Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Gara-gara Kutu Busuk, Wisatawan Ini Kapok Jalan-jalan dengan Kapal Pesiar

Reporter

Editor

Yunia Pratiwi

image-gnews
Ilustrasi penumpang kapal pesiar. Unsplash.com/Stephani Kalecki
Ilustrasi penumpang kapal pesiar. Unsplash.com/Stephani Kalecki
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Seorang wisatawan jera mengikuti perjalanan dengan kapal pesiar. Wisatawan asal Australia itu frustasi sudah mengalami kejadian kurang menyenangkan yang merusak liburannya, dia juga harus kehilangan uang ratusan dolar.

Corrine McIvor berlayar dari Brisbane, Australia, dengan kapal pesiar P&O Cruise awal bulan Mei.  Selama seminggu dia menyusuri berbagai Kepulauan Pasifik. Namun setelah menghabiskan beberapa malam di kabinnya, dia mengaku digigit kutu busuk. 

Wanita yang berprofesi sebagai perawat itu mengalami gatal-gatal di leher, dada dan kaki. Setelah berkonsultasi dengan dokter di kapal pesiar, dia diberitahu bahwa penyebab gatalnya karena gigitan kutu busuk. Sang dokter juga menjelaskan bahwa masalah ini sering dialami penumpag kapa pesiar. "Kutu busuk benar-benar merusak pelayaran karena rasa cemas," kata Corrine McIvor. 

Corrine mengaku dia awalnya merasa terkesan dengan cara staf kapal menangani situasi tersebut. Selain disarankan untuk bertemu dokter, dia juga terbebas dari biaya dokter sebesar US$150. Setelah itu dia kembali ke kabin karena para staf akan mengambil pakaian serta barang-barang lain dan membersihkan.

Menurutnya, para staf membersihkan barang-barangnya dengan hati-hati. Tapi ada staf yang mengemasi pakaiannya dan meletakkanya di tempat tidur begitu saja. Setelah itu dia dan pasangannya mendapat kamar yang baru, yang tepat di seberang kamar yang lama.

Pakaian Corrine dan pasangannya dicuci dan disetriljan oleh staf kapal. Dia juga mendapat koper baru dan alat steamer pakaian. Namun dia menyayangkan staf kapal tidak memberitahu mereka tentang cara menghindari penyebaran kutu busuk ke penumpang lain.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

"Padahal kutu menyebar seperti api. Kedengarannya berlebihan, tapi begitulah cara penyebarannya. Saya seorang perawat kesehatan masyarakat dan saya tahu ini adalah masalah kesehatan masyarakat... Penumpang tidak tahu hal ini sedang terjadi," katanya. 

Selain masalah keterbukaan informai, Corrine juga meminta kompensasi biaya atas pelayaran yang kurang menyenangkan itu. Tapi P&O mengatakan setelah kabin Corrine dibersihkan timnya tidak menemukan kutu busuk, serta keluhan lainnya. Pembebasanb biaya dokter pun atas dasar niat baik perusahaan. 

“Kenyamanan, kesehatan dan keselamatan para tamu adalah yang paling penting bagi kami.  Sama seperti hotel, kami menerapkan proses pembersihan yang ketat untuk mengatasi dan mengatasi masalah apa pun yang mungkin timbul," kata P&O Cruise seperti dilansir dari laman Daily Mail.

Pilihan editor: Cegah Overtourism, Amsterdam Kurangi Jumlah Kapal Pesiar

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Zulhas Lepas Ekspor 160 Ton Baja Senilai USD195 Ribu ke Australia, Kanada, dan Puerto Rico

49 menit lalu

Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan alias Zulhas melepas ekspor 160 ton baja oleh PT Tata Metal Lestari di Plant Sadang, Purwakarta, Jawa Barat, Jumat, 21 Juni 2024. Dok. Kementerian Perdagangan.
Zulhas Lepas Ekspor 160 Ton Baja Senilai USD195 Ribu ke Australia, Kanada, dan Puerto Rico

Ekspor produk baja ke Australia, Kanada, dan Puerto Rico ini merupakan ekspor pertama bagi PT Tata Metal Lestari di lokasi produksi Sadang.


Travis Scott Dicokok Polisi di Miami akibat Mabuk dan Membuat Keributan, Ini Kronologinya

1 jam lalu

Travis Scott. Foto: Instagram/@travisscott
Travis Scott Dicokok Polisi di Miami akibat Mabuk dan Membuat Keributan, Ini Kronologinya

Rapper, Travis Scott kembali berurusan dengan polisi, kini ia ditangkap di Miami. Simak artikel ini untuk mengetahui kronologi kejadiannya!


Kampanyekan Diplomasi Makanan, Australia Kenalkan Menu Baru Olahan Daging Domba di Surabaya

12 jam lalu

Chef asal Australia Bent Draper demonstrasi memasak bertema
Kampanyekan Diplomasi Makanan, Australia Kenalkan Menu Baru Olahan Daging Domba di Surabaya

Kedutaan Besar Australia Jakarta bersama Konsulat Jenderal Australia Surabaya mengkampanyekan diplomasi makanan bertema "Taste of Australia."


Australia dan BRIN Luncurkan Bantuan Pendanaan Baru untuk Penelitian Bidang Bioekonomi

13 jam lalu

Australia dan Indonesia pada 21 Juni 2024, meluncurkan bantuan pendanaan penelitian baru. sumber: dokumen Kedutaan Besar Australia di Jakarta
Australia dan BRIN Luncurkan Bantuan Pendanaan Baru untuk Penelitian Bidang Bioekonomi

Australia dan BRIN meluncurkan bantuan pendanaan baru untuk penelitian. Pendaftaran terbuka untuk universitas, organisasi penelitian dan NGO.


Melukat Jadi Wisata Spiritual yang Diminati Wisatawan di Bali, Begini Proses dan Tata Caranya

1 hari lalu

Wisatawan mancanegara melakukan ritual melukat atau pembersihan diri di Pura Tirta Empul, Tampaksiring, Gianyar, Bali, Rabu, 24 April 2024. Ritual tersebut direncanakan masuk dalam agenda World Water Forum (WWF) ke-10 di Bali yang akan diselenggarakan pada 18-25 Mei 2024 mendatang. ANTARA/Nyoman Hendra Wibowo
Melukat Jadi Wisata Spiritual yang Diminati Wisatawan di Bali, Begini Proses dan Tata Caranya

Melukat adalah ritual khas yang ditujukan untuk membersihkan diri dan biasa dilakukan oleh umat Hindu maupun masyarakat Bali. Ini tata caranya.


Batik Air Tambah Frekuensi Penerbangan Rute Ambon - Makassar

1 hari lalu

Batik Air. Dok. Bandara Juanda
Batik Air Tambah Frekuensi Penerbangan Rute Ambon - Makassar

Maskapai Batik Air menambah frekuensi penerbangan rute Ambon - Makassar untuk meningkatkan konektivitas udara dan pelayanan ke masyarakat di Maluku.


6 Daya Tarik Ibiza Selain Pesta dan Hiburan Malam

2 hari lalu

Ibiza, Spanyol. Unsplash.com/Bach Ngunyen
6 Daya Tarik Ibiza Selain Pesta dan Hiburan Malam

Ibiza menyimpan banyak daya tarik untuk wisatawan yang berlibur ke Spanyol


48 Pantai di Spanyol Tercemar Limbah Termasuk Ibiza dan Canary

2 hari lalu

Ibiza, Spanyol (Pixabay)
48 Pantai di Spanyol Tercemar Limbah Termasuk Ibiza dan Canary

Menurut aktivis Ecologists in Action sebanyak 48 pantai di Spanyol tercemar limbah, sampah hingga kotoran manusia


Sandiaga Sebut Bebas Visa untuk Tarik Minat Wisatawan Mancanegara: Indonesia Sejak Pandemi Belum Berubah

2 hari lalu

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno mengunjungi sentra Tenun dalam Festival Rimpu Mantika Sabtu 27 Apri 2024.
Sandiaga Sebut Bebas Visa untuk Tarik Minat Wisatawan Mancanegara: Indonesia Sejak Pandemi Belum Berubah

Menparekraf Sandiaga Uno mengatakan yang paling mudah dilakukan pemerintah dalam menarik wisatawan mancanegara adalah tanpa menggunakan visa.


Antisipasi Pengaruh Cina, Australia Kirim 7 Menteri ke Papua Nugini

3 hari lalu

Perdana Menteri Tiongkok Li Qiang (kanan) menyambut Menteri Luar Negeri Australia Penny Wong (kiri) di Bandara Adelaide pada 15 Juni 2024 di Adelaide, Australia. Asanka Ratnayake/Kolam renang melalui REUTERS
Antisipasi Pengaruh Cina, Australia Kirim 7 Menteri ke Papua Nugini

Awal tahun ini, Papua Nugini tengah meningkatkan hubungan perdagangan dan kerja sama kepolisian dengan Cina.