Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Ketahui yang Dilarang dan Diharuskan di Candi Borobudur

image-gnews
Direktur Keuangan, Manajemen Risiko dan SDM PT Taman Wisata Candi Borobudur Prambanan dan Ratu Boko Mohamad Nur Sodiq mengalungkan syal pada pengunjung pertama 2024. ANTARA/Heru Suyitno
Direktur Keuangan, Manajemen Risiko dan SDM PT Taman Wisata Candi Borobudur Prambanan dan Ratu Boko Mohamad Nur Sodiq mengalungkan syal pada pengunjung pertama 2024. ANTARA/Heru Suyitno
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Dalam rangka perayaan Hari Waisak Nasional 2568 BE, Candi Borobudur menggelar serangkaian acara yang ditutup dengan Festival Lampion pada Kamis, 23 Mei 2024. Meski begitu, masih ada beberapa kegiatan yang bisa dinikmati pengunjung melalui Pasar Medang di Candi Borobudur hingga 26 Mei mendatang dengan beberapa ketentuan yang perlu diketahui. 

Sebagaimana diketahui, Detik-detik Waisak jatuh pada hari Kamis, 23 Mei 2024 pukul 20.52 WIB. Kegiatan Waisak Nasional 2024 dipusatkan di Candi Borobudur-Magelang, Jawa Tengah. 

Adapun sebanyak 2.568 lampion dilepaskan ke udara pada Kamis malam lewat acara Festival Lampion yang diselenggarakan Majelis Agama Buddha Mahanikaya Indonesia (MBMI), acara ini digelar di Lapangan Marga Utama Candi Borobudur.

Festival Lampion tersebut menandakan puncak perayaan Waisak Nasional tahun ini telah berakhir. Namun pengunjung yang datang ke Borobudur tak perlu khawatir karena masih ada beberapa kegiatan lain untuk beberapa hari ke depan. Salah satunya adalah Pasar Medang yang digelar mulai dari Kamis, 23 Mei sampai Ahad, 26 Mei 2024. 

Berdasarkan informasi pada akun Instagram @borobudurpark dan @pasarmedang, Pasar Medang di Candi Borobudur kali ini menghadirkan berbagai pilihan kuliner menarik yang bisa dicoba yang terdiri atas, Daharan Anyaran untuk makanan kekinian khas Jawa. Kemudian Daharan Lawasan bagi yang ingin bernostalgia dengan kuliner tempo dulu, serta Daharan Ramban jenis kuliner yang ditawarkan adalah masakan vegetarian. 

Tak hanya itu, pengunjung juga bisa mengikuti beragam aktivitas seru lainnya antara lain Wastra sukaria, Edu kriya, Painting for Healing, Moco Kelakon Weton, hingga workshop Jamujawi. 

Berikut ketentuan yang harus diketahui jika ingin berkunjung ke Candi Borobudur selama 18-26 Mei, antara lain:

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Diwajibkan
- Menggunakan pakaian putih dan sopan
- Menjaga ketenangan selama acara Waisak
- Membuang sampah pada tempatnya
- Selalu menjaga anak-anak dalam pengawasan
- Lansia dan disabilitas dapat menggunakan area yang sudah disiapkan
- Datang tepat waktu
- Membawa air minum dan tumbler

Dilarang
- Membawa makanan dan minuman di area Lampion
- Memanjat pagar pembatas
- Merokok
- Membawa senjata tajam 
- Membawa obat-obatan terlarang
- Menerbangkan drone tanpa izin
- Memasuki area penerbangan lampion tanpa izin
- Menggunakan payung di area Lampion tanpa izin
- Mengambil foto secara langsung dan dekat dengan Bhikkhu yang sedang beribadah
- Membawa air minum dalam botol kemasan

Selain itu, panitia juga akan melakukan pengecekan terhadap tas dan bagian tubuh pengunjung serta akan menyita barang yang tidak diizinkan. 

Untuk pembelian tiket berkunjung ke Candi Borobudur, dapat diakses melalui website tiketcandi.borobudurpark.com.

NI MADE SUKMASARI I  MILA NOVITA

Pilihan Editor: Selain Candi Borobudur, Candi Mendut Memiliki Peran Penting dalam Perayaan Waisak

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Bukan Hanya Sebagai Salam Penghormatan, Ini Filosofi Namaste

1 hari lalu

Pangeran Charles Inggris (kiri) disambut dengan salam 'namaste' oleh Patricia Janet Scotland, Baroness Scotland of Asthal di London, Inggris, Senin, 9 Maret 2020. Sejumlah pejabat mulai mengganti kebiasaan berjabat tangan dengan cara menyapa lainnya untuk mengurangi penyebaran penyakit terutama virus corona. Aaron Chown/Pool via REUTERS
Bukan Hanya Sebagai Salam Penghormatan, Ini Filosofi Namaste

Kata Namaste berasal dari bahasa Sanskerta, yang sering digunakan dalam budaya India dan di seluruh dunia dalam konteks yoga dan meditasi.


Hidangan Idul Adha, 5 Kuliner Khas Nusantara Berbahan Utama Daging

2 hari lalu

Ilustrasi rendang. shutterstock.com
Hidangan Idul Adha, 5 Kuliner Khas Nusantara Berbahan Utama Daging

Saat merayakan Idul Adha, daging hewan kurban yang didapat akan dimasak untuk hidangan makan bersama keluarga


Pasien dengan Pneumonia Banyak Dirawat di Klinik Haji Makkah, Ini Penyebabnya

3 hari lalu

Ilustrasi pneumonia. shutterstock.com
Pasien dengan Pneumonia Banyak Dirawat di Klinik Haji Makkah, Ini Penyebabnya

Penyakit pneumonia tetap menempati urutan pertama sebagai penyakit yang paling banyak dirawat di Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Makkah


10 Makanan Khas Rusia Paling Populer dan Menggiurkan

5 hari lalu

Berikut ini beberapa makanan khas Rusia yang bisa Anda cicipi. Rasanya unik dan juga enak, seperti blini, kulebyaka, hingga solyanka. Foto: Canva
10 Makanan Khas Rusia Paling Populer dan Menggiurkan

Berikut ini beberapa makanan khas Rusia yang bisa Anda cicipi. Rasanya unik dan juga enak, seperti blini, kulebyaka, hingga solyanka.


7 Tempat Makan di Suryakencana Bogor, Ada Soto Kuning hingga Asinan

5 hari lalu

Bukan hanya roti unyil, bolu talas, atau asinan saja, ada banyak makanan khas bogor yang perlu Anda coba. Berikut ini rekomendasinya. Foto: Canva
7 Tempat Makan di Suryakencana Bogor, Ada Soto Kuning hingga Asinan

Bagi Anda yang sedang berkunjung ke Bogor, berikut ini beberapa tempat makan di Suryakencana Bogor yang enak. Ada soto kuning sampai asinan.


Jemaah Haji Wajib Perhatikan 6 Larangan Saat Berhaji, dari Berfoto hingga Merokok

5 hari lalu

Peziarah muslim berswafoto dengan telepon genggamnya saat ribuan jemaah melakukan tawaf memutari Ka'bah di Masjidil Haram menjelang puncak ibadah haji di kota suci Mekah, Arab Saudi, Kamis, 16 Agustus 2018. REUTERS/Zohra Bensemra
Jemaah Haji Wajib Perhatikan 6 Larangan Saat Berhaji, dari Berfoto hingga Merokok

Saat berhaji ada beberapa larangan yang harus diikuti jemaah haji dari manapun. Berikut 6 larangan saat berhaji, termasuk berfoto dan merokok.


Merokok Bikin Masalah Kesehatan 3 Kali Lipat Lebih Parah

7 hari lalu

Ilustrasi berhenti merokok. Freepix.com
Merokok Bikin Masalah Kesehatan 3 Kali Lipat Lebih Parah

Merokok akan menimbulkan masalah kesehatan dan penyakit penyerta hingga tiga kali lipat lebih hebat dibandingkan orang yang tidak merokok.


Menhub Blak-blakan soal Alasan Belum Izinkan Taksi Terbang di IKN: Ada Risikonya..

7 hari lalu

Taksi terbang EHang 216 lepas landas saat menjalani 'demo flight' di kawasan Klungkung, Bali, Jumat, 26 November 2021. EHang memanfaatkan jaringan internet dan dikendalikan dari darat. ANTARA/Fikri Yusuf
Menhub Blak-blakan soal Alasan Belum Izinkan Taksi Terbang di IKN: Ada Risikonya..

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi angkat bicara soal kelanjutan rencana operasional taksi terbang yang mengangkut penumpang di IKN.


Insiden Drone di Kejaksaan Agung, Ini Kata Pengelola Taman Literasi

8 hari lalu

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, Ketut Sumedana (kiri) dan Dirdik Jampidsus Kuntadi (kanan) memberikan keterangan soal korupsi PT Timah di Kejaksaan Agung Republik Indonesia, Jakarta, Senin, 1 April 2024. Dalam keterangannya, Kejagung telah memblokir rekening 16 tersangka beserta aliran dana hasil korupsi tata niaga komoditas timah wilayah izin usaha pertambangan PT Timah yang merugikan negara sebesar Rp 271 triliun. TEMPO/Febri Angga Palguna
Insiden Drone di Kejaksaan Agung, Ini Kata Pengelola Taman Literasi

Pengelola Taman Literasi menyatakan tak pernah menerima permohonan penerbangan drone yang ditembak jatuh Kejaksaan Agung.


Ini Aturan Menerbangkan Drone agar Tak Ditembak Jatuh seperti Kejadian di Kejaksaan Agung

9 hari lalu

Gedung Kejaksaan Agung, Jakarta. Google Maps
Ini Aturan Menerbangkan Drone agar Tak Ditembak Jatuh seperti Kejadian di Kejaksaan Agung

Petugas keamanan menembak jatuh satu unit drone yang terbang di atas Gedung Kejaksaan Agung pada Rabu, 5 Mei 2024.