus asli dari Wamena," kata dia di Wamena, Selasa, 13/2. Saat ini tak banyak lagi warga yang menanam krisan.

    Bunga krisan memang banyak dijual di sana. " Tetapi di Wamena tak banyak tumbuh lagi," katanya.

    Pemerintah distrik juga melarang warga untuk memagari halaman rumah dengan seng, sebab akan membuat pemandangan ibu kota terlihat kumuh. "Rumah yang dinilai kumuh itu adalah yang pagarnya ditutup dengan seng sangat tinggi sehingga tidak bisa terlihat dari luar," katanya.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Saham Lippo yang Jebol dan yang Melambung Dihantam Kasus Meikarta

    Jebloknya saham perusahaan-perusahaan Grup Lippo telah dimulai Selasa 16 Oktober 2018, sehari setelah KPK menangkap dan menetapkan Bupati Bekasi.